Pemilihan Duta Baca Tahun 2026 telah melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran hingga seleksi administrasi, dengan jumlah peserta sebanyak 21 orang

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Universitas Malikussaleh (Unimal) menjaring generasi muda penggerak literasi melalui Pemilihan Duta Baca Tahun 2026 yang diikuti 21 peserta.

Kegiatan yang diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Unimal tersebut mengusung tema Scroll Less, Read More.

Penobatan Duta Baca 2026 berlangsung di Aula Gedung Perpustakaan, Kampus Bukit Indah, Kota Lhokseumawe, Kamis (5/11/2026).

Ketua panitia, Sri Rezeki SSos, mengatakan pemilihan Duta Baca bertujuan menjaring talenta muda yang memiliki komitmen dalam membangun budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, Duta Baca diharapkan tidak hanya menjadi teladan, tetapi juga mampu menjadi inspirator sekaligus penggerak literasi bagi seluruh sivitas akademika.

"Pemilihan Duta Baca Tahun 2026 telah melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran hingga seleksi administrasi, dengan jumlah peserta sebanyak 21 orang," ungkap Sri Rezeki saat menyampaikan sambutan pada acara penobatan finalis.

Ia menegaskan, menjadi Duta Baca bukan sekadar memperoleh gelar atau mengenakan selempang kebanggaan.

Lebih dari itu, posisi tersebut merupakan amanah untuk menginspirasi, mengajak, dan menghadirkan perubahan nyata dalam membangun masyarakat kampus yang literat.

Sementara itu, Kepala UPT Perpustakaan Unimal, Dr Muhammad, berharap Duta Baca terpilih dapat berperan aktif dalam meningkatkan minat baca di kalangan mahasiswa maupun dosen.

Menurutnya, kekuatan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh bangunan fisik yang megah, tetapi juga oleh tradisi keilmuan yang terus diwariskan dan dikembangkan.

"Hal yang penting adalah mewariskan dan memproduksi ilmu pengetahuan. Kampus bukan hanya bangunan yang megah, tetapi juga memiliki tradisi ilmu dan budaya keilmuan yang terus diwariskan sehingga dapat hadir dan berdiri kokoh hingga hari ini," jelasnya.

Ia juga berharap mahasiswa dan para finalis Duta Baca mampu mengolah informasi, memahami berbagai pengetahuan, serta menuangkannya menjadi gagasan dan tulisan yang berlandaskan ilmu pengetahuan.

"Semoga kita semua mampu mewariskan ilmu pengetahuan kepada generasi mendatang dan membangun gerakan literasi yang benar-benar memberikan dampak bagi kampus, masyarakat, dan negara," tutupnya.(*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.