Grid.ID - Inilah beberapa cara bijak hadapi mertua toxic yang kerap mengganggu. Ciptakan kehidupan pernikahan yang tenang dan harmonis.
Setelah berumah tangga, kita juga akan bersinggungan dengan mertua atau orangtua dari pasangan kita. Namun tak jarang, adanya perbedaan pandangan membuat hubungan dengan mertua menjadi tidak baik.
Hubungan dengan mertua yang tidak berjalan mulus itu nantinya akan mengganggu kehidupan pernikahanmu. Apalagi dengan mertua yang kerap ikut campur, mengkritik, tau membuat drama yang dapat membahayakan rumah tanggamu dengan pasangan.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui cara bijak dalam menghadapi mertua toxic. Apa saja?
1. Tetapkan Batasan
Menurut terapis kesehatan mental dan trauma Becca Reed, LCSW, sangat penting untuk membuat batasan yang tegas terhadap perilaku mertua yang mengganggu. Misalnya jika merasa tidak nyaman dengan kunjungan mendadak, katakan dengan jujur bahwa kamu sedang tidak berkenan.
"Jelaskan apa yang masih bisa ditoleransi dan tidak, serta sampaikan juga konsekuensinya jika batasan itu dilanggar," ujarnya, dikutip dari Kompas.com.
2. Kompak dengan Pasangan
Saat menghadapi mertua toxic, kekompakan dengan pasangan adalah kunci. Apabila hanya terdapat satu suara, maka mertua dengan mudah memecah belah.
"Pastikan kamu dan pasangan saling mendukung dan sepakat soal apa yang boleh dan tidak boleh terjadi," ujar Reed.
Diskusikan soal hal-hal yang perlu dibahas. Terutama soal frekuensi kunjungan, aturan terhadap anak, atau reaksi ketika batasan dilanggar.
3. Hindari Perdebatan Tak Produktif
Salah stau cara yang bisa diterapkan adalah jangan mudah terpancing emosi saat menghadapi mertua yang toxic. Lebih baik mundur apabila diskusi sudah mulai tidak efektif dan memicu kesalahpahaman.
4. Jaga Harga Diri dan Tidak Membalas
Jika mertua mulai melontarkan kritik atau komentar menyakitkan, tahan diri untuk tidak membalas dengan cara yang sama. Sebaiknya tetap tenang dan gunakan respons yang sopan namun tegas.
5. Jangan Serap Negativitas Mereka
Pelru diketahui bahwa kamu tidak perlu memikirkan terlalu jauh dengan apa yang dikatakan mertua. Terkadang, komentar negatif mereka hanya sebuah gertakan sehingga jangan langsung dimasukkan ke dalam hati.
Melansir dari Nakita, tanda mertua toxic bisa berupa pembatasan ruang privasi, pemberian kritik kosntan, manipulasi emosioonal, hingga tidak menghormati batas. Selain itu, mertua toxic atau mengganggu juga kerap melakukan perbandingan yang tidak sehat.
Itulah beberapa cara bijak hadapi mertua toxic yang kerap mengganggu rumah tanggamu. Ciptakan kehidupan pernikahan yang tenang dan harmonis.