TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Produsen rokok baru asal Yogyakarta, HS terus menunjukkan tren positif dan konsistensinya di kancah ekonomi nasional.
Di tengah gelombang PHK sejumlah perusahaan rokok di Indonesia, Perusahaan di bawah Surya Group Holding Company ini justru bakal membuka ribuan lowongan kerja pada 2026 mendatang.
CEO Surya Group Holding Company sekaligus owner rokok HS, Muhammad Suryo mengatakan, pada 2026 pihaknya akan membangun tiga pabrik baru di Yogjakarta.
Selain itu, HS juga akan memperluas pabrik yang saat ini sudah beroperasi di Magelang dengan luas lahan 50 hektare.
Saat ini, salah satu pabrik baru yang telah selesai dibangun berada di daerah Sleman dan direncanakan beroperasi pada Februari mendatang.
"Saat ini kami sudah memiliki 3000 karyawan. Dengan pembangunan pabrik baru itu, tahun depan kami targetkan bisa mempekerjakan 10.000 karyawan," beber Suryo saat jumpa pers konser Hey Slank x HS Berani Kita Beda di Semarang, Minggu (14/12/2025).
Suryo menambahkan, tidak ada syarat khusus untuk mendaftar sebagai karyawan HS. Bahkan, pihaknya tidak mempermasalahkan terkait pengalaman kerja calon pelamar, yang biasanya menjadi syarat utama mendaftar di berbagai perusahaan di Indonesia.
"Pengalaman kerja bagi kami tidak penting, kami akan berikan pelatihan. Karyawan saya saat ini yang 3000 orang itu juga hampir semua tidak berpengalaman. Tapi, karena dilatih dan mereka tekun serta mau bekerja keras, mereka bisa bekerja dengan baik," terangnya.
Hanya saja, lanjut dia, HS lebih mengutamakan masyarakat sekitar pabrik bisa terserap. Pasalnya, dia memiliki prinsip bahwa di manapun melakukan bisnis, masyarakat sekitar harus merasakan dampaknya.
"Kami prioritaskan masyarakat di sekitar, baru karyawan dari luar kami berikan kesempatan," jelasnya.
Disinggung terkait kondisi ekonomi yang tak menentu serta bisnis rokok di Indonesia yang memiliki banyak tantangan, Suryo berujar, justru menjadi semangat dalam menjalankan bisnis. Baginya, bisnis rokok di Indonesia masih sangat menjanjikan dan memiliki potensi yang sangat besar.
"Potensinya masih sangat besar dan pasar masih terbuka lebar. Kami optimis, HS akan tumbuh semakin besar dan mampu bersaing dengan pabrikan rokok terkenal lain baik di kancah nasional maupun internasional," tegasnya. (eyf)