TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di jalan raya Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, pada Jumat malam (12/12/2025).
Seorang pengendara sepeda motor Yamaha RX King dilaporkan meninggal dunia setelah menabrak sebuah dump truk yang melaju di depannya.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Sepeda motor RX King dengan nomor polisi D 6511 ZDE dikendarai oleh Farihin, warga Desa Karangtengah, Kecamatan Kaliwungu.
Saat kejadian, korban membonceng Eko Sutrisno, yang juga berasal dari desa yang sama.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M. Heru Ardiantoro, menyampaikan bahwa pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pemboncengnya berhasil selamat dari kecelakaan tersebut.
"Yang meninggal Farihin, yang bonceng selamat," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro mengkonfirmasi, Sabtu (13/12/2025).
Berdasarkan keterangan awal, sepeda motor melaju dari arah barat dengan kecepatan cukup tinggi.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara diduga terlambat menyadari keberadaan dump truk bernomor polisi H 1768 AN yang melaju perlahan di jalur yang sama.
Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, sepeda motor tidak sempat menghindar dan langsung menabrak bagian belakang dump truk tersebut.
Truk diketahui dikemudikan oleh Riski Panti Yuwono, warga Desa Sidanegara, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga.
Petugas kepolisian juga menduga pengendara dan pembonceng sepeda motor berada di bawah pengaruh minuman keras saat kejadian.
"Karena jarak sudah dekat, korban ini tidak bisa menguasai laju kendaraanya yang kemudian menabrak bodi belakang dump truk," ungkapnya.
Heru menerangkan, Farihin dan pemboncengnya Eko Sutrisno sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.
Korban Farihin mengalami luka di dagu dan hidung karena benturan keras, sedangkan Eko Sutrisno mengalami luka di pelipis.
"Keduanya kemudian langsung dilarikan ke RSUD Soewondo Kendal, namun karena luka yang cukup parah nyawa Farihin tidak bisa diselamatkan," tandasnya. (ags)