TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pasar Klewer Solo, Jawa Tengah, bukan sekadar pasar biasa, di dekat sini banyak wisata kuliner yang sayang untuk dilewatkan.
Sejak berdiri pada tahun 1970, pasar yang terletak di Jalan Doktor Radjiman, Gajahan, Baluwarti ini telah menjadi salah satu pusat perdagangan batik paling populer di Indonesia.
Tidak hanya terkenal karena kelegendarisannya, Pasar Klewer juga menawarkan aneka batik dengan harga yang relatif terjangkau.
Baca juga: 10 Rekomendasi Wisata Hits Jogja Cocok untuk Liburan Bareng Keluarga, Jogja Bay Sering Adain Promo
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika pasar ini kerap menjadi tujuan wisata baik bagi masyarakat lokal maupun turis yang ingin berburu batik khas Solo.
Selain berbelanja batik, pengunjung Pasar Klewer juga bisa menikmati kekayaan kuliner legendaris yang berada di sekitar pasar.
Aneka kuliner ini dikenal tidak hanya lezat, tetapi juga menyimpan sejarah panjang sebagai makanan khas Solo. Berikut beberapa kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke kawasan Pasar Klewer.
Tengkleng merupakan salah satu kuliner khas Solo yang berbahan dasar tulang kambing dengan sedikit daging, jeroan, dan kikil, disiram dengan kuah encer beraroma rempah khas.
Salah satu tempat legendaris untuk menikmati tengkleng adalah Tengkleng Klewer Bu Edi, yang sudah beroperasi sejak 1971.
Warung ini berlokasi di Jalan Dr. Radjiman, Kauman, Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, hanya sekitar lima menit berjalan kaki dari Pasar Klewer.
Selain tengkleng, Bu Edi juga menyajikan sate kambing dan tongseng.
Harga menu di sini berkisar antara Rp35.000 hingga Rp50.000, dengan jam buka mulai pukul 11.30 hingga 15.30 WIB setiap hari.
Daging dan jeroannya empuk, tanpa bau amis, membuat cita rasa warung ini begitu istimewa.
Tidak jauh dari Pasar Klewer, ada Sate Pak Min Sithong, sebuah warung makan legendaris yang telah ada sejak 1950-an.
Menu andalan tempat ini adalah krengsengan ekor kambing, yang mirip tengkleng namun memiliki kuah lebih sedikit.
Warung ini juga menyajikan berbagai olahan kambing lainnya.
Lokasinya berada di Jalan Kapten Mulyadi No. 287, Pasar Kliwon, dengan jam buka setiap Senin sampai Sabtu pukul 10.00–15.00 WIB.
Harga menunya berkisar Rp35.000 hingga Rp55.000 per porsi.
Kuliner khas Solo lainnya yang wajib dicoba adalah selat, yaitu daging sapi yang diiris tipis dan disiram dengan kuah semur.
Seporsi selat biasanya disajikan bersama kentang goreng, telur pindang, acar mentimun, selada, tomat, wortel, dan buncis rebus.
Selat Gajahan, yang terletak di Jalan Padmonegoro No. 5, Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, adalah salah satu tempat legendaris untuk menikmati selat.
Harga per porsi berkisar antara Rp25.000–Rp30.000, dan warung ini buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Jaraknya 1,5 kilometer dari Pasar Klewer Solo dan bisa ditempuh 4 menit kendaraan bermotor.
Sajian gulai biasanya identik dengan kuah melimpah, namun berbeda dengan Gule Goreng Pak Samin, yang sudah berjualan sejak 1967.
Jeroan kambing digoreng lebih dahulu dengan bumbu khusus sebelum disajikan dengan kuah santan kuning secara terpisah, sehingga memberikan sensasi rasa yang unik.
Warung ini berlokasi di Jalan Ronggowarsito No. 8, sekitar lima menit dengan kendaraan dari Pasar Klewer, dan buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner tanpa meninggalkan pasar, lantai atas Pasar Klewer memiliki foodcourt yang menyajikan Selat Daging, salah satunya adalah Selat Solo Sasmito.
Warung ini sudah berdiri sejak tahun 1970-an, menghadirkan selat dengan porsi melimpah dan kuah kental.
Selat Solo merupakan perpaduan rasa ala Eropa dan Jawa yang khas.
Harga selat di sini berkisar Rp17.000 hingga Rp30.000.
(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.