TRIBUNWOW.COM - Persib Bandung tak memiliki algojo penalti yang selalu jadi andalan.
Pasalnya, dalam setiap penalti yang dimiliki Persib Bandung, namanya kerap berganti-ganti.
Hal ini berbeda dengan kebanyakan klub di Super League yang kerap menunjuk pemain yang sama saat diberikan hadiah penalti.
Sebut saja Dalberto pemain Arema FC yang sudah 4 kali menjadi penendang penalti dengan 100 persen kesuksesan.
Di Borneo FC, Mariano Peralta selalu menjadi eksekutor dengan tak pernah gagal.
Hal yang sama juga terjadi pada Persebaya Surabaya yang mengandalkan Bruno Moreira dalam 2 penalti yang didapatkan di Super League.
Sementara Persib Bandung tercatat memiliki 4 pemain yang sudah menjajal tendangan penalti.
Jumlah yang sama dengan Persijap Jepara yang juga memiliki 4 pemain penendang penalti untuk Super League.
Persib Bandung memiliki opsi Andrew Jung, Uilliam Barros, Marc Klok dan Luciano Guaycochea.
Namun, dari keempat nama, hanya Andrew Jung yang selalu sukses mencatatkan penalti.
Ia telah 3 kali menjadi eksekutor penalti, jumlah yang sama dengan Uilliam Barros meski ia dominasi kekalahan.
Andrew Jung telah 3 kali menaklukkan kiper kelas Super League dan AFC Champions League saat melawan Persib Bandung.
Andrew Jung adalah algojo penalti andalan Persib Bandung.
Terbukti, ia meraih 100 persen sukses menceploskan penalti berbuah gol.
Tiga penalti itu dilakukan ke gawang Dewa United, PSBS Biak dan Selangor FC.
Awalnya, Andrew Jung bukan pilihan pertama saat Maung mendapatkan hadiah penalti.
Namun, kegagalan tendangan penalti Marc Klok dan Uilliam Barros pada laga-laga sebelumnya membuat nama Andrew Jung mencuat.
Uilliam Barros menjadi andalan Persib Bandung saat menjadi algojo penalti.
Bahkan saat 1 kali tendangannya meleset, Uilliam masih diberikan kesempatan saat Persib Bandung menjamu Bangkok United di ACL Two, Rabu (10/12/2025).
Persib Bandung yang mendapatkan hadiah penalti di menit awal gagal dimanfaatkan menjadi gol oleh Uilliam Barros.
Ini adalah penalti gagal keduanya.
Kegagalan pertama saat Persib Bandung melawan PSIM Yogyakarta di ajang Super League Agustus lalu.
Total 3 kali ia menjadi penendang penalti di mana 2 di antaranya berakhir kegagalan. (TribunWOw.com/ Tiffany Marantika)