TRIBUN-TIMUR.COM - Mengenal Zabaq National Circuit Jambi, arena balap merenggut nyawa Awhin Sanjaya pada Minggu (14/12/2025).

Awhin Sanjaya adalah pembalap nasional asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Bagi penikmat otomotif dan road race di Luwu Raya, Awhin Sanjaya tak asing.

Di kancah balap motor nasional, Awhin Sanjaya pernah menjadi tim binaan PT Astra Honda Motor (AHM).

Kepulangan pembalap berusia 27 tahun itu, menyebar cepat lewat media sosial.

Profil Sirkuit Zabaq

Jambi mempunyai sirkuit balap kelas nasional.

Sirkuit Zabaq atau Zabaq National Circuit namanya.

Sejak diresmikan 2021, Sirkuit Zabaq terus digunakan dalam ajang balap motor nasional.

Sirkuit ini berada di Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Jarak sirkuit dari Kota Jambi sekira 55,5 kilometer.

Waktu tempuh sekitar 1 jam 14 menit, dengan kondisi lalu lintas normal.

Rute umum melalui jalur darat ke arah Tanjung Jabung Timur.

Sirkuit permanen road race pertama di Jambi ini dibangun sejak tahun 2017 di area lahan seluas 45 hektare.

Pembangunannya menggunakan APBD Tanjung Jabung Timur.

Sirkuit Zabaq diresmikan Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo pada 5 Desember 2021.

Pada 4-5 Desember 2021, Sirkuit Zabaq digunakan perdana dalam ajang pamungkas Kejurnas Motoprix Sumatera musim 2021.

Gelaran Kejurnas Motoprix Zabaq ini saat itu membuka tiga kelas kejurnas yaitu Expert, Novice dan Rookie.

Zabaq mempunyai panjang trek 2,5 km dengan lebar antara 12-17 meter.

Sirkuit ini bisa digunakan untuk balap sport sampai 250cc.

Sirkuit Zabaq memiliki 14 tikungan yang menantang pebalap.

Dalam beberapa catatan, Sirkuit Zabak ini masih memiliki PR seperti Tribun permanen untuk penonton, klinik, paddock, dan beberapa sarana serta prasarana lainnya masih perlu dilengkapi.

Kehadiran Sirkuit Zabaq ini semakin menggeliatkan olahraga balap motor di Jambi.

One Prix musim 2024 juga digelar di sirkuit kebanggan warga Jambi ini, 10-11 Agustus 2024. (*)

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Luwu Timur, Hardiansyah mengaku turut berbela sungkawa atas kepergian Awhin Sanjaya.

Kata Hardiansyah, kabar kecelakaan hingga berujung nyawa Awhin Sanjaya tak tertolong ia dapatkan dari pengurus IMI Sulsel, Musbar.

"Saya pribadi, sebagai Ketua IMI Lutim turut berbela sungkawa. Termasuk Bupati Lutim dan Ketua KONI Lutim," jelasnya saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Senin (15/12/2025) sekitar pukul 09.59 Wita pagi.

Menurtunya, sosok Awhin Sanjaya ia kenal sebagai pembalap yang sangat berani di lintasan.

"Orangnya ramah dan baik, saya kenam baik. Sering video call juga dengan almarhum," ujar Hardiansyah.

Ia menambahkan, nyawa Awhin Sanjaya tak tertolong saat mengalami kecelakaan fatal pada ajang Grand Final Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 Piala Bupati Tanjung Jabung Timur.

Hardiansyah menambahkan, insiden itu terjadi di track lurus Zabaq National Circuit, Jambi, Minggu (14/12/2025).

"Saya dapat info, motor di depannya, itu mendadak mengerem," ujarnya.

Menurutnya, tabrakan tak terhindarkan akibat menumpuknya motor pembalap.

Hardiansyah menduga, ada benturan fatal di bagian belakang tubuh mendiang Awhin Sanjaya.

"Helm almarhum sampai terlepas dan berakibat fatal di kepala," akunya.

Ia menyebut, kecelakaan di jalur balapan yang dialami Awhin Sanjaya mirip dengan pembalap MotoGP Simoncelli.

Kecelakaan itu terjadi pada race lanjutan MotoGP di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada tanggal 23 Oktober 2011.

Pada putaran kedua balapan, Simoncelli kehilangan kendali motornya.

Motor Simoncelli kehilangan traksi di Tikungan 11, menyebabkannya ia terjatuh

Namun ban kembali mendapatkan traksi dan motornya berbelok melintasi lintasan ke arah jalur pembalap lain.

Nahas, Simocelli tertabrak oleh Colin Edwards dan Valentino Rossi.

