TRIBUNMANADO.CO.ID - Kunjungan Santa Claus ke rumah-rumah anak merupakan salah satu tradisi Natal yang penuh sukacita di Sulawesi Utara (Sulut).

Biasanya, rumah yang didatangi akan dipenuhi tawa, keceriaan, dan kegembiraan, terutama dari anak-anak yang mendapatkan hadiah.

Namun, suasana yang sama sekali berbeda menyelimuti kunjungan rombongan Santa Claus Sinambey Squad ke rumah almarhum adik Matthew di Jalan Sinambey, Kinilow, Tomohon, Minggu (7/12/2025). 

Yang ada hanya air mata syahdu dan penuh perkabungan.

Penyebabnya adik Matthew ternyata telah meninggal. 

Seluruh rombongan Santa Claus tercekat rasa haru melihat jenazah adik Matthew dalam pelukan omanya. 

"Ini jadi memory untuk kami, mungkin pertama seumur hidup. Dan tak akan pernah kami lupakan," kata Romario Permata salah satu personel Santa Claus kepada tribun manado. Com Senin (8/12/2025). 

Ia mengaku begitu terpukul karena Matthew ternyata di ujung kehidupannya sangat ingin dikunjungi Santa Claus. 

Ia membeber, awalnya pihak Santa Claus menjadwalkan pergi ke rumah Matthew pada tanggal 6 Desember. 

"Namun ternyata mengalami penundaan pada tanggal 7," kata dia. 

Dia bercerita, rombongan sempat melewati rumah Matthew. 

Saat itu Matthew ada dalam rumah bersama opa dan adiknya. 

"Ia sangat menantikan kunjungan kami," kata dia. 

Singkat cerita, pihaknya sepakat untuk mendatangi Matthew pada hari kedua. 

Rencananya rumah Matthew akan didatangi pertama kali. 

Dan kabar buruk itu datang. 

"Tapi saat persiapan kami di beritahu bahwa adik matthew sudah meninggal, tidak ada satu kata pun yang bisa keluar dari mulut, hanya bisa terdiam seluruh anggota Santa Claus Sinambey Squad Kinilow," katanya. 

Namun tim Santa Claus tak lama lama berdiam dalam keraguan.

Mereka segera sadar, bahwa ada kewajiban yang musti dipenuhi.

Yakni menghibur keluarga, menguatkan mereka dan memenuhi permintaan Matthew, dan berharap bocah tersebut akan menyaksikan peristiwa itu dari surga. 

Tapi di balik kesedihan semua langsung bergegas dengan kostum terbaik langsung menuju rumah duka.

100 meter sebelum rumah duka, seluruh anggota meneteskan Air mata.

Dan sampai di rumah duka, tak satupun kata yang keluar, hanya airmata dari semua anggota.

"Yang melihat adik matthew yang tersenyum dan derdiam kaku di pelukan oma. Hati hancur, karena tidak sempat bertemu dengan adik saat masih hidup. Padahal sudah di nanti”kan oleh adik," katanya. 

"Semoga adik Matthew Sumaila menjadi pendoa untuk kaka” dari Sinambey Squad Kinilow," kata dia. (ART) 

Baca Lebih Lanjut
Jenazah Alvaro Tiba di Rumah Duka: Tangis Keluarga Pecah, Ibunda Peluk Erat Foto Putra Kecilnya
Wahyu Septiana
Disambut Isak Tangis, Jenazah Epy Kusnandar Tiba di Rumah Duka
KumparanHITS
Kondisi Kang Mus Epy Kusnandar Sebelum Meninggal, Sempat Jatuh dari Tempat Tidur
Taufik ismail
Tangis Karina Ranau di Ambulans Jenazah Epy Kusnandar: Maafkan Segala Khilafnya
KumparanHITS
'Makasih Sudah Dengerin Cerita Ku' Curhat Karina Ranau di Makam Epy Kusnandar, Ada Janji Terucap
Ferdinand Waskita Suryacahya
Pria Asal Majalengka Ditemukan Meninggal di Toilet Masjid Jampangkulon Sukabumi
Mutiara Suci Erlanti
Kronologi Meninggalnya Yaya Moektio, Dikira Sakit Maag Selama 3 Tahun, Ternyata Usus Buntu Pecah
Ulfa Lutfia Hidayati
Jadi Penyebab Epy Kusnandar Meninggal, Apa Itu Penyumbatan Pembuluh Darah di Batang Otak?
Grid
Seorang Wisatawan Meninggal Dunia Terseret Arus Saat Bermain di Grojogan Sewu Karanganyar
Rival al manaf
Pesan Terakhir Epy Kusnandar Sehari Sebelum Wafat, Sempat Kumpulkan Anak-anaknya: Mungkin Ini Pertemuan Terakhir
Widy Hastuti Chasanah