Perbandingan Skor IDSD 2024 Daerah Paling Maju di Jawa Tengah, Kota Lebih Unggul dari Kabupaten?
TRIBUNJATENG.COM - Laporan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2024 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap peta daya saing wilayah di Jawa Tengah.
Dari hasil pemeringkatan, terlihat jelas bahwa kota masih lebih unggul dibanding kabupaten.
IDSD digunakan untuk mengukur daya saing dan kemajuan suatu wilayah.
Ada 12 pilar penilaian yang digunakan, seperti infrastruktur, kualitas institusi, pemanfaatan teknologi, kesehatan, keterampilan tenaga kerja, stabilitas ekonomi, dan kapasitas inovasi.
Kota Dominasi Peringkat Atas
Enam besar peringkat IDSD di Jawa Tengah seluruhnya ditempati oleh kota. Berikut rinciannya:
1. Kota Surakarta - 4,39
2. Kota Semarang - 4,31
3. Kota Magelang - 4,26
4. Kota Salatiga - 4,16
5. Kabupaten Sukoharjo - 4,11
6. Kota Tegal - 4,08
Empat kota berada di posisi teratas sebelum akhirnya Sukoharjo sebagai kabupaten pertama muncul di peringkat kelima.
Ini menunjukkan bahwa kota-kota di Jawa Tengah memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan.
Meskipun beberapa kabupaten mencatatkan skor tinggi, mereka belum bisa menyaingi kota-kota besar.
Berikut beberapa kabupaten teratas:
1. Kabupaten Sukoharjo (4,11)
2. Kabupaten Banyumas (4,01)
3. Kabupaten Semarang (3,87)
4. Kabupaten Purworejo (3,85)
5. Kabupaten Klaten (3,84)
Skor tertinggi kabupaten (Sukoharjo) masih lebih rendah dari skor kota peringkat empat (Salatiga, 4,16).
Rata-rata skor IDSD Provinsi Jawa Tengah adalah 3,84.
Artinya, hanya daerah-daerah di peringkat 11 besar yang berada di atas rata-rata provinsi.
Ini juga mengindikasikan bahwa mayoritas wilayah masih memiliki pekerjaan rumah dalam peningkatan daya saing. (*)