Tribunlampung.co.id, Musi Banyuasin - Kasus pembunuhan pedagang sayur berinisial J (54) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, diduga melibatkan empat orang. Selain dua orang yang diduga terlibat langsung dalam pembunuhan, ayah dan paman salah satu tersangka disebut turut membantu proses penguburan jasad korban di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

Salah satu terduga pelaku berinisial F alias P (22) telah ditangkap polisi di rumah keluarganya di kawasan Ulak Kedondong, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Sebelum diamankan, F sempat bersembunyi di dalam lemari ketika petugas mendatangi rumah tersebut. Anggota Unit 5 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel bersama personel Polsek Sungai Lilin kemudian melakukan penyisiran ke sejumlah ruangan hingga pemuda itu keluar dari tempat persembunyiannya.

Momen penangkapan tersebut terekam dalam video yang beredar, Kamis (5/11/2026). Setelah ditemukan, F langsung diamankan dan mengakui perbuatannya.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Sofwan Rosyidi mengatakan, penangkapan bermula dari informasi mengenai keberadaan F yang diduga terlibat dalam pembunuhan pedagang sayur di wilayah Sungai Lilin, Muba.

"Sebelum penangkapan, anggota Unit 5 Subdit III Jatanras mendapatkan informasi mengenai keberadaan F yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan pedagang sayuran di wilayah Sungai Lilin. Pelaku berhasil diamankan di rumah keluarganya yang beralamat Ulak Kedondong, Kecamatan Cengal, Kabupaten OKI. Dan pelaku mengakui semua perbuatannya," ujar AKBP Sofwan Rosyidi.

Setelah memperoleh informasi tersebut, petugas berkoordinasi dengan Polsek Sungai Lilin sebelum bergerak menuju lokasi. Operasi penangkapan dipimpin Kanit 5 AKP Novel Siswandi Kurniawan bersama Panit Unit 5 AKP Teddy Brata dan anggota opsnal, dengan didampingi Kapolsek Sungai Lilin IPTU Marlin beserta personel Reskrim.

Sementara itu, Kapolsek Sungai Lilin IPTU Marlin membenarkan bahwa F telah diamankan dan dibawa ke Polres Musi Banyuasin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Pelaku sudah dibawa ke Polres Muba," katanya.

Ngaku Sakit Hati karena Sering Dilecehkan

Dalam pemeriksaan, F mengaku sakit hati terhadap korban J yang merupakan bos sayuran asal Muba. Ia menyebut kerap mendapat perlakuan tidak pantas dari korban sehingga muncul rasa sakit hati.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, F diduga melakukan pembunuhan bersama rekannya berinisial EDI alias D (17).

Setelah pembunuhan terjadi, para terduga pelaku juga diduga terlibat dalam penguburan jasad korban di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Dalam rangkaian perkara tersebut, ayah dan paman F disebut turut membantu menguburkan jenazah J.

Dengan demikian, polisi menduga terdapat empat orang yang terlibat dalam rangkaian peristiwa tersebut, mulai dari pembunuhan hingga penguburan jasad korban.

Hingga kini, tiga orang lainnya masih dalam pengejaran polisi. Penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing pihak untuk mengungkap secara utuh kronologi serta peran mereka dalam kasus pembunuhan pedagang sayur tersebut.

sumber: TribunSumsel.com

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.