TRIBUNNEWS.COM - Real Madrid mendapat kabar buruk terkakit nasib penyerang mereka, Vinicius Junior, yang akhir pekan lalu mendapat kartu merah di pertandingan Liga Spanyol.
Vinicius kini dijatuhi hukuman larangan bermain dalam empat pertandingan Liga Spanyol, termasuk ketika Los Blancos menghadapi Barcelona dalam laga El Clasico pada 25 Oktober 2026.
Komite Disiplin menjatuhkan hukuman kepada Vinicius setelah ia menerima kartu merah dalam pertandingan melawan Villarreal pada Sabtu lalu.
Pemain berusia 26 tahun itu diusir dari lapangan setelah menarik rambut Nathan Saliba, insiden yang membuat golnya kemudian dianulir.
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, turut menyoroti keputusan tersebut. Namun, sorotan utama pelatih asal Portugal itu bukan hanya mengenai beratnya hukuman.
Mourinho lebih menyoroti soal waktu pengumumannya yang dilakukan hanya beberapa jam sebelum pertandingan Liga Champions melawan AS Roma.
Baca juga: Hasil Liga Champions: Liverpool Menang dengan Hujan Gol, Barcola Hattrick, Lewis Koumas Buat Rekor
Hukuman empat pertandingan untuk Vinicius terdiri atas dua jenis pelanggaran yang dicatat wasit Isidro Diaz de Mera dalam laporan pertandingan.
Dua pertandingan pertama merupakan sanksi atas tindakan kekerasan di luar situasi perebutan bola. Sementara itu, dua pertandingan tambahan dijatuhkan karena protes kepada wasit.
Insiden yang berujung pada kartu merah terjadi ketika Vinicius menarik rambut Nathan Saliba.
Setelah memeriksa tayangan ulang, wasit mengubah keputusannya dan mengusir Vinicius dari lapangan. Gol yang dicetak pemain Brasil itu dalam rangkaian kejadian tersebut juga dianulir.
Laporan pertandingan turut menyebutkan sikap agresif Vinicius setelah menerima kartu merah. Ia disebut harus ditahan oleh rekan-rekan setimnya.
Faktor bahwa bola tidak sedang diperebutkan juga menjadi salah satu hal yang memberatkan hukuman Vinicius.
Jika insiden tersebut terjadi dalam situasi perebutan bola, sanksinya berpotensi lebih ringan.
Vinicius sendiri kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekan setim dan para pendukung Real Madrid melalui media sosial.
Hukuman tersebut membuat Vinicius harus melewatkan empat pertandingan penting Real Madrid di kompetisi domestik.
Ia terlebih dahulu absen ketika Real Madrid menghadapi Sevilla pada Minggu, kemudian tidak bisa tampil dalam pertandingan El Clasico melawan Barcelona di Camp Nou pada 25 Oktober 2026.
Setelah itu, Vinicius juga harus melewatkan pertandingan melawan Racing pada 1 November dan Valencia pada 7 November.
Penyerang 26 tahun tersebut baru diperkirakan kembali setelah jeda internasional November, ketika Real Madrid dijadwalkan menghadapi Celta Vigo pada 22 November.
Absennya Vinicius menjadi tantangan tersendiri bagi Real Madrid, mengingat perannya dalam serangan tim.
Kehilangan pemain yang memiliki kecepatan dan kemampuan menggiring bola tersebut dapat memengaruhi pilihan taktik pelatih, terutama dalam pertandingan besar seperti El Clasico.
Jose Mourinho secara terbuka mempertanyakan keputusan Komite Disiplin yang mengumumkan hukuman Vinicius hanya beberapa jam sebelum pertandingan Liga Champions melawan AS Roma.
Dalam wawancara dengan Movistar+, Mourinho ditanya apakah sanksi tersebut berpotensi memengaruhi kondisi mental Vinicius.
Namun, ia justru mengarahkan perhatian kepada waktu pengumuman hukuman tersebut.
"Saya pikir pertanyaan itu seharusnya ditujukan kepada Komite, mengapa mereka mengeluarkan sanksi pada saat ini. Jika Anda mengajukan pertanyaan ini kepada saya, berarti Anda pasti berpikir bahwa hal itu bisa memengaruhinya," kata Mourinho, dikutip dari Marca.
Ia kemudian mempertanyakan mengapa keputusan tersebut tidak diumumkan lebih awal atau pada keesokan harinya.
"Anda seharusnya bertanya kepada Komite mengapa mereka tidak melakukannya pagi ini atau besok pagi."
"Mengapa mereka melakukannya dua jam sebelum pertandingan penting bagi Real Madrid, yang merupakan tim Spanyol?" ujarnya.
Pernyataan itu memperlihatkan keberatan Mourinho terhadap waktu pengumuman sanksi.
Ia menilai keputusan tersebut seharusnya dapat disampaikan pada waktu lain agar tidak menjadi sorotan tepat menjelang pertandingan penting timnya.
Meski demikian, komentar Mourinho lebih berfokus pada waktu pengumuman hukuman, bukan secara langsung menyatakan bahwa Vinicius tidak layak menerima sanksi.
Yang jelas, Real Madrid harus menyiapkan alternatif untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Vinicius selama masa hukumannya.
(Tribunnews.com/Tio)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.