TRIBUNNEWS.COM - Penyanyi Ihsan Tarore hingga kini masih disibukan dengan aktivitas manggung dan juga akting.
Film terbaru Ihsan Tarore berjudul Rambut Sewu: Satu Langkah Getih dijadwalkan tayang di bioskop di seluruh Indonesia pada 5 November 2026 mendatang.
Kendati aktivitasnya di dunia hiburan Tanah Air masih terbilang padat, Ihsan rupanya juga mencoba peruntungan di dunia bisnis.
Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim ketiga ini, telah membuka bisnis kuliner di awal tahun 2026 ini.
Lewat podcast Si Paling Seleb, Tribunnews, Ihsan mengaku dirinya harus selalu menyibukan diri dengan aktivitas-aktivitas positif.
"Kalau nggak sibuk capek iya, pusing iya. Jadi aku memang menyibukkan diri," kata Ihsan saat diwawancara di kantor Tribunnews, Palmerah Selatan, Jakarta, dikutip Sabtu (31/20/2026).
Bahkan Ihsan mengaku mengalami kesulitan tidur saat dirinya memiliki waktu luang cukup banyak.
"Jadi kalau aku nggak sibuk aku susah tidur," ungkap penyanyi 46 tahun ini.
Sambil berkelakar, Ihsan menyebut kerja keras yang selama ini ia lakukan karena sang penyanyi memiliki sejumlah cicilan yang harus dilunasi.
"Ketahuan kan kerjaan gua banyak apa semua gua kerjain cicilan gua banyak," ungkapnya sambil tertawa.
Kini Ihsan telah membuka bisnis kuliner pertamanya yang menjual makanan Indonesia dari awal tahun 2026 ini.
"Makanya ini aku buka nih sate maranggi. Salah satunya nih aku punya usaha kuliner baru namanya ada sate maranggi yang aku udah buka dari bulan Februari," bebernya.
Baca juga: Ihsan Tarore Sebut Dirinya Sensitif dengan Hal Mistis, Akui Pernah Melihat Sosok Tak Kasatmata
Hanya berselang tujuh bulan dari pembukaan bisnis kuliner pertamanya, Ihsan kembali membuka usaha kuliner keduanya.
Kini Ihsan telah membuka bisnis kuliner pertamanya yang menjual makanan Indonesia dari awal tahun 2026 ini.
"Makanya ini aku buka nih sate maranggi. Salah satunya nih aku punya usaha kuliner baru namanya ada sate maranggi yang aku udah buka dari bulan Februari," bebernya.
Hanya berselang tujuh bulan dari pembukaan bisnis kuliner pertamanya, Ihsan kembali membuka usaha kuliner keduanya.
Meski aktivitasnya cukup padat, Ihsan mengaku tidak menyempatkan waktu untuk berolahraga untuk menjaga kesehatannya.
"Kalau olahraga aku tidak aku sempat-sempetin. Aku tuh cuman jalan, kalau nggak sempat jalan di taman, aku bisanya jalan ke mall, 10.000 langkah di mal," bebernya.
Dalam kesempatan lain, Ihsan sempat mengungkap jeri payahnya berkarier di dunia hiburan Tanah Air.
Semua dijalaninya, bukan hanya sebagai penyanyi. Ia juga menggeluti dunia seni peran.
Ia sadar tak selamanya di atas puncak karier. Tapi ada momen yang membuat redup dan digantikan yang baru dan muda.
"Buat aku, itu part of journey. Part of rezeki dari Allah," kata Ihsan Tarore di kawasan Senayan, Jakarta Pusat tahun 2025 lalu.
Ihsan berusaha menikmati setiap proses perjalanan kariernya di panggung hiburan. Ia tak mau mengeluh, karena dirinya hanya mau berkarya di Indonesia.
"Insya Allah yang namanya usaha itu nggak akan pernah apa ya. Kalau ada usaha kalau gagal ya usaha lagi artinya gitu," ucap mantan kekasih penyanyi Denada Tambunan ini.
Pemilik nama asli Muhammad Ihsan Tarore mengakui selama 19 tahun berkarier, ia pernah ada dititik menyerah saat kariernya sedang meredup.
Sebab, ia tahu berjuang menjadi seorang artis tidak mudah.
"Pernah ada di titik-titik kayak gitu kayak ah nyerah lah udahlah kayaknya aku enough di industri ini gitu. Tapi balik lagi dorongan dari keluarga, dorongan dari teman-teman kayak no, no, no atau melarang saya," jelasnya.
"Mereka anggap talent-ku banyak banget. Jadi lu harus bisa mengembangkan talent yang ada di dalam diri lu sendiri katanya gitu," sambungnya.
Karena mendapatkan dukungan banyak orang, penyanyi yang mulai berkarier sejak tahun 2006 ini terus bertahan di panggung hiburan karena merasa dapat motivasi besar untuk terus berkarya.
Ihsan membeberkan rencananya kala itu jika menyerah jadi artis di saat kariernya meredup, ia ingin sekali menjadi petani.
"Salah satu mimpinya? Mimpinya adalah aku pengen punya satu tempat yang aku bisa bertani. Jujur aku mau berkebun dan bertani," ungkapnya.
Dikatakan oleh Ihsan, ia sangat merindukan momen berkebun dan bertani yang pernah dilakukan sejak kecil di kampung halamannya di Medan, Sumatera Utara.
Ihsan Tarore bermimpi punya satu lahan besar dimana ia bisa membuka usaha dengan bertani, berkebun, dan lain sebagainya.
"Kenapa pilihannya itu Kak sayang tadi? Ya karena aku cinta banget dengan alam semesta ini karena sayang gitu. Kalau terus-terusan dibangun gedung-gedung tapi gak ada balancing dengan yang namanya alam gitu," ujar Ihsan Tarore.
"Itu aku sangat menyayangkan itu. Jadi harus dijaga karena kalau bukan kita yang jaga siapa lagi," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Gabriella/Willem Jonata)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.