TRIBUNJATENG.COM - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes mampu membuktikan menjaga kokohnya lini pertahanan Sassuolo dari gempuran pemain AC Milan.
Pertandingan AC Milan Vs Sassuolo berakhir imbang 2-2.
Jay Idzes mendapatkan rating 4.6 tertinggi di antara pemain AC Milan dan Sassuolo.
Rating tinggi kedua 4.6 didapat pemain AC Milan Luka Modric.
Dengan hasil imbang 2-2, AC Milan masih di puncak klasemen Liga Italia Serie A, sedangkan Sassuolo berada di posisi ke-9.
Sassuolo bahkan mampu unggul 1-0 atas AC Milan pada menit ke-13. Gol diciptakan Kone pada laga yang digelar di Stadion San Siro Milan, Minggu (14/12/2025).
AC Milan mampu mencetak gol penyeimbang pada menit ke-34 melalui D. Bartesaghi.
Idzes memperoleh rating 4.7 tertinggi di antara seluruh pemain AC Milan dan Sassuolo di babak pertama.
Babak kedua, AC Milan berbalik unggul. Bartesaghi mencetak brace gol keduanya pada menit ke-47.
Tak tinggal diam, Sassuolo menorehkan gol kedua sekaligus penyeimbang melalui A. Laurienté pada menit ke-77.
Duet maut Jay Idzes-Muharemovic saat ini menjadi buah bibir.
Pertandingan sebelumnya, Sassuolo menang skor 3-1 atas Fiorentina.
Pertandingan AC Milan Vs Sassuolo menjadi pembuktian Idzes yang dirumorkan dilirik I Rossoneri, julukan AC Milan.
Dipantau AC Milan
Bek Timnas Indonesia yang memiliki darah Kota Semarang, Jay Idzes tengah dipantau raksasa Liga Italia AC Milan.
Pria yang kini tengah membela klub Serie A, Sassuolo itu tengah dipantau radar AC Milan untuk bisa dibajak pada bursa transfer musim dingin nanti.
Jay Idzes memang memiliki darah Semarang yang berasal dari Neneknya.
Media Italia, Calciomercato mengatakan jika AC Milan tengah memantau Jay Idzes dan berencana menebusnya dari Sassuolo dalam waktu dekat.
Sementara itu, Inter Milan ikut memantau perkembangan Tarik Muharemovic dan berpeluang mendatangkannya untuk menggantikan Francesco Acerbi atau Stefan de Vrij yang akan hengkang.
Jika rencana ini berhasil, Sassuolo tentu berpotensi untung besar meski di sisi lain akan kehilangan dua palang pintunya yang dikenal solid hingga tengah musim ini.
Laporan dari Calciomercato mengatakan jika AC Milan saat ini tengah memantau perkembangan Jay Idzes di Sassuolo.
AC Milan disebut tertarik dengan kapten Timnas Indonesia itu karena memiliki fisik yang ideal dengan tinggi 1,9 meter, kuat dalam duel udara, serta mampu mendistribusi bola dengan baik.
Selain itu, Jay Idzes juga cukup baik dimainkan dengan skema dua atau tiga bek sebagai stopper maupun di posisi bek luar.
Jurnalis Sky Sports Italia, Luca Cilli mengatakan jika Rossoneri telah menjalin kontak dengan agen Jay Idzes meski belum melakukan hubungan langsung dengan Sassuolo.
Sassuolo berhasil mendatangkan Jay Idzes dari Venezia dengan angka 8 juta euro atau setara Rp 155,4 miliar.
Nominal tersebut merupakan paketan dengan Fali Cande yang ditotalkan menjadi 11 juta euro atau Rp 213 miliar.
Calciomercato memprediksi bahwa setelah paruh pertama musim ini, nilai Jay Idzes kemungkinan besar akan mendekati 10 juta euro atau Rp 194 miliar, tetapi nilainya akan terus meningkat.
Meski begitu, AC Milan juga memantau pemain lainnya selain Jay Idzes untuk dibawa ke San Siro pada Januari mendatang.
Kabarnya, Rossoneri juga memantau Joe Gomez (Liverpool), Mario Gila (Lazio), dan Kim Min-Jae (Bayern Muenchen).
Inter Incar Muharemovic Calciomercato juga memberitakan bahwa tandem Jay Idzes di Sassuolo, Tarik Muharemovic menjadi incaran Inter Milan untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
Nerazzurri kabarnya akan melakukan beberapa perubahan di lini pertahanan mereka, setelah Acerbi dan de Vrij rencananya akan hengkang dari Inter.
Oleh karena itu, beberapa transfer pemain pasti akan dilakukan dengan tujuan menurunkan rata-rata usia pemain bertahan.
Para pencari bakat Inter sedang memantau sejumlah pemain muda yang di antaranya adalah Tarik Muharenovic.
Inter sedang memantau Muharemovic dan menunggu keputusan apakah akan segera merekrutnya pada bulan Januari, mengalahkan pesaingnya dari Spanyol dan Jerman.
Sassuolo mengontraknya dengan harga 5 juta euro atau Rp 97 miliar, termasuk biaya tetap dan bonus.
Namun, nilainya bisa jauh lebih tinggi jika pemain Bosnia ini terus tampil reguler bersama Sassuolo.
Jika ia dijual ke Inter atau klub lain, Juventus juga akan diuntungkan, dengan hak atas 50 persen saham dari transfer di masa mendatang. (*)