TRIBUNKALTIM.CO - Kisah mengharukan datang dari seorang pemuda asal Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, bernama Rafael Mario.

Penampilan Rafael Mario di Indonesian Idol 2026 mendadak viral di media sosial, bukan semata karena kualitas vokalnya, melainkan karena cerita hidup yang ia sampaikan dengan jujur dan penuh emosi di hadapan para juri.

Rafael membuka perkenalan dirinya dengan sederhana. Ia mengaku berasal dari Sangatta, Kalimantan Timur, namun baru saja menyelesaikan pendidikan kuliah di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Perjalanan lintas pulau tersebut bukan tanpa alasan.

Baca juga: Daftar Peserta yang Sudah Dapat Golden Ticket Indonesian Idol 2026, Ada Pria Asal Sangatta Kaltim

Di balik langkahnya menempuh pendidikan jauh dari kampung halaman, ada pengorbanan besar seorang ibu yang selama lima tahun terakhir bekerja di luar negeri.

Sejak awal percakapan dengan juri, Rafael Mario tidak menutupi alasan terbesarnya mengikuti ajang tersebut. 

Bukan demi popularitas semata, melainkan demi satu tujuan mulia: membawa ibunya pulang ke Indonesia dan membuat sang ibu tak perlu lagi bekerja di negeri orang.

Ibu di Singapura, Lima Tahun Tak Bertemu

Saat ditanya apa yang menjadi kunci utama keputusannya mengikuti ajang pencarian bakat, Rafael menjawab singkat namun dalam, “Mama.”

Sang ibu diketahui bekerja di Singapura sebagai asisten rumah tangga.

Selama lima tahun terakhir, ibu Rafael Mario belum pernah pulang ke Indonesia.

“Sudah lima tahun kita tidak ketemu,” ucap Rafael dengan suara bergetar.

Meski terpisah jarak dan waktu, hubungan mereka tetap terjaga.

Rafael mengungkapkan bahwa ia masih berkomunikasi dengan ibunya hampir setiap hari melalui video call.

Namun, rindu tetap tak bisa tergantikan, terlebih pada hal-hal sederhana seperti masakan ibu yang sudah lama tidak ia nikmati.

Ketika juri bertanya apakah ibunya belum pulang karena alasan biaya, Rafael Mario menjelaskan bahwa keputusan sang ibu bertahan di luar negeri adalah demi masa depan anak-anaknya.

Dari lima bersaudara, Rafael merupakan anak keempat. Masih ada satu adik bungsu yang pendidikannya belum tuntas.

“Ibu pengen anak-anaknya berpendidikan semua. Kemarin baru selesai kuliah,” kata Rafael Mario mengungkapkan pada para juri.

Mimpi Sederhana: Rumah dan Masakan Ibu

Alih-alih bermimpi pergi menyusul ibunya ke Singapura, Rafael justru memiliki visi yang sangat membumi.

 Ia ingin sukses di Indonesia, membangun rumah, dan menyambut ibunya pulang.

“Mama pulang Indonesia. Saya pengen nikmatin masakan Mama yang lima tahun terakhir saya enggak nikmatin,” ujarnya.

Ucapan tersebut sontak membuat suasana audisi menjadi haru.

Para juri tampak terdiam, menyadari bahwa yang berdiri di hadapan mereka bukan sekadar peserta audisi, melainkan seorang anak yang membawa harapan dan doa seorang ibu pekerja migran.

Rafael kemudian membawakan lagu dengan penghayatan mendalam.

Sepanjang penampilan, air mata tak terbendung. Bahkan sebelum lagu selesai, juri sempat berkata, “Enggak apa-apa nangis.”

Judika Tersentuh: “Jangan Pernah Sakitin Ibu”

Respons para juri pun penuh empati. Judika pun menegaskan pesan moral yang kuat.

“Ini buat semua orang. Jangan pernah nyakitin mama lo. Nyokap lo kerja supaya anak-anaknya sekolah semua,” ucap Judika tegas.

Lolos Bukan karena Iba

Soleh Solihun, menekankan bahwa Rafael tidak dipilih karena rasa iba semata.

“Kamu terpilih bukan karena kasihan. Tapi karena kamu punya daya tarik vokal dan karisma,” kata Soleh Solihun.

“Suara kamu tipis, tapi punya power. Itu khas,” ujarSoleh Solihun.

Rafael pun mendapatkan suara “yes” dari para juri dan dinyatakan lolos ke tahap berikutnya.

Tangis Bahagia dan Janji untuk Ibu

Saat hasil diumumkan, Rafael kembali menangis. Dengan suara terbata, ia menyampaikan pesan yang membuat banyak penonton ikut terharu.

“Aku lulus, Ma. Nanti Mama pulang ya. Mama enggak usah kerja lagi.”

Rafael Mario, Alumni SMAN 2 Sangatta Utara 

Siapa sangka Rafael Mario ternyata salah satu alumni SMAN 2 Sangatta Utara (Smada) di Kabupaten Kutai Timur yang sebelumnya bersekolah SMP di Kecamatan Rantau Pulung.

Hal itu disampaikan langsung oleh Plt. Kepala SMAN 2 Sangatta Utara, Hasrul kepada TribunKaltim.co.

Baca juga: Cara Daftar Audisi Indonesian Idol Season 14 dan Lokasinya, Siap-siap jadi Penerus Shabrina Leanor!

Katanya, sosok Rafael memang sudah dikenal menonjol sejak masa sekolah.

Menurutnya, Rafael adalah kombinasi langka antara prestasi akademik dan bakat seni yang mumpuni. 

Rafael tercatat sebagai siswa yang masuk melalui jalur prestasi dan selalu menjaga kualitas nilainya di kelas.

Rafael ini selama di SMA 2 berprestasi, jadi bukan hanya di non-akademik tapi juga di akademik.

"Kalau tidak salah, dia masuk jajaran peringkat 10 besar, bahkan 5 besar," ujar Hasrul, Selasa (30/12/2025).

Lebih lanjut, Hasrul menjelaskan bahwa bakat menyanyi Rafael sudah sering diasah melalui berbagai kegiatan sekolah.

Baca juga: Hasil Indonesian Idol 2026 Tadi Malam, Daftar Nama Peserta yang Berhasil Dapat Golden Ticket

Meski saat itu Rafael fokus pada pendidikan formal di jurusan IPS, ia tidak pernah absen menunjukkan kebolehannya dalam mengolah vokal setiap kali sekolah mengadakan acara seni. 

Bakat tersebut kini membawanya melanjutkan studi di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung melalui jalur prestasi (SNBP).

"Memang waktu SMA itu Rafael sudah punya bakat nyanyi. Dia sudah sering tampil di sekolah, kalau ada pentas seni Rafael selalu ikut," tambah Hasrul mengenang masa-masa Rafael berseragam abu-abu.

Keberhasilan Rafael ini menambah daftar panjang prestasi alumni SMA N 2 Sangatta Utara di level nasional maupun internasional. 

Sebelumnya, sekolah ini juga telah melahirkan talenta berbakat seperti Rinanda yang sukses di ajang Miss Charm Internasional serta idol yang berhasil hingga tahap eliminasi.

Pihak sekolah kini berkomitmen penuh untuk mengawal langkah Rafael agar bisa melaju sejauh mungