Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendukung inovasi semikonduktor bangsa melalui pengembangan Chip Merah Putih, sebagai upaya mewujudkan kedaulatan digital Indonesia.
"Kalau kita mau sejahtera, kalau kita mau sejajar dengan negara-negara lain, sesuai yang dikatakan Bapak Presiden, mau tidak mau kita harus menguasai teknologi. Jadi, ini bukan pilihan, sekali lagi, ini sesuatu yang memang harus kita dorong," kata Mendiktisaintek dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Menteri Brian menekankan penguasaan tiga bidang teknologi seperti kecerdasan artifisial (AI), teknologi pascakuantum, dan semikonduktor perlu diiringi dengan penguatan fondasi sains serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu mengembangkan teknologi secara mandiri.
Ia mengingatkan perguruan tinggi agar penggunaan AI dalam pembelajaran tidak mengurangi kesempatan mahasiswa, untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan memahami konsep fundamental.
"Semua orang sekarang bicaranya AI. Jadi, saya sering bilang di kampus, tolong dosennya jangan pakai AI bikin soal, karena nanti mahasiswa juga jawabnya pakai AI, nanti yang memeriksa AI juga. Saya khawatir kita tidak menguasai fundamental. Jadi, bagaimanapun, fundamental itu masih sangat penting," ujarnya menegaskan.
Selain AI, Menteri Brian menyoroti pentingnya penguatan kompetensi teknologi kuantum demi menghadapi tantangan keamanan digital baru.
Mendiktisiantek juga menekankan perlunya membangun kemampuan nasional di bidang semikonduktor untuk mengembangkan chip layanan strategis, seperti identitas digital (paspor) dan infrastruktur berkemampuan serta berkeandalan tinggi.
Menteri Brian turut menyampaikan apresiasinya kepada Peruri atas upaya pengembangan Chip Merah Putih. Pengembangan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia sekaligus mengurangi ketergantungan pada chip dari luar negeri.
"Harapannya akan bisa segera kita selesaikan dan semoga ini menjadi chip yang juga menunjukkan kedaulatan kita. Jadi, kita berharap Peruri bisa segera menuntaskan," ucap dia.
Menteri Brian berharap Peruri dapat mengambil peran sebagai penggerak pengembangan produk sekaligus mempertemukan perguruan tinggi dengan dunia industri, agar hasil riset dapat dikembangkan menjadi produk teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan nasional.