TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wacana soal layanan Transjabodetabek yang bisa menghubungkan Blok M di Jakarta Selatan hingga Kota Bandung, Jawa Barat mulai mencuat dan langsung mendapat respons dari Pemkot Bandung.

Hal itu mencuat setelah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bergurau soal wacana layanan tersebut hingga akhirnya menarik perhatian di tengah pengembangan transportasi publik yang menghubungkan DKI Jakarta dengan wilayah sekitarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, rencana tersebut membutuhkan koordinasi lintas provinsi antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemprov Jabar serta kajian lebih lanjut sebelum dapat direalisasikan.

"Itu berarti provinsi dengan provinsi, harus Jakarta dengan provinsi lagi. Sama seperti di kita di Kota Bandung kan Bandung Raya ada Metro Jabar Trans," ujarnya saat dihubungi, Kamis (29/10/2026).

Ia mengatakan, pengembangan transportasi di wilayah Bandung Raya juga melibatkan daerah penyangga Kota Bandung, seperti Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung.

Baca juga: Proyek Pembangunan Halte BRT di Depan Pasar Baru Bikin Macet, Wali Kota Bandung Akan Tegur Lagi

"Jadi itu memang harus ada koordinasi lintas provinsi ya. Ada kewenangannya, nanti coba konfirmasi ke provinsi karena belum pembahasan," kata Rasdian.

Hingga saat ini, kata Rasdian, Pemkot Bandung belum mengetahui apakah wacana layanan Transjabodetabek rute Jakarta-Bandung tersebut sudah masuk ke dalam tahap pembahasan atau masih sebatas gagasan saja.

"Ya saya juga belum tahu, ini kan harus ada kajiannya seperti travel juga kan izinnya di provinsi."

"Yang tidak dalam trayek kan travel itu, kalau angkot ya di Kota Bandung. Kalau tidak dalam trayek, travel, taksi, dan tranportasi online, itu kewenangannya di provinsi," ucapnya.

Dengan demikian, apabila rencana layanan transportasi Jakarta-Bandung menggunakan skema angkutan tidak dalam trayek, pembahasannya perlu memperhatikan kewenangan pemerintah provinsi.

"Jadi memang harus ada di provinsi, provinsi dengan provinsi gitu. Coba konfirmasi ke provinsi, apakah sudah ada pembahasan atau baru wacana," ujar Rasdian.

Wacana BRT (Bus Rapid Transit) Jakarta–Bandung merujuk pada gagasan untuk memperluas jangkauan layanan TransJakarta (busway) agar melayani rute antarprovinsi langsung dari Jakarta (Blok M) menuju Bandung, Jawa Barat.

Berbeda dengan proyek BRT Bandung Raya (proyek internal aglomerasi Cekungan Bandung yang didanai Bank Dunia) yang saat ini infrastrukturnya sedang dibangun di lapangan, wacana rute Jakarta–Bandung ini dikonsepkan sebagai layanan bus antarprovinsi (intercity direct service).

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.