Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Pertandingan besar syarat akan gengsi bakal tersaji di Stadion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (27/12/2025) yang mempertemukan tim Persib Bandung dan PSM Makassar.
Dua klub besar Indonesia yang memilki sejarah luar panjang sejak era perserikatan ini, akan berduel pada Super League Indonesia, memperebutkan poin untuk memperbaiki klasemen masing-masing.
Persib Bandung kini yang sedang berburu puncak klasemen tentunya, akan bermain mati-matian untuk bisa mendapatkan poin penuh.
Sebab kini Persib Bandung memiliki poin 31, hanya terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen Borneo FC yang memiliki poin 34.
Apalagi kini tim Maung Bandung ini, memiliki modal karena sedang dalam tren positif, setelahnya menumbangkan Bhayangkara FC dengan skor 2-0.
Tak hanya itu kini Persib juga bermain di kandang di hadapan Bobotoh yang selalu setia mendukungnya. Tentunya, ini menjadi suntikan motivasi bagi para pemain Persib.
Namun, pastinya tak akan mudah untuk menaklukan PSM Makassar, sebab meski sebagai tim tamu, mereka juga memilki motivasi tinggi untuk menumbangkan Persib yang menjadi juara bertahan dua tahun berturut-turut.
Baca juga: Prediksi Skor Persib Bandung vs PSM Makassar di Super League, Skuad Hodak Ambisi Amankan 3 Poin
Pastinya PSM yang kini berada di posisi kedelapan dengan poin 19, akan mati-matian untuk mendapatkan poin penuh, supaya bisa naik ke papan atas secara bertahap.
Selain itu, pastinya mereka bertekad kembali ke jalur kemenangan, setelahnya ditahan imbang 1-1 oleh Persebaya dan kalah oleh Malut United di kandang dengan skor 0-1.
Sehingga di laga nanti akan menjadi momen bagi kedua tim untuk bisa menunjukan taringnya, di kancah sepak bola nasional.
Jika dilihat hasil pertandingan kedua tim saat berlaga di musim lalu, saat Persib berlaga di kandang berakhir dengan skor 1-0, dan saat bermain di kandang PSM Makassar berakhir dengan skor imbang 0-0.
Adapun di musim sebelumnya pada pada musim 2023/2024, Persib kalah telah saat berlaga di kandang PSM berakhir dengan skor 4-2, sedangkan saat Persib berlaga di kandang berakhir imbang 0-0.
Namun, tentu ini tak bisa jadi patokan karena kini sudah terdapat banyak perubahan pemain di kedua tim, bahkan pelatih PSM juga sudah berganti.
Adapun di laga nanti, dua pemain pilar Maung Bandung dipastikan absen, yakni Ramon Tanque karena dalam pemulihan cedera dan Frans Putros terkena sanksi tambahan dari Komdis PSSI setelah mendapat kartu merah saat menghadapi Arema FC.
Sebelumnya, Putros telah absen saat Persib lawan Persita Tangerang dan PSBS Biak, terakhir di laga nanti ia akan absen, sebab ini merupakan laga tunda.
Tak hanya itu, dalam laga nanti juga Persib tak akan didampingi pelatih kiper karena ia sedang pulang ke Kroasia.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menghadapi PSM Makassar merupakan satu pertandingan lainnya yang sulit.
"Seperti biasanya, tim yang akan menghadapi kami selalu bermain 300 persen, dan PSM baru mengganti pelatihnya. Mereka mulai meraih kemenangan dan mereka terlihat lebih terorganisir," ujar Bojan, di Stadion GBLA, Jumat (26/12/2025).
Bojan mengungkapkan, jadi pihaknya menduga ini akan menjadi laga yang sulit, dan ia mengaku sudah mengatakan kepada pemainnya, bahwa mereka bermain dengan mengandalkan fisik.
"Mereka mempunyai pemain yang tinggi, tapi mereka juga selalu mencoba bermain sepakbola. Jadi saya harap, kami bisa memainkan permainan yang baik dan pada akhirnya melanjutkan hasil positif yang didapat," kata Bojan.
Pada official traning, tak terlihat Ramon dan Putros begitu juga dengan pelatih Kiper Mario Jozic, Bojan mengatakan, pelatih kiper, dia pulang ke Kroasia untuk melakukan medical check-up dan untuk mengurus keperluan pribadi, dan akan segera kembali dalam beberapa hari.
"Untuk Ramon, dia merasakan sedikit nyeri dari laga yang sebelumnya. Jadi karena itu, dia melakukan pemulihan bersama fisioterapis, mendapat penanganan dari Geraldo," kata Bojan.
Sedangkan Putros yang dipastikan absen dan tak ikut berlatih, menurut Bojan baru akan kembali besok.
"Itu karena istrinya hamil, jadi dia harus menemaninya. Tapi saya rasa dia akan segera kembali besok," ucapnya.
Untuk Bobotoh, Bojan Mengaku, selalu, ketika stadion penuh maka timnya seolah memiliki satu pemain tambahan.
"Jadi ini bisa dilihat, dalam beberapa laga kandang terakhir kami, ketika tim tamu datang ke sini, mereka tidak nyaman saat bermain. Yang mana itu bagus bagi kami, ketika bermain di kandang, dalam 1-2 bulan terakhir kami begitu mendominasi. Alasannya karena banyaknya suporter yang hadir," kata Boja.
Bojan mengaku, hanya berharap tidak ada lagi flare karena tidak mau didenda lagi. Apalagi laga kandang selanjutnya, Persib akan menjamu Persija, di akhir putaran pertama Super League.
"Di laga terakhir itu oke (ketertibannya saat menjamu Bhayangkara) dan saya berharap ini bisa terus dilanjutkan. Tentu saja, kami juga menantikan pertandingan melawan Persija," ucapnya.
Adapun Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, mengungkapkan laga menghadapi Persib akan menjadi pertandingan yang sangat sulit.
"Ini adalah laga melawan juara dua musim terakhir, jadi tentu bukan pertandingan yang mudah. Namun kami adalah PSM Makassar, kami fokus pada diri kami sendiri," ujar Tomas.
Tomas mengaku, pihaknya menghormati lawan, tetapi ia selalu mengatakan kepada para pemain bahwa, timnya ingin memainkan gaya permainan sendiri.
"Kami ingin memainkan permainan kami, saya percaya besok kami bisa menunjukkannya di lapangan. Saya juga berharap stadion penuh, pertandingan yang bagus dari kedua tim, dan tentu saja hasil yang baik bagi kami," kata Tomas.
Saat disinggung apa yang palings diantisipasi dari Persib, Tomas mengatakan, Persib sudah memiliki pelatih yang sama hampir tiga tahun, bahkan mungkin lebih.
"Tim ini sudah bersama dalam waktu yang lama, tidak banyak perubahan, mereka adalah tim yang tahu apa yang harus dimainkan, dan bagaimana cara bermain," ujar dia.
Tomas menjelaskan, Persib bermain hingga menit terakhir, secara statistik, mereka mencetak banyak gol pada 15–20 menit terakhir.
"Karena itu kami harus fokus penuh selama 90 menit, mereka (Persib) adalah tim yang seimbang antara bertahan dan menyerang, dengan banyak pemain berpengalaman dan berkualitas. Namun kami tahu bagaimana mereka bermain, dan kami tahu apa yang ingin kami mainkan, saya percaya kami bisa meraih hasil yang baik," katanya.
Ketika disinggung Ramon akan absen, Tomas mengatakan, dalam kehidupan sepak bola dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, terkadang pemain mengalami benturan atau masalah otot.
"Kami tidak tahu pasti jenis cedera dan kondisinya, dari pihak kami juga ada beberapa pemain yang tidak dalam kondisi 100 persen. Bahkan satu pemain, seperti yang Anda ketahui, Gledson, tidak bersama kami," tuturnya.
Jadi kata dia, ada banyak hal yang bisa terjadi di antara dua pertandingan, ia tidak melihat absennya Ramon, sebagai keuntungan atau kerugian.
"Kami harus siap dengan apa yang kami miliki, begitu juga mereka karena dalam sepak bola, ini adalah siklus yang biasa terjadi," ujar Tomas.
Tomas mengaku, harus selalu siap dengan persiapan dan mengantisipasi apa yang terjadi dari pertandingan sebelumnya.
"Terkadang ada masalah kecil pada pemain. Kami juga memiliki masalah, seperti Gledson yang tidak bisa bermain. Kedua tim harus siap menghadapi situasi seperti ini, dan siapa pun yang bermain, kami akan memberikan yang terbaik," ucapnya.