TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Revitalisasi Taman Kota Usman Janatin, Kabupaten Purbalingga terus berlanjut.

Meski progres penataan belum rampung, trotoar yang di desain mirip Malioboro langsung menyedot antusiasme masyarakat.

Sehingga kawasan tersebut pun langsung ramai dikunjungi, terutama di malam hari. 

Direktur Utama Perumda Owabong, sekaligus pengelola Taman Kota Usman Janatin, Arif Taat Ujiyanto mengatakan, tidak menyangka kawasan yang belum sepenuhnya rampung itu akan viral dan ramai dikunjungi, bahkan oleh konten kreator.

Meski mengaku senang dengan antusiasme masyarakat, Arif mengatakan proses revitalisasi tamkot belum sepenuhnya selesai, dan masih banyak proses yang harus dilakukan. 

Sehingga, pihaknya pun terpaksa menutup sementara lokasi tersebut agar tidak menggangu pekerja yang sedang melakukan penataan. 

"Kita sih senang saja, ini tandanya antusiasme masyarakat baik dan menyambut baik adanya gebrakan baru ini."

"Tapi disisi lain teman-teman yang sedang melakukan penataan sedikit terganggu, akhirnya dengan berat hati terpaksa kita tutup sementara."

"Kita ingin memberi kenyamanan kepada masyarakat. Jadi jangan sampai belum jadi sudah tidak tertata dengan baik."

"Jadi kita tutup sementara dulu sampai pembenahan selesai," ungkapnya saat dijumpai, Kamis (11/12/2025).

Selain trotoar yang dibuat menyerupai Malioboro, ke depan, fasilitas yang disiapkan pun akan semakin lengkap dan ramah untuk berbagai kalangan. 

"Sedikit bocoran, rencananya kita ingin memasang videotron. Nanti bisa dipakai untuk nobar bola ataupun nonton film."

"Kemudian juga akan ada playgorund yang didesain agar segala usia itu bisa menikmati," ujarnya. 

Tidak hanya itu, Arif menyebut, kawasan tamkot juga akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dan kegiatan lain yang diyakini akan membuat suasana semakin meriah.

Namun, ia belum bisa menyebutkan seluruh detailnya, hanya memberikan isyarat bahwa kejutan baru tengah pihaknya siapkan untuk masyarakat. 

"Intinya, khusus Usman Janatin ini, menunya memang kami buat kekinian, estetik dan ramah untuk segala usia. Jadi di tunggu saja."

"Target kami akhir Januari selesai dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," katanya. 

Sementara itu, terkait tamkot yang disebut-sebut akan menjadi salah satu spot strategis untuk penataan PKL, pihaknya membenarkan hal tersebut. 

"Betul, nanti untuk PKL akan kita kurasi. Dan nanti akan kita koordinasikan juga dengan Dinperindag," tuturnya. 

Meski demikian, Arif tidak menampik bahwa setelah kawasan dibuka nanti, kemungkinan bertambahnya PKL di luar yang telah dikurasi tetap bisa terjadi. 

"Nanti akan kita koordinasikan dengan Dinperindag. Karena penataan PKL ranahnya di Dinperindag."

"Tapi yang jelas, kami juga akan memperhatikan saran dan masukan dari masyarakat."

"Masyarakat kita kan juga kritis, kemarin saat viral saya mengamati ada yang menghendaki supaya steril, tidak crowded dan lain sebagainya."

"Untuk itu, kedepannya memang dalam hal ini kami sangat membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak," ujarnya. 

Arif pun berharap, saat dibuka kembali nanti, semua pihak akan merasa senang, baik itu pedagang ataupun pengunjung. 

"Harapannya semua tertata, semua bahagia. Pedagang bisa jualan dengan tertib, masyarakat pun bisa menikmati suasana dengan nyaman," pungkasnya. (*)

Baca Lebih Lanjut
Trotoar Bergaya Malioboro Bikin Tamkot Usman Janatin Viral, Ini Alasan Ditutup Sementara 
Muslimah
Bandung Geger! Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan di Trotoar Jalan Otista
INews
Viral, Mobil Tabrak Tiang Listrik di Tanjungpinang hingga Sopir Ganti Rugi Rp8 Juta ke PLN
Dewi Haryati
Darah Berceceran di Trotoar, Penemuan Mayat Pria Penuh Luka Gegerkan Warga
M Syofri Kurniawan
Meski Habitat Dirusak, Gajah Tetap Bantu Manusia saat Hadapi Bencana, Foto 4 Gajah Jinak Kini Viral
Ignatia Andra
Wisatawan Tawar Parkir Rp20 Ribu Jadi Rp10 Ribu Pakai Bahasa Jawa, Dishub: Swasta Boleh 5 Kali Lipat
Ani Susanti
Sudah Punya 6 Anak, Kartika Putri dan Habib Usman Masih Ngegas Tambah Buah Hati
Hana Futari
Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Motor dan Warung Gorengan, Jalan Ditutup untuk Evakuasi
Dwi Prastika
Kecelakaan di Madiun, Pickup Hilang Kendali Naik ke Trotoar dan Tabrak Truk Box dari Arah Berlawanan
Dwi Prastika
Netizen Sepakat Mie Ayam Gak Pernah Bikin Bosan hingga Jadi 'Obat' Galau
Detik