BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Penandatanganan Prasasti Komitmen menjadi rangkaian kegiatan Sinergi Penguatan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kabupaten Tabalong dan Balangan, Rabu (21/10/2026) di Hotel Aston Tanjung.

Prasasti ditandatangani Sekda Tabalong Hj Hamida Munawarah yang mewakili Bupati Tabalong, Wakil Bupati Balangan H Akhmad Fauzi yang mewakili Bupati Balangan, Ketua YABN Zuraida Murdia Hamdie, serta CSR Section Head PT Adaro Indonesia Aan Nurhadi.

Mengusung tagline "Layanan Terintegrasi, Sehatkan Generasi", kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara YABN, Grup Adaro, Grup AlamTri, pemerintah daerah, berbagai pemangku kepentingan, serta Yayasan Sinergi Indonesia Peduli (YSIP) sebagai mitra teknis.

Kegiatan turut dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kemenkes RI dr. Niken Wastu Palupi, Ketua Tim kerja Pengelolaan Posyandu dr. Marti Rahayu, perwakilan Dinkes Kalsel, serta jajaran Pemkab Tabalong dan Balangan, perwakilan manajemen PT Saptaindra Sejati site SERA, PT Bukit Makmur Mandiri Utama, PT Putra Perkasa Abadi, serta kepala desa terkait sebagai bentuk dukungan implementasi ILP di lapangan.

Pada rangkaian kegiatan ini juga dilakukan kunjungan lapangan ke Puskesmas Paringin di Kabupaten Balangan dan Puskesmas Mabuun di Kabupaten Tabalong.

Kunjungan tersebut bertujuan meninjau implementasi ILP di fasilitas pelayanan kesehatan primer sekaligus memperkuat koordinasi dengan pihak terkait.

Ketua YABN, Zuraida Murdia Hamdie, mengatakan melalui kolaborasi YABN, Grup Adaro, dan Grup AlamTri, pihaknya berkomitmen memperkuat layanan kesehatan primer melalui peningkatan kapasitas kader Posyandu, penguatan layanan kesehatan berbasis siklus hidup, serta upaya pencegahan stunting.

Ia berharap sinergi lintas sektor dapat terus berlanjut untuk memastikan keberlanjutan program dan manfaatnya bagi masyarakat.

"Kami berharap sinergi dengan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga layanan kesehatan semakin mudah diakses dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Balangan," ujar Zuraida.

Di kesempatan yang sama, Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kemenkes RI, dr. Niken Wastu Palupi, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pihak swasta seperti YABN, Grup Adaro dan Grup AlamTri atas dukungan dan kolaborasi lintas sektor yang jarang didapatkan di kabupaten/kota lain di Indonesia.

Menurutnya, pelayanan kesehatan kini bertransformasi menjadi berbasis siklus hidup, mencakup klaster mulai dari ibu hamil, bayi baru lahir dan balita, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia, sehingga tidak lagi terpisah-pisah per program.

SERTIFIKAT KECAKAPAN- Sekda Tabalong Hj Hamida Munawarah serahkan sertifikat tanda kecakapan kader Rabu (21/10/2026) di Hotel Aston Tanjung.
SERTIFIKAT KECAKAPAN- Sekda Tabalong Hj Hamida Munawarah serahkan sertifikat tanda kecakapan kader Rabu (21/10/2026) di Hotel Aston Tanjung. (YABN)

Berdasarkan peninjauan di dua Puskesmas sasaran, yaitu Puskesmas Paringin di Balangan dan Puskesmas Mabuun di Tabalong yang telah berstatus akreditasi paripurna, tercatat angka kematian ibu di kedua puskesmas tersebut berada di angka nol.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Kabupaten Tabalong, Bupati Tabalong H M Noor Rifani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Amanah Bangun Negeri, PT Adaro Indonesia, Grup AlamTri, serta Yayasan Sinergi Indonesia Peduli atas kolaborasi berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Bupati menekankan kesehatan merupakan hal mendasar sehingga pelayanan harus semakin mudah dijangkau dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten Tabalong akan terus mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat karena masyarakat yang sehat menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan daerah," katanya.

Sementara itu, dalam rangkaian kegiatan ini juga diisi pemaparan capaian program serta penyematan Tanda Kecakapan Kader (TKK) kepada 33 kader.

Para kader tersebut sebelumnya telah mengikuti pelatihan 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Bidang Kesehatan tahun 2026.

Pemberian tanda kecakapan menjadi bentuk apresiasi sekaligus bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung pelayanan kesehatan di masyarakat.

ILP merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan primer yang mendorong penguatan pelayanan berbasis siklus hidup, keluarga, dan wilayah melalui keterhubungan Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), Posyandu, dan masyarakat.

Di wilayah desa binaan, program ini diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan sejak tingkat komunitas, termasuk melalui peningkatan kapasitas kader, penguatan implementasi Posyandu siklus hidup, kunjungan rumah, pemanfaatan data kesehatan berbasis wilayah, serta intervensi gizi dan pencegahan stunting.

Pada periode 2025–2026, Program Penguatan ILP menyasar 2 Puskesmas, 2 Pustu/ UPKD/K, dan 14 Posyandu yang tersebar di 8 desa di Kabupaten Tabalong dan 6 desa di Kabupaten Balangan.

Fasilitas kesehatan sasaran meliputi Puskesmas Mabuun dan UPKD/K Maburai di Kabupaten Tabalong, serta Puskesmas Paringin dan Pustu Dahai di Kabupaten Balangan.

Setiap Posyandu melibatkan 5 orang kader, sehingga total terdapat 70 kader Posyandu yang terlibat dalam program tersebut.

Wabup Balangan serahkan sertifikat ILP
SERAHKAN SERTIFIKAT- Wakil Bupati Balangan H Akhmad Fauzi serahkan sertifikat tanda kecakapan kader Rabu (21/10/2026) di Hotel Aston Tanjung.

Program Penguatan ILP melanjutkan upaya YABN, Grup Adaro, dan Grup AlamTri dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui berbagai program kesehatan masyarakat yang telah dijalankan sebelumnya.

Sejak 2022, upaya tersebut mencakup Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal, pemberdayaan kader, pendampingan dan edukasi gizi keluarga, pemantauan intensif, dukungan pengobatan dan layanan kesehatan bagi balita dengan kondisi khusus, serta kolaborasi lintas sektor.

Selama periode 2023–2026, total sasaran intervensi gizi di Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Balangan mencapai 2.826 orang, terdiri atas 2.697 balita stunting, 121 ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK), dan 8 balita dengan kondisi khusus. (AOL)

 

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.