TRIBUNMANADO.CO.ID - Kopra merupakan salah satu komoditas andalan di Sulawesi Utara.
Komoditas dari olahan buah kelapa ini memiliki berbagai manfaat.
Para petani di Sulawesi Utara masih banyak yang mengandalkan kopra sebagai sumber penghasilan.
Cara membuat kopra yaitu dengan melakukan pengeringan daging buah kelapa menjadi kopra.
Pengolahan kopra adalah proses penguapan air dari daging buah kelapa.
Oleh karena itu, kadar adar air mula-mula ± 50 persen diturunkan menjadi 5-6?ngan cara pengeringan.
Penguapan air di permukaan mula-mula berjalan cepat sekali, dan makin lama makin lambat.
Hal tersebut karena air di lapisan sebelah dalam harus mendifusi dahulu ke bagian sebelah luar sebelum menguap.
Untuk mencegah kerusakan-kerusakan maupun dekomposisi dari daging buah, waktu pengeringan sebaiknya dilakukan secara singkat.
Berikut tujuan membuat kopra:
1. Pengawetan
Kadar air daging buah kelapa yang masih tinggi menjadi sasaran pertumbuhan berbagai jenis jamur, bakteri dan serangga.
Sehingga organisme ini dapat memakan dan merusak daging buah kelapa dan minyak yang dikandung di dalamnya.
2. Mengurangi berat
Kadar air buah kelapa segar adalah 50 % , sedangkan kopra yang dikeringkan dengan baik mempunyai kadar air 5-6 % .
Pengurangan berat dari 100 kg daging buah kelapa segar hingga menjadi kopra sekitar 52 kg.
Sehingga hal tersebut dapat mengurangi biaya angkutan kopra itu sendiri.
3. Mengkonsentrasikan minyak
Kandungan minyak yang terdapat dalam daging buah kelapa umumnya 34 % .
Sedangkan kandungan minyak yang terdapat dalam kopra yang baik adalah 65-68 % .
1. Kelapa diletakkan di lantai pengering atau rak-rak terbuat dari bambu di bawah sinar matahari.
2. Dalam waktu 2 hari pengeringan jika dalam cuaca baik, daging buah dengan mudah dapat dicungkil dari
tempurungnya.
3. Kemudian dikeringkan kembali selama 3 – 5 hari sampai mendapatkan kopra kering.
Pengeringan secara kontinyu selama 8 jam mampu menguapkan ± 1/3 kadar air yang terdapat pada buah.
4. Saat penjemuran, kopra dibalik selama 1-2 jam sekali.
5. Hasil pengeringan tersebut dinamakan sebagai sun-dried kopra.
Selain dijemur, mengeringkan kopra juga bisa dilakukan dengan cara pengasapan.
Daging kelapa diletakkan di atas para-para atau potongan bambu yang dibuat menyerupai tempat jemur ikan.
Letaknya di atas tungku yang membakar sabut atau tempurung kelapa hingga kering.
Cara ini bisa lebih cepat dan menghasilkan kopra coklat.
Minyak Goreng
Baik kelapa kopra maupun kelapa sawit, ke dua produk ini dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuat minyak goreng.
Sebagian besar produksi kelapa digunakan menjadi bahan baku minyak goreng.
Biodiesel
Minyak kelapa kopra juga mulai dimanfaatkan sebagai bahan bakar biodiesel.
Biodiesel merupakan jenis bahan bakar yang ramah lingkungan dan dapat menghasilkan kinerja mesin diesel lebih maksimal.
Mentega
Minyak kelapa kopra juga kerap digunakan sebagai bahan baku industri pengloahan makanan.
Salah satunya adalah sebagai bahan pembuat mentega.
Kosmetik
Tak bisa dipungkiri bahwa minyak kelapa juga digunakan sebagai bahan baku pembuat kosmetik.
Misalnya minyak kelapa VCO yang sering digunakan menjadi bahan pembuat lotion dan produk pelembut kulit dan wajah.
Minyak kelapa dan minyak sawit juga digunakan sebagai bahan dasar pembuat lipstick.
Pemulas bibir yang menjadi kosmetik wajib bagi perempuan ini mengandung minyak kelapa untuk menahan warna dan membuatnya tidak meleleh.
Sabun
Kandungan vitamin dan mineral dalam minyak kelapa juga berguna untuk menjaga kebersihan tubuh.
Itu lah mengapa minyak kelapa dijadikan bahan dasar pembuatan sabun.
Minyak kelapa berguna untuk membuat sabun lebih halus dan lembut.
Pakan Ternak
Bungkil kelapa atau copra expeller biasanya dianggap sebagai ampas.
Namun jangan salah, bungkil kelapa ternyata mengandung lemak dan protein.
Bungkil kelapa dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak seperti sapi dan babi.
Potensi bungkil kelapa sangat besar di Indonesia.
Produk ini bahkan diminati sebagia komoditas ekspor ke negara tetangga seperti Vietnam, India dan negara Asia lainnya.
Penjaga toko kopra di Karombasan, Matilda, mengungkap harga kopra jelang akhir tahun 2025.
Harga kopra saat ini berada pada kisaran Rp 19.300 per kilogram.
Meski belum terlalu ramai, penjualan kopra mulai menunjukkan peningkatan.
“Biasanya satu orang bawa belasan karung ukuran 10 kilogram untuk dijual,” jelasnya, Jumat (28/11/2025).
Dia menyebut bahwa penjualan akan semakin ramai pada Desember.