"Mirip, yang tertabrak dari belakang pada saat jatuh," terang Hardiansyah.

Detik-detik kecelakaan

Awhin Sanjaya menjadi salah satu pembalap di Grand Final Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 Piala Bupati Tanjung Jabung Timur.

Sumatera Cup Prix 2025 merupakan event balap motor terbesar di Sumatera diikuti pembalap dari berbagai daerah.

Dari rekaman video amatir yang beredar, pembalap berusia 27 tahun itu terlibat dalam kecelakaan dengan pembalap lain.

Helm pembalap PPJ74 Racing Team dari Sulawesi Selatan ini disebut-sebut terlepas pasca insiden itu terjadi.

Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulsel, asal Luwu Utara, Musbar, menyebut kecelakaan terjadi di lap 10.

Kata Musbar, sekitar 10 motor saat itu beriringan, termasuk motor yang dipacu Awhin Sanjaya.

Balapan begitu sengit, sebab Awhin Sanjaya berpeluang menjadi juara umum SCP tahun 2025.

"Kalau kita lihat video yang beredar, namanya motor saling ikut, tiba-tiba jatuh, ya lurus. Mirip Simoncelli, jadi yang di belakang hantam. Helm almarhum juga lepas," bebernya kepada Tribun-Timur.com, Senin (15/12/2025) sekitar pukul 08.30 Wita pagi.

Musbar tak mau banyak berspekulasi mengenai penyebab utama kematian pembalap yang identik dengan nomor 198 itu.

Sebab belum ada penjelasan resmi dari tim dan pimpinan pertandingan.

"Dia (almarhum) jatuh, dan masih banyak motor di belakangnya. Tapi menurut bapaknya, patah leher. Beliau di lokasi," ungkapnya.

Kata Musbar, mendiang Awhin Sanjaya berpulang saat memasuki kondisi primanya sebagai seorang pembalap.

Menurutnya, sepanjang tahun 2025, beberapa podium race sempat diraih Awhin Sanjaya.

"Tahun 2025 ini masa jaya-jayanya. Malah sebenarnya, ini hari sudah tanda tangan kontrak seharusnya dengan tim dari Kalimantan, untuk tahun 2026. Banyak tim yang incar," jelasnya.

Namun nahas, Grand Final Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 menjadi balapan terakhir Awhin Sanjaya.

Musbar menambahkan, jenazah mendiang Awhin Sanjaya diperkirakan sudah tiba di Jakarta.

Jenazahnya akan disemayamkan di Jl Cakalang, Palopo, sebelum dibawa ke Masamba, Luwu Utara.

"Diperkirakan sesudah isya, jenazah almarhum sampai ke Masamba," aku Musbar.

Ungkapan bela sungkawa membanjiri media sosial, usai mendengar kabar Awhin Sanjaya meninggal dunia di lintasan balap.

Salah satunya datang dari Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile.

"Innalillahi waiina ilaihi rajiun. Selamat jalan ananda Awhin Sanjaya, semoga Allah SWT mengampuni segala khilafmu, menerima amal ibadahmu, dan menempatkanmu di tempat terbaik di sisinya. Aamin," tulis Jumail Mappile di facebooknya.

 

Baca Lebih Lanjut
Kronologi Pembalap Awhin Sanjaya Meninggal Dunia di Ajang Sumatera Cup Prix 2025, Alami Kecelakaan saat Final
Ines Noviadzani
Sosok Awhin Sanjaya Pembalap Nasional Tewas Kecelakaan di Lap Akhir: Mirip Simoncelli
Muh radlis
BREAKING NEWS: Bus Rombongan Ziarah Asal Lampung Timur Bawa 50 Penumpang Terperosok di Tergo Kudus
Tribun
Talud Penahan Jalan Penghubung 2 Desa di Blitar Longsor, BPBD Pasang Rambu Darurat di Jalur Tikungan
Sudarma Adi
Subkhi Heran Tiba-tiba Bus Jalan Lurus di Tikungan hingga Terjun ke Tebing Sedalam 3-5 Meter
Sirkuit Mandalika siap menggelar final kejurnas Balap Mobil MFoS 2025
Antaranews
BKSDA Jambi lepas liar kukang & trenggiling ke cagar alam Batang Hari
Antaranews
Jadwal Kapal Roro Telaga Punggur Batam Hari Ini, 13 Trip ke Bintan, ke Jambi Pukul 15.00 WIB
Mairi Nandarson
Modus Menyamar Jadi Petugas Listrik, Pria di Jambi Gasak Kabel Ditangkap
Detik
Bukan Candied Salmon, Indonesia Punya Menu Pepes Salmon Lezat!
Detik