Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pemandangan berbeda terlihat di Situ Buleud, salah satu ikon wisata kebanggaan masyarakat Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Musim kemarau panjang membuat permukaan air danau buatan yang berada di pusat kota itu menyusut drastis dalam beberapa minggu terakhir.

Berdasarkan pantauan Tribunjabar.id di lokasi, Kamis (22/10/2026) siang, permukaan air Situ Buleud terlihat jauh dari bibir tanggul. 

Sejumlah bagian dasar situ yang sebelumnya terendam kini mulai terbuka, memperlihatkan hamparan tanah yang mengering dan retak di beberapa titik.

Air yang tersisa hanya menggenang di sejumlah bagian cekungan dasar danau. Genangan-genangan tersebut tampak terpisah, menyisakan bentangan tanah kering yang semakin memperjelas penyusutan debit air di kawasan wisata tersebut.

Baca juga: Tak hanya Olahraga, Warga di Situ Buleud Purwakarta Berebut Sayuran Gratis yang Dibagikan Abang Ijo

Di tengah kondisi itu, burung-burung kuntul terlihat berterbangan di atas permukaan situ. Sebagian di antaranya turun ke genangan air dangkal untuk mencari makan, termasuk mematuk sisa-sisa ikan yang masih bertahan di tengah menyusutnya habitat perairan.

Pemandangan tersebut menjadi gambaran nyata perubahan kondisi Situ Buleud saat kemarau berkepanjangan. Area yang biasanya dipenuhi air kini tampak semakin lapang, sementara kehidupan ikan di dalamnya menghadapi ancaman akibat berkurangnya ruang perairan.

Dampak penyusutan air juga dirasakan pada fasilitas wisata. Pompa yang digunakan untuk mendukung pertunjukan air mancur menari tampak terlihat akibat penyusutan air danau. Dikhawatirkan, pompa yang biasa digunakan untuk pertujukan air mancur itu alami kerusakan.

Diketahui, Situ Buleud selama ini dikenal sebagai salah satu ruang publik sekaligus tujuan rekreasi warga Purwakarta. Namun, kondisi terkini menunjukkan bahwa kawasan tersebut tidak luput dari dampak musim kemarau panjang.

Pantauan di lokasi memperlihatkan bagaimana air yang terus menyusut mengubah wajah danau, dari kawasan perairan menjadi hamparan dasar situ yang sebagian mengering. Di antara tanah terbuka dan genangan yang tersisa, burung-burung kuntul masih terlihat mencari makan, sementara keberadaan ikan menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian.(*)

Baca juga: Asyiknya Ahmad Syaikhu Berolahraga dan Beli Jamu di Situ Buleud Purwakarta

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.