TRIBUNNEWS.COM - Beredar viral video seorang nenek memaki perempuan muda di dalam Transjakarta.
Transjakarta adalah bus raya terpadu (BRT) dengan jalur khusus, ditambah layanan pengumpan (feeder) dan mikrotrans.
Nenek yang mengenakan baju hijau tak terima dirinya dibiarkan berdiri selama perjalanan, sedangkan perempuan yang masih muda tak memberi tempat duduk.
Video tersebut direkam oleh perempuan muda karena dirinya tak duduk di kursi prioritas dan tak menyalahi aturan.
Rekaman diunggah di akun Instagram @hani.rajagukguk pada Sabtu (20/12/2025).
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, meminta maaf ke pelanggan yang dirugikan atas tindakan nenek-nenek sehingga perjalanannya terganggu.
Ia menegaskan tindakan nenek menyalahi aturan karena memaki penumpang lain.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan, agar saling menjaga dan menghormati pelanggan lain saat menggunakan layanan Transjakarta,” paparnya, Minggu (21/12/2025).
Kursi prioritas telah disediakan dengan warna merah untuk kelompok rentan seperti ibu hamil, penyandang disabilitas, ibu yang membawa bayi atau balita serta lansia.
Jika nenek tersebut ingin tempat duduk, dapat menggunakan kursi prioritas dan tidak memaksa penumpang bertukar tempat duduk.
Ia berharap para penumpang mengerti aturan kursi prioritas dan memberikannya ke orang yang berhak.
Baca juga: Viral Pembeli Roti O Ditolak karena Bayar Tunai, Bank Indonesia Tegaskan Larangan Tolak Rupiah
“Jangan lupa untuk memberikan tempat duduk ke pelanggan prioritas ya,” katanya.
Untuk penumpang yang mengalami gangguan selama perjalanan dapat membuat laporan ke petugas.
“Apabila mengalami ketidaknyamanan, silakan laporkan kepada petugas atau melalui call center 1500-102,” katanya.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menyatakan penumpang harus bersikap saling menghargai demi kenyamanan bersama.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas pengalaman kurang menyenangkan yang dialami oleh pelanggan kami. Transjakarta adalah milik bersama, dan kami ingin setiap perjalanan menjadi momen yang aman serta nyaman bagi semua pelanggan tanpa terkecuali," tuturnya, dikutip dari WartaKotalive.com.
Agar insiden serupa tak terulang, petugas Transjakarta akan lebih proaktif menyosialisasikan kursi prioritas.
"Serta membantu memediasi jika terjadi kendala antar-pelanggan di dalam bus," jelasnya.
Baca juga: Roti O Minta Maaf usai Viral Tolak Pembayaran Tunai dari Nenek-nenek, Ini Respons BI
TransJakarta adalah sistem transportasi umum bus rapid transit (BRT) di Jakarta yang mulai beroperasi sejak tahun 2004.
TransJakarta dirancang untuk menjadi angkutan massal yang cepat, terjangkau, dan nyaman, serta membantu mengurangi kemacetan dan polusi udara di ibu kota.
Ciri utama TransJakarta:
TransJakarta sering disebut sebagai pelopor BRT di Asia Tenggara dan kini menjadi salah satu tulang punggung transportasi publik di Jakarta.
Di dalam Transjakarta juga terdapat kursi prioritas yaitu kursi khusus di transportasi umum yang disediakan bagi penumpang yang membutuhkan perhatian dan kenyamanan lebih.
Misalnya lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, orang sakit, atau penumpang dengan anak kecil.
Kursi ini bertujuan untuk menjaga keselamatan, kenyamanan, serta menciptakan transportasi publik yang inklusif dan saling menghormati antarpenumpang.
(Tribunnews.com/Mohay) (WartaKotalive.com/Dipa)