BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI  - Turnamen Sepak Bola Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Cup 2025 makin seru dan tambah meriah serta jumlah penonton meningkat pesat. Selain karena memasuki babak empat besar, kehadiran pemain asing jadi magnet tersendiri.

 

 

Seperti pada semifinal pertama antara Persada Anduhum FC melawan Buluan FC B, Jumat sore (5/9/2025), di Stadion Murakata Mandingin, Barabai. Persada Anduhum FC diperkuat  Seydou Diakite asal Republik Mali, Afrika Barat. 

 


Di Indonesia, pemain berposisi bek itu sudah terkenal bahkan dijuluki Raja Tarkam. Dan, melihat penampilan dia, predikat tersebut tidaklah keliru. Diakite mampu mengawal pertahanan Persada Anduhum FC hingga tak kebobolan. 

 


Selain itu, pria yang telah menikahi WNI bernama  Ana Amelia tersebut ikut menyumbang satu dari kemenangan 4-0 Persada Anduhum FC atas Buluan FC B.

 

 

Gol Diakite tercipta pada menit ke-28. Dia memanfaatkan umpan matang rekannya, Komar. Dengan tenang dia menaklukkan kiper Buluan FC B, Faros, sekaligus menggandakan keunggulan timnya menjadi 2-0. 

 


Sebelumnya, Persada Anduhum unggul cepat lewat penalti Arbani di menit pertama, setelah rekannya, Hanafi dijatuhkan di kotak terlarang. 

 

 

Memasuki babak kedua, tim semakin percaya diri. Anugerah menambah gol di menit ke-63, dan Vansyah menutup pesta gol empat menit kemudian, lewat tendangan bebas spektakuler dari jarak 20 meter.

 

 

Hingga peluit tanda akhir pertandingan dibunyikan wasit Muraidi dari Amuntai, skor 4-0 membawa Persada Anduhum FC mantap melangkah ke final Turnamen Bupati HST Cup 2025. 

 


Ada pun Diakite kembali jadi man of the match. Sebelumnya, dia jadi pemain terbaik pada laga delapan besar melawan MMC AJB Putera Borneo yang berakhir dengan skor 3-0. 

 


Jadi, rasanya tak percuma Persada Anduhum FC membayar Rp 4 juta untuk Diakite tiap kali bermain. 

 


“Tergantung daerah. Aku mulai main di sini (Tangerang Selatan) Rp 2 juta. Kalau Jawa, Cirebon atau apa, Rp 2,5-Rp 3 juta. Lalu luar kota (luar Jawa) sampai Rp 4 juta,” tutur Diakite, dikutip dari suara.com.

 


Selanjutnya, mereka akan menghadapi pemenang antara tim Polres HST versus Buluan FC A yang akan dimainkan di tempat yang sama pada Sabtu sore (6/9/2025).

 

 

Yang menarik, skuat Polres HST bakal diperkuat dua pemain Afrika lainnya, yakni Herman Dzumafo Epandi dan Imanuel. 

 


Bagi pencinta sepak bola Indonesia, Herman Dzumafo tentu sudah tidak asing. Pesepak bola yang kini berusia 45 tahun itu pernah membela sejumlah klub top, di antaranya Arema FC, Persib Bandung dan Dewa United.

 

 

Pada musim lalu, penyerang bertinggi 186 sentimeter itu turut membawa Persiba Balikpapan promosi ke Liga 2 yang kini bernama Indonesia Championship. (banjarmasinpost/stanislaus sene)

Baca Lebih Lanjut
Kans PSIS Semarang Vs Persiku Kudus Disaksikan Suporter di Stadion, Agung Buwono Katakan Ini
Deni setiawan
Ancelotti tak sabar jalani laga perdananya di Stadion Maracana
Antaranews
Suporter Timnas Padati Stadion Gelora Delta Sidoarjo untuk Dukung Garuda Muda Lawan Laos
Timesindonesia
BEBERKAN Perbedaan Main di ISL & Eredivisie, Terkesima dengan Vibes 11 Ribu Suporter Serdadu Tridatu
Anak Agung Seri Kusniarti
Simon Tahamata kritik keputusan mainkan laga timnas di luar Jakarta
Antaranews
Bandingkan dengan Belanda, Simon Tahamata Kritik PSSI soal Pemilihan Kandang Timnas Indonesia di Luar Jakarta
Wila Wildayanti
Debut di timnas Indonesia, Miliano Jonathans sangat senang
Antaranews
Evan Dimas Kecewa dengan Sepak Bola Indonesia
Ikhsan As-Salafus Sholih
Sal Priadi Sampaikan Pesan Haru di Panggung Forestra, Persembahkan Lagu untuk Affan Korban Rantis Brimob
Devi Agustiana
Dongeng Anak Sebelum Tidur, Kisah Seorang Pencuri Obat dan Kebijakan Raja Bronsa
Galih permadi