TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Borneo FC menunjukkan kemampuan bangkit setelah tertinggal lebih dulu saat menghadapi Tainan City FC pada laga kedua Grup D AFC Challenge League 2026-2027.
Tertinggal lebih dulu bukan akhir dari segalanya, Borneo FC membuktikan bahwa ketenangan dan keberanian untuk terus menyerang mampu mengubah laga yang semula berjalan sulit menjadi kemenangan.
Pesut Etam akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (21/10/2026) malam.
Baca juga: Jadwal 8 Besar AFC Challenge League, Siapa Lawan Borneo FC?
Mentalitas tersebut menjadi salah satu hal yang paling diapresiasi pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, setelah Borneo FC mengalahkan Tainan City FC.
Mauro Jeronimo mengapresiasi respons para pemain yang tidak kehilangan kepercayaan diri meski sempat berada dalam situasi sulit.
Menurutnya, ketenangan dan keberanian untuk terus menjalankan strategi menjadi faktor penting di balik kemenangan tersebut.
Tainan City sempat unggul melalui gol Kim Sang-jun pada menit ke-11. Gol itu membuat Borneo FC harus mengejar ketertinggalan, meskipun tuan rumah lebih banyak menguasai permainan dan menciptakan peluang sepanjang babak pertama.
Kebangkitan Borneo FC baru terlihat setelah turun minum.
Juan Felipe Villa menyamakan kedudukan pada menit ke-51, sebelum Kablan N'Goma membawa Pesut Etam berbalik unggul enam menit kemudian.
Amar Brkic kemudian melengkapi kemenangan lewat gol pada menit ke-82.
Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Borneo FC melanjutkan perjalanan ke babak perempat final AFC Challenge League.
Mauro menilai pencapaian itu sesuai dengan target yang telah ditetapkan tim sejak awal kompetisi.
Baca juga: FOTO-FOTO: Borneo FC Comeback di Segiri dan Pastikan Lolos Perempat Final AFC Challenge League
“Perasaan pertama yang muncul adalah kami berhasil mencapai apa yang kami inginkan, yaitu lolos ke babak perempat final itulah tujuan kami," ujar pelatih asal Portugis itu.
"Tentu saja, saya selalu mengatakan kepada para pemain bahwa dalam sepak bola, tidak ada pertandingan yang mudah"
"Kami harus menghormati lawan karena mereka pun memiliki ambisi sendiri. Semua tim telah bekerja dengan baik, jadi sejak awal kami sudah tahu bahwa ini bukan pertandingan yang sederhana."
"Saya katakan kepada para pemain bahwa terkadang, sepak bola itu seperti kehidupan. Mungkin menerima pukulan telak, tetapi yang terpenting adalah bangkit kembali dan tidak menyerah,” imbuhnya.
Gol Kim Sang-jun pada menit ke-11 menjadi tantangan awal bagi Borneo FC.
Tuan rumah yang berupaya mengendalikan pertandingan harus mengubah situasi menjadi misi mengejar ketertinggalan.
Meski terus menekan, Borneo FC belum mampu mencetak gol balasan hingga babak pertama berakhir.
Sejumlah peluang yang tercipta belum membuahkan hasil, sementara keunggulan Tainan City tetap bertahan hingga turun minum.
Baca juga: Inilah Calon Lawan Borneo FC di Perempat Final AFC Challenge League Usai Tekuk Tainan City 3-1
Mauro mengakui gol cepat tersebut sempat memengaruhi kondisi timnya.
Namun, ia menegaskan para pemain tidak kehilangan arah dan tetap berpegang pada rencana permainan.
“Kami sempat terpukul karena di babak pertama, lawan hanya melepaskan satu tembakan dan langsung mencetak gol kejadiannya begitu cepat sampai saya bahkan tidak sempat melihat proses gol tersebut," ujar Mauro Jeronimo.
"Hal itu sempat mengguncang kami, tetapi kami tidak menyerah. Kami tetap tenang, terus menjalankan rencana permainan, dan terus melancarkan serangan,” sambungnya.
Borneo FC sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang sebelum jeda.
Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat upaya menyamakan kedudukan terus tertunda.
Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dan berhasil mencetak tiga gol.
“Kami menciptakan banyak peluang di babak pertama; seharusnya kami bisa mencetak gol sebelum jeda, tetapi begitulah sepak bola. Kemudian di babak kedua, semua orang menjadi lebih tenang," tutur pelatih berlisensi UEFA Pro itu.
"Kami berpikir secara rasional mengenai apa yang harus dilakukan untuk mengubah hasil pertandingan, dan para pemain tampil luar biasa."
"Semua pujian dan penghargaan layak diberikan kepada mereka karena mereka tetap tenang dan terus menyerang."
"Kami yakin gol pasti akan tercipta cepat atau lambat, dan pada akhirnya, menurut saya, kami memang pantas meraih kemenangan ini,” sambungnya.
Kini kemenangan tersebut memperlihatkan kemampuan Borneo FC merespons tekanan tanpa meninggalkan rencana permainan.
Baginya, keberhasilan membalikkan keadaan menjadi bukti bahwa para pemain mampu menghadapi kesulitan dengan menjaga kepercayaan terhadap permainan tim.
Hasil itu sekaligus memastikan Borneo FC menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 3-1 dan melanjutkan langkah ke fase gugur AFC Challenge League 2026-2027. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.