ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id – Sebanyak delapan santri dari sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Mereka diamankan saat keluyuran tengah malam, tepatnya sekitar pukul 00.45 WIB, beberapa hari lalu.
Komandan Pos Satpol PP Palmatak, Supardi, mengatakan delapan santri tersebut ditemukan saat berjalan kaki di luar lingkungan pondok pesantren.
"Itu kejadiannya beberapa hari yang lalu, saya lupa persisnya. Kami amankan saat mereka berjalan kaki," ujar Supardi kepada TRIBUNBATAM.id, Selasa (27/10/2026).
Ia mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pengurus pondok pesantren, delapan santri tersebut diketahui keluar tanpa sepengetahuan pembina.
Mereka bahkan tidak melewati jalan utama, melainkan memilih jalur di atas bukit.
"Jadi, mereka ini keluar diam-diam. Jalannya pun bukan jalan utama, melainkan lewat atas bukit. Kalau jalan kaki, memakan waktu satu jam-an dari lokasi kita temukan," ucapnya.
Menurut Supardi, para santri tersebut mengaku keluar karena merasa jenuh dan ingin mencari angin di luar lingkungan pondok pesantren.
Setelah diamankan, kedelapan santri itu kemudian diserahkan kembali kepada pengurus pondok pesantren untuk mendapatkan pembinaan.
Supardi menegaskan, pihak Satpol PP hanya bertugas mengamankan para santri tersebut sebelum menyerahkannya kepada pihak pondok pesantren.
"Saat ini santri sudah diserahkan ke pengurus ponpes. Dilakukan pembinaan, Satpol PP cuma mengamankan saja," pungkasnya. (TRIBUNBATAM.id/Ihsan Imaduddin)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.