TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Praktisi profesional yang juga alumni Ekonomi Pembangunan Universitas Trisakti, Hevi Novianti mengajak mahasiswa untuk berani mengembangkan potensi diri serta memperluas orientasi karier melampaui batas disiplin ilmu untuk menatap dinamika dunia kerja dan era disrupsi global.
Hal ini disampaikan Hevi dalam diskusi bertajuk 'Future of Work: Tantangan dan Peluang Karier Lulusan Ekonomi Pembangunan' yang digelar di Kampus A Universitas Trisakti, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Forum ini digelar oleh Ikatan Alumni Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan–Ekonomi Pembangunan (IKA IESP-EP) Trisakti bersama Badan Pengurus Harian Mahasiswa Jurusan (BPHMJ) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Trisakti.
Hevi memaparkan bahwa bekal keilmuan ekonomi sebenarnya memiliki fleksibilitas dan relevansi yang kuat di berbagai sektor industri.
“Lulusan Ekonomi Pembangunan memiliki fondasi keilmuan yang sangat relevan dengan berbagai sektor industri,” kata Hevi, dikutip Sabtu (31/10/2026).
Menurutnya, perjalanan karier di dunia profesional tidak selalu berjalan linear dengan latar belakang pendidikan formal.
Keberhasilan dinilainya justru dipengaruhi oleh kemampuan individu dalam mengembangkan kompetensi, membangun jejaring, mengambil peluang, serta beradaptasi terhadap perubahan yang cepat.
Pengalaman lintas sektor yang dijalaninya mulai dari industri media, dunia korporasi, pengembangan bisnis, hingga hubungan strategis dan kelembagaan, menunjukkan bahwa pemahaman ekonomi dapat menjadi pijakan kokoh untuk membangun karier yang dinamis dan adaptif.
"Kemampuan memahami dinamika ekonomi, menganalisis permasalahan, merumuskan strategi, dan membaca peluang merupakan kompetensi yang dapat diterapkan dalam beragam profesi, baik di sektor pemerintahan, korporasi, industri kreatif, maupun kewirausahaan," ujar dia.
Di era masa depan pekerjaan, industri membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengombinasikan pengetahuan akademik dengan keterampilan digital, kemampuan analitis, komunikasi efektif, dan pemikiran strategis.
Keterampilan tersebut membuka peluang luas bagi lulusan untuk berkiprah sebagai analis ekonomi, perencana pembangunan, analis kebijakan publik, konsultan bisnis, profesional sektor keuangan, hingga wirausahawan.
Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mulai membangun kesiapan karier sejak bangku perkuliahan melalui pengalaman organisasi, program magang, penguasaan teknologi, dan perluasan relasi profesional.
Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB Universitas Trisakti, Dr. Syofriza Syofyan, menyampaikan kegiatan ini bernilai strategis dalam menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus memperjelas relevansi keilmuan ekonomi di tengah laju perkembangan teknologi.
Baca juga: Di Mata Lokal Fest 2026, AHY Peringatkan Bahaya Disrupsi AI dan Ketegangan Geopolitik Global
Kerja sama antara alumni dan mahasiswa ini, diharapkan terbangun ekosistem kolaboratif yang efektif sebagai sarana transfer pengetahuan, pendampingan karier, serta pembukaan akses terhadap berbagai peluang profesional di masa depan.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.