TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -  PSMS Medan akan menghadapi Semen Padang FC pada pekan ke-6 kompetisi Championship (Liga 2) 2026/2027.

Laga Grup A Semen Padang vs PSMS akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (17/10/2026). 

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto memfokuskan evaluasi terhadap kedisiplinan pemain menyusul tren kartu merah yang terus menghantui Ayam Kinantan dalam pertandingan tandang Pegadaian Championship 2026/2027.

Kondisi tersebut kembali merugikan PSMS Medan saat bertandang ke markas PSPS Pekanbaru pada pekan kelima kompetisi di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Minggu (11/10/2026).

Dalam pertandingan itu, PSMS harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-2 setelah bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama.

Petaka bagi tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut terjadi pada menit ke-31.

 Bek Rizdjar Nurviat menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan dalam situasi Denying an Obvious Goal-Scoring Opportunity (DOGSO), yakni pelanggaran yang menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas bagi lawan.

Kehilangan satu pemain membuat PSMS harus mengubah pendekatan permainan dan bekerja lebih keras untuk mengimbangi PSPS. Padahal, sebelum kartu merah tersebut dikeluarkan, PSMS mampu menguasai jalannya pertandingan.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengakui bahwa bermain dengan jumlah pemain yang tidak seimbang memberikan kerugian besar bagi timnya. Menurutnya, situasi tersebut memengaruhi konsentrasi dan menyulitkan pemain untuk mempertahankan permainan sesuai rencana.

Eko mengatakan, tim pelatih sebenarnya telah berulang kali mengingatkan para pemain agar lebih berhati-hati dalam melakukan pelanggaran. Instruksi tersebut diberikan agar pemain mampu menjaga kedisiplinan dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi merugikan tim, terutama ketika menghadapi tekanan dari lawan.

Namun, pelatih asal Semarang itu menegaskan bahwa keputusan di lapangan tetap berada di tangan pemain.

Tim pelatih hanya dapat memberikan arahan dan mengingatkan dari pinggir lapangan, sedangkan pemain harus mampu menerapkan instruksi tersebut ketika pertandingan berlangsung.

"Cuma mereka yang bermain di lapangan. Kita hanya mengingatkan, tetapi kemarin terjadi lagi (kartu merah)," ujar Eko Purdjianto kepada Tribun Medan.

Ia menjelaskan, PSMS sebenarnya mampu menunjukkan permainan yang cukup baik sebelum Rizdjar diusir dari lapangan. Akan tetapi, situasi berubah setelah tim harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain selama kurang lebih 60 menit.

Meski berada dalam kondisi sulit, Eko mengapresiasi kerja keras para pemain yang tetap berusaha memberikan perlawanan. PSMS bahkan mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sebelum akhirnya kebobolan pada menit-menit akhir dan harus pulang tanpa membawa poin.

"Kalau kita bermain 11 lawan 11, tentu itu lebih menguntungkan. Kemarin, sebelum menit ke-30, kita menguasai pertandingan. Setelah ada kartu merah, fokus pemain berkurang karena bermain dengan hanya 10 orang," katanya.

Menurut Eko, kekurangan jumlah pemain tidak hanya memengaruhi keseimbangan permainan, tetapi juga membuat para pemain harus mengeluarkan tenaga lebih besar untuk menutup ruang dan menjaga pertahanan. Kondisi tersebut turut menyulitkan PSMS dalam mempertahankan konsistensi permainan hingga akhir pertandingan.

Karena itu, Eko menilai evaluasi kedisiplinan menjadi salah satu hal penting yang harus segera dibenahi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

 Ia berharap para pemain mampu menjaga konsentrasi, mengendalikan emosi, serta lebih cermat mengambil keputusan ketika berada dalam situasi sulit.

Selain aspek teknis, Eko juga menekankan pentingnya menjaga mentalitas pemain agar tetap stabil meskipun menghadapi tekanan selama pertandingan. Menurutnya, PSMS memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang seharusnya mampu membaca situasi dan menghindari tindakan yang berisiko merugikan tim.

"Mental harus dijaga dan pemain harus terus konsisten. Banyak pemain yang berpengalaman, jadi kita harapkan hal ini bisa diperbaiki," pungkasnya. 

(Cr29/tribun-medan.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.