Perusahaan Listrik Negara (PLN) memungkinkan pelanggan untuk mlakukan tambah daya.



Namun ada tarif yang ditetapkan untuk tiap penambahan daya.



Tentu tarifnya berbeda, sesuai jumlah daya yang akan ditambah.



Ada beda penghitungan untuk prabayar dan pascabayar.



Pelanggan bisa menambah daya sesuai dengan kebutuhan.



Tentu dengan daya yang disediakan oleh PLN.



Tarif tambah daya listrik PLN untuk meteran daya 900 VA berbeda-beda sesuai besaran daya listrik baru yang diinginkan.



Selain tarif dasar, biaya tambah daya listrik PLN juga akan ditambah biaya sambungan, pajak penerangan jalan (PPJ), hingga sertifikat laik operasi (SLO).



Masyarakat bisa mengubah atau menambah daya listrik meteran 900 VA ke daya 1.300 VA atau langsung ke daya 2.200 VA dan seterusnya.



Lantas, berapa biaya ubah atau tambah daya listrik meteran 900 VA menjadi 1.300 VA?



Biaya tambah daya listrik 900 VA ke 1.300 VA



Berdasarkan tarif resmi ubah atau tambah daya listrik PLN, biaya tambah daya listrik meteran 900 VA ke 1.300 VA adalah Rp 374.800.



Biaya tersebut berlaku untuk pelanggan listrik PLN rumah tangga pascabayar dan prabayar (meteran token).



Namun, biaya itu masih merupakan tarif dasar ubah yang belum ditambah dengan biaya lain seperti jaminan layanan, PPJ, SLO, dan lain-lain.



Berikut ini simulasi sederhana bagi masyarakat yang ingin melakukan tambah daya listrik 900 VA ke 1.300 VA:



Simulasi biaya tambah daya untuk pelanggan pascabayar



Adapun penghitungan biaya tambah daya untuk pelanggan rumah tangga pascabayar adalah biaya dasar ditambah biaya jaminan langganan.



Sehingga total biaya tambah daya 900 VA ke 1.300 VA untuk pelanggan pascabayar adalah Rp 374.800 + Rp 172.900 = Rp 547.700.



Sementara jika menambahkan paket SLO, ada tambahan Rp 120.000, sehingga biayanya menjadi Rp. 667.700.



Simulasi biaya tambah daya untuk pelanggan prabayar (token)



Sementara itu penghitungan biaya tambah daya 900 VA ke 1.300 VA pelanggan rumah tangga prabayar adalah biaya dasar ditambah PPJ dan ditambah token awal.



Sehingga total biaya tambah daya menjadi Rp 374.800 + PPJ 2,4 persen (Jakarta Pusat) Rp 117 + token awal (Rp 5.000) Rp 4.883 = Rp 379.800.



Sementara jika menambahkan paket SLO, ada tambahan Rp 120.000, sehingga biayanya menjadi Rp. 499.800.



Biaya PPJ akan berbeda-beda berdasarkan wilayah masing-masing. Begitu pula dengan biaya token awal, akan menyesuaikan nominal token awal yang Anda pilih.



Untuk simulasi biaya perubahan daya listrik berdasarkan wilayah, bisa dilihat melalui PLN Mobile, dengan memilih menu “Simulasi Biaya”.



 


 
Baca Lebih Lanjut
PLN Tembus Fortune Global 500, Transformasi Digital dan Strategi Beyond kWh Jadi Kunci Sukses
Asmadi Pandapotan Siregar
INFO Pemeliharaan Listrik Palembang Sabtu 2 Agustus 2025, Wilayah ini Berpotensi Padam 3 Jam
Shinta Dwi Anggraini
Warga diimbau pastikan kondisi kabel listrik di rumah
Antaranews
PLN EMI perluas jangkauan layanan sertifikat energi terbarukan
Antaranews
Direktur Manajemen Pembangkit Pastikan Keandalan PLTU Palu-3, Topang Kebutuhan Listrik di Sulteng
Handhika Dawangi
Srikandi PLN Batam Edukasi Anti Perundungan Hingga Salurkan Bantuan Komputer
Eko Setiawan
Respons Polisi di Kediri Soal Tren Pelajar SD dan SMP Kendarai Sepeda Listrik
Cak Sur
Kadin ajak pengusaha manfaatkan tarif impor 0 persen dari AS
Antaranews
Wako: Tarif sewa HPPO JIS Rp1,7 juta per bulan sudah melalui kajian
Antaranews
Asah Otak! 5 Tes Otak Sederhana untuk Meningkatkan Konsentrasi dan Daya Ingat
Detik