TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian keluarga kristen Rabu 28 Oktober 2026.

Pembacaan alkitab terdapat pada 2 Timotius 1:11-12.

(12) Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.

Khotbah:

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Tugas ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga memikul tanggung jawab besar. 

Panggilan itu tidak terlepas dari penderitaan, tantangan dan penolakan. Namun, ia tidak merasa malu. 

Keberanian itu bukan berasal dari kekuatan diri, melainkan dari keyakinan yang teguh kepada Tuhan Allah yang dipercayainya. 

Keyakinan ini lahir dari hubungan yang mendalam dengan Tuhan Allah yang hidup. 

Paulus mengenal Tuhan Allah secara pribadi dan meyakini bahwa apa yang dipercayakan kepadanya akan dijaga sampai pada hari Tuhan. 

Firman hari ini menegaskan bahwa penderitaan bukanlah tanda kegagalan pelayanan, melainkan bukti nyata keterlibatan dalam misi Tuhan Allah yang suci. 

Keyakinan kepada Tuhan Allah yang menjaga dan memelihara membuat Paulus tetap setia dalam tugasnya, walaupun harus menanggung risikb yang besar.

Pelayanan yang sejati bukan sekadar soal menyampaikan firman, tetapi kesiapan untuk hidup dalam kebenaran yang diajarkan. 

Pengakuan iman harus disertai kesetiaan yang tahan uji. 

Seorang pelayan Yesus Kristus tidak hanya menyampaikan ajaran, tetapi menjalani hidup yang mencerminkan Injil itu sendiri. 

Bahkan ketika harus membayar harga dengan penderitaan, kesetiaan tidak boleh goyah.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, Panggilan semacam ini menuntut integritas hidup bagi kita sebagai keluarga Kristen. 

Ketika berbagai bentuk pelayanan dihadapkan pada tantangan, ketika suara kebenaran ditolak oleh dunia, maka yang dibutuhkan bukan retorika, melainkan keteguhan iman. 

Setiap pribadi yang telah menerima tugas dari Tuhan Allah dipanggil untuk hidup dalam keyakinan seperti Paulus yang tidak malu karena percaya penuh kepada Tuhan Allah. 

Demikian juga bagi keluarga kita, pelayanan dimulai dari suami, isteri, orangtua dan anak-anak menjadi kesaksian pertama-tama.

Dari persekutuan terkecil mengajarkan tentang kehidupan yang mungkin penuh salib, tetapi demi injil Yesus Kristus tidak mengoyahkan kita dan tidak membuat kita dipermalukan atau merasa tergoncang oleh penderitaan. 

Tuhan Allah yang sanggup memelihara dan menyempurnakan, memberikan sukacita penuh menjadi kekuatan dan penyemangat untuk memelihara kepercayaan-Nya sampai kedatangan-Nya kembali. Amin. 

Sumber: RHK GMIM

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.