TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kapan lagi memesan makanan sambil menikmati pemandangan alam yang asri dan indah. Pengalaman tersebut kini bisa dinikmati di The Olive Manor, cabang terbaru dari Rustic Market yang berlokasi di BSB City, Semarang, tepat di dekat danau BSB City.
Resmi dibuka pada 1 November 2025, The Olive Manor menjadi cabang ke-8 untuk wilayah Jawa Tengah dan langsung menarik perhatian masyarakat. Mengusung konsep unik, The Olive
Manor memadukan nuansa farmhouse Afrika Selatan dengan arsitektur cape Belanda, serta
menyajikan view langsung ke danau BSB City.
Tak hanya itu, tempat ini juga pet-friendly, sehingga pengunjung dapat membawa hewan peliharaan mereka. “Jadi owner The Olive Manor mengambil konsep peternakan Afrika Selatan. Dan kalau kalian ke bagian belakang dekat Farm Kitchen Bar, akan menemukan patung babi sebagai simbol konsep tersebut. Sedangkan arsitekturnya terinspirasi dari cape Belanda,” jelas Yoanda, selaku Marketing Komunikasi The Olive Manor, Sabtu (15/11/2025) lalu.
Yoanda juga membagikan penjelasan dari pihak owner. “The Olive Manor mengusung langgam cape Belanda, warisan arsitektur kolonial Belanda di Afrika Selatan abad ke-18. Ciri khasnya terlihat dari dinding putih bersih, lengkung bangunan, atap khas, dan jendela tinggi. Sementara atmosfernya mengarah ke African farmhouse yang sederhana namun hangat, dilengkapi pemandangan danau.” terang Yolanda.
The Olive Manor memiliki empat ruangan tematik, yaitu The Cape Colony, Gisela Se
Huis, Baby Barn, dan The King Protea, dengan total kapasitas maksimal 300 orang. Jika
pengunjung melebihi batas, sistem waiting list akan diterapkan. Untuk membuat waktu
tunggu tidak membosankan, disediakan pula little free library yang bisa digunakan oleh
pengunjung.
Menurut pihak pengelola, tujuan utama The Olive Manor adalah memberikan
pengalaman, bukan sekadar tempat makan.
“Jadi owner kita itu ingin pengunjung yang datang ke sini tidak hanya makan dan
minum lalu pulang. Tapi kita memang ingin mereka dapat sesuatu seperti moment dan pengalaman yang berkesan dari sini. Makanya kita selalu lebih menonjolkan kawasan, tempatnya gitu,” ujar Yoanda.
Tidak hanya menjadi tempat makan, The Olive Manor juga dapat digunakan sebagai
venue untuk wedding, event, gathering, maupun sesi photoshoot. Dengan interior yang
dirancang detail, pemandangan danau yang menenangkan, serta konsep tempat yang
estetik, The Olive Manor menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda dari tempat makan
lainnya di Semarang.
Dari sisi menu, The Olive Manor menawarkan dua jenis hidangan, yaitu makanan western dan makanan tradisional. Menu western mencakup steak, pasta, sup, burger, sandwich, dessert, salad, fish and fries, beef brochette, chicken parmigiana, dan berbagai hidangan lainnya.
Sementara itu, menu tradisional mencakup asem-asem bandeng, ayam bacem bakar atau goreng, sayur asem, sop iga, serta nasi campur khas The Olive Manor. Selain menyajikan menu utama, terdapat juga beberapa tenant yang bekerja sama, seperti Smoke House, Traditional Ice Cream, dan Spinning Pizza.
Dengan seluruh konsep dan fasilitas tersebut, The Olive Manor hadir sebagai destinasi kuliner baru yang sayang untuk dilewatkan saat berkunjung ke Semarang. (Cecilia Friska Wijaya/Mahasiswa Sastra Inggris Unika Magang Tribunjateng.com)