TRIBUNNEWS.COM, TEGAL - Kompetisi futsal antarsekolah diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar Tegal untuk mengembangkan kemampuan. Harapan itu mengemuka dalam acara puncak Tribun Putih Abu-Abu Futsal 2026 Tegal Series with by.U – Piala Wali Kota Tegal di GOR Wisanggeni, Kota Tegal, Selasa (3/11/2026).
General Manager sekaligus National Project Manager TPAAF 2026, Danang Purwoko, mengatakan, penyelenggara ingin menjadikan kompetisi tersebut sebagai tempat menemukan pemain berbakat. Mereka akan melalui proses seleksi untuk mendapatkan kesempatan mengikuti pemusatan latihan atau training camp di Spanyol.
“Kita mau bawa ke panggung nasional bahkan ke panggung internasional,” ujar Danang dalam sambutannya menjelang final putra.
Menurut Danang, potensi pelajar merupakan sisi lain Tegal yang perlu mendapat perhatian. Ia menuturkan, selama ini masyarakat di luar daerah lebih sering mengenal Tegal melalui warteg, kuliner, dan kekhasan bahasanya. Melalui futsal, penyelenggara ingin memperkenalkan kemampuan anak-anak mudanya.
Kesempatan berlatih di Spanyol itu menjadi tujuan dari proses penjaringan pemain. Peserta tetap harus melewati seleksi sebelum dapat mengikuti program tersebut.
Danang menyampaikan apresiasi kepada sekolah, guru, dan masyarakat yang menerima rangkaian kegiatan TPAAF di Tegal. Ia menyebut, tim penyelenggara berkesempatan hadir di 15 sekolah sebelum turnamen mencapai partai puncak.
Keterlibatan sekolah juga terlihat di GOR Wisanggeni. Selain para siswa, guru dan orang tua hadir untuk mendukung pemain yang mewakili sekolah masing-masing.
Danang berharap kerja sama tersebut dapat berlanjut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan keinginan agar TPAAF kembali hadir di Tegal pada tahun berikutnya.
“Semoga tahun depan kita ketemu lagi,” katanya.
Ia turut mengapresiasi dukungan Telkomsel melalui by.U dalam penyelenggaraan turnamen dan siaran langsung pertandingan.
Baca juga: Tiga PR Besar Futsal Indonesia Menurut Hector Souto: Fasilitas, Pelatih, dan Kompetisi
Manager Mobile Consumer Branch Pekalongan Telkomsel, Suwandi Aprianto, mengatakan, dukungan terhadap futsal pelajar merupakan bagian dari upaya menyediakan ruang kegiatan positif bagi generasi muda.
“Melalui by.U, Telkomsel senantiasa hadir tidak hanya untuk konektivitas digital, tapi juga konsisten mendukung ruang-ruang positif bagi generasi muda,” ujar Suwandi dalam sambutannya.
Ia menilai olahraga memberi kesempatan kepada pelajar untuk menyalurkan energi melalui kegiatan yang bermanfaat.
“Kami percaya bahwa olahraga seperti futsal adalah wadah terbaik untuk menyalurkan energi positif,” katanya.
Suwandi juga mengapresiasi kerja sama pemerintah daerah, panitia, sekolah, serta media selama turnamen berlangsung pada 29 Oktober–3 November 2026. Kepada pemain dan suporter, ia berpesan agar semangat bertanding tetap disertai sportivitas.
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, saat menyaksikan pertandingan, memperkirakan persaingan pada final akan berlangsung ketat. Ia menilai adu penalti berpeluang terjadi dan dapat menjadi bagian menarik dari pertandingan penentuan juara.
Perkiraan itu kemudian sejalan dengan jalannya final putra. SMA Negeri 4 Tegal dan SMK Bina Nusa Slawi bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu berakhir, sebelum SMA 4 memastikan kemenangan melalui adu penalti.
Sebelum pertandingan, acara puncak diisi pertunjukan tari dan permainan berhadiah bersama by.U. Suporter kedua sekolah bergantian menyanyikan dukungan. Dari tribun itulah para siswa, guru, dan orang tua ikut mengiringi perjuangan pemain sampai gelar juara ditentukan.
Baca juga: Apa Rencana Asosiasi Futsal Indonesia Agar Pemain Futsal Indonesia Lebih Sejahtera?
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.