TRIBUNNEWS.COM - Malam penghargaan Globe Soccer Awards di Dubai menghadirkan momen langka yang melampaui sekat cabang olahraga.

Novak Djokovic, raja Grand Slam tenis dunia, berdiri di panggung yang sama dengan Cristiano Ronaldo, ikon sepak bola modern, dalam seremoni penyerahan Globe Sports Award, pada Minggu (28/12/2025) malam.

Globe Sports Award ini adalah penghargaan khusus yang tahun ini diperkenalkan untuk mengapresiasi atlet dengan pengaruh global di luar sepak bola. 

Novak Djokovic menjadi sejarah karena ia menjadi atlet pertama yang menerimanya. Trofinya pun diserahkan langsung oleh Cristiano Ronaldo, sosok paling sukses dalam sejarah Globe Soccer Awards.

Cristiano Ronaldo yang telah memenangkan 14 trofi Globe Soccer Awards dari berbagai kategori, tak menyembunyikan kekagumannya kepada petenis asal Serbia tersebut.

Ia menilai Djokovic - yang kini berusia 38 tahun - sebagai simbol ketahanan dan konsistensi di level tertinggi olahraga dunia.

"Bagi saya, dia adalah contoh umur panjang dalam olahraga. Kami punya kisah yang mirip. Dia pantas mendapatkan ini karena menjadi teladan bagi generasi masa lalu, generasi saat ini, dan generasi berikutnya," kata Ronaldo, dikutip dari Beinsports.

Bagi Ronaldo, penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Ia menegaskan bahwa dunia olahraga perlu membuka ruang apresiasi yang lebih luas, tidak hanya terpusat pada sepak bola.

"Seperti yang kalian tahu, saya adalah orang yang suka tantangan. Ini adalah era baru. Kita harus membuka pikiran terhadap cabang olahraga lain. Dunia perlu melihat kualitas hebat di luar sepak bola."

"Saya mencintai sepak bola, tapi saya juga mencintai olahraga lain. Saya belajar dari tokoh-tokoh besar di berbagai disiplin. Itulah ide di balik terciptanya penghargaan ini," jelas Ronaldo.

Baca juga: Ronaldo Lagi! CR7 Jadi Pemain Terbaik Timur Tengah 2025, Menang 3 Kali Beruntun Globe Soccer Awards

Djokovic: Olahraga Tak Punya Batas

Djokovic menyambut penghargaan tersebut dengan nada rendah hati. Baginya, pengakuan dari sosok seperti Ronaldo memiliki arti personal sekaligus simbolis.

Ia pun memuji balik Ronaldo. Petenis Serbia itu menyoroti satu hal yang selalu ia kagumi dari Ronaldo, yakni rasa lapar yang tak pernah padam, meski segalanya sudah diraih.

"Anda melihat seseorang yang telah memenangkan segalanya, tetapi masih ingin meraih lebih."

"Meski kami berasal dari olahraga yang berbeda, kami bisa saling mendukung dan menunjukkan kepada generasi mendatang bahwa tidak ada batasan.”

Lebih jauh, Djokovic menekankan bahwa pesan utama dari penghargaan ini bukan soal trofi, melainkan kekuatan mental dalam olahraga.

Djokovic pun mengaku terkesan dengan apa yang ditetapkan Ronaldo sebagai targetnya, yakni mencapai 1000 gol.

"Penghargaan ini menyampaikan pesan yang sangat kuat. Olahraga bisa mengubah hidup."

"Ketika Cristiano mengatakan ingin mencapai 1.000 gol, Anda bisa melihat kekuatan pikiran. Pikiran mengendalikan segalanya," kata petenis berjuluk Djoker itu.

Sebelumnya, Ronaldo saat menerima penghargaan dari Globe Soccer Awards berbicara tentang targetnya.

Meski kini telah berusia 40 tahun, Ronaldo masih memiliki gairah besar terhadap sepakbola dan bertekad mencapai rekor 1000 gol.

"Sulit untuk terus bermain saat ini, tetapi semangat saya selalu tinggi, dan saya masih termotivasi untuk melanjutkan karier saya, di mana pun saya bermain, baik di Eropa maupun Timur Tengah." kata Ronaldo, dikutip dari Al Aawsat.

"Saya selalu menikmati bermain sepak bola dan mencetak lebih banyak gol, dan saya ingin melanjutkan karier saya," kata Ronaldo setelah menerima penghargaan pemain terbaik Timur Tengah 2025.

"Tujuan saya saat ini adalah memenangkan setiap kejuaraan yang mungkin, dan saya ingin mencapai angka yang kalian semua ketahui, yaitu mencetak seribu gol, dan saya akan mencapai angka itu tanpa cedera, insya Allah," jelas Ronaldo.

Baca juga: Djokovic Sodorkan Kejutan di Akhir, Daftar Pemain ATP Finals 2025 Resmi Berubah

Evolusi Globe Soccer Awards

Sejak pertama kali digelar pada 2010, Globe Soccer Awards identik dengan sepak bola elite dunia. 

Ronaldo menjadi figur sentral dengan koleksi 14 trofi di berbagai kategori, termasuk enam kali sebagai pemain terbaik dunia versi ajang tersebut. 

Pada edisi 2025, kapten Al Nassr dan Timnas Portugal itu juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Timur Tengah.

Namun, hadirnya Globe Sports Award menandai babak baru. Penghargaan ini dirancang untuk mengapresiasi atlet dari berbagai cabang olahraga yang dinilai memiliki jejak prestasi, pengaruh global, serta kontribusi jangka panjang.

Djokovic menjadi penerima pertama, sebuah simbol bahwa kehebatan atletik tak dibatasi oleh satu arena saja.

"Berada di sini dan bisa berbicara tentang bagaimana olahraga dapat menginspirasi anak-anak di seluruh dunia adalah sesuatu yang membuat saya bangga. Ini bukan hanya tentang saya, tetapi tentang semua atlet," kata dia.

Di luar sorotan panggung penghargaan, Djokovic tetap menatap ke depan. Ia tengah mempersiapkan diri menyambut musim 2026, dengan Adelaide International sebagai turnamen pembuka. 

Ajang tersebut akan menjadi satu-satunya pemanasan sebelum ia tampil di Australian Open, Grand Slam pertama musim ini.

Sebagai unggulan keempat, Djokovic membawa ambisi besar untuk melampaui capaian musim sebelumnya, di mana langkahnya selalu terhenti di semifinal pada empat turnamen Grand Slam sepanjang 2025.

(Tribunnews.com/Tio)

Baca Lebih Lanjut
Dedie Rachim Lepas 16 Paskibra SMPN 8 Kota Bogor ke Kejuaraan Nasional, Target Juara
Awal Mula Isu Ronaldo Mau Susul Lionel Messi ke Inter Miami, Kesal Kalah Tenar dari Pembalap Unta
Liga 4 Bergulir Februari 2026, Balikpapan United Jabarkan Persiapan dan Target Ambisius
Menang adu penalti atas Palace, Arteta puji mental pemain Arsenal
Antaranews
Timnas Indonesia Bakal Diperkuat Pemain Diaspora di Piala AFF 2026, PSSI Beri Target Juara
Zaula Football Academy Tembus Final Nasional Saling Jaga Soccer Championship
Masalah Gol Real Madrid, Mbappe dan Vinicius Hobinya Buang Peluang
Bernardo Tavares Dinilai Sosok Tepat Tangani Persebaya, Ini Analisis dan PR Beratnya
Daftar Pemenang Globe Soccer Award 2025: Dominasi PSG Terlalu Kuat, Ronaldo Masih Sabet Gelar
Dian Permana & Fareldo Saputra, Juara 1 Festival Vokasi Satu Hati Regional 2025 Astra Motor Bengkulu