TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kabupaten Pekalongan kembali menjadi sorotan dunia olahraga Jawa Tengah setelah resmi menjadi tuan rumah Kejurprov Panjat Tebing Jateng Seri IV Tahun 2025.
Pembukaan kejuaraan yang digelar di Alun-Alun Kajen, Jumat (12/12/2025), sekaligus menandai peresmian fasilitas wall climbing baru yang digadang-gadang akan memperkuat pembinaan atlet panjat tebing di daerah itu.
Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi kehormatan sekaligus peluang besar bagi Kabupaten Pekalongan.
"Kami merasa bangga dipercaya menjadi tuan rumah. Harapannya, momentum ini tidak hanya memacu semangat olahraga panjat tebing, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat karena tingginya kunjungan peserta dan pengunjung," ucapnya saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (13/12/2025).
Sukirman menegaskan, bahwa daerahnya berkomitmen kuat untuk melahirkan atlet-atlet panjat tebing berprestasi.
Dengan hadirnya fasilitas baru, ia optimistis Kabupaten Pekalongan mampu menjadi penyokong utama atlet Jawa Tengah di level nasional hingga internasional, di bawah pembinaan FPTI Jateng.
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Tengah, Abdul Hamid, mengapresiasi kesiapan Kabupaten Pekalongan yang dinilai sangat optimal. Ia menyebut venue panjat tebing di Alun-alun Kajen sebagai salah satu yang paling lengkap di Jawa Tengah.
"Ini adalah seri terakhir Kejurprov tahun ini, dan Kabupaten Pekalongan tampil dengan kesiapan penuh. Venue-nya lengkap, fasilitasnya baru, dan potensi atletnya luar biasa. Semoga menjadi inspirasi bagi kabupaten lain," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Novi, melaporkan bahwa kompetisi tahun ini diikuti berbagai komunitas dan klub panjat tebing se-Jawa Tengah, mulai dari organisasi pecinta alam, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Kategori yang dipertandingkan meliputi Speed World Record dan Boulder untuk U14 ke atas, serta Speed dan Boulder untuk U13 ke bawah, baik putra maupun putri, di area Wall Climbing Alun-alun Kajen.
"Dengan partisipasi atlet muda dari berbagai daerah, kami berharap gelaran ini menjadi ruang pembinaan yang berkelanjutan serta ajang lahirnya bibit-bibit atlet panjat tebing masa depan," imbuhnya. (Dro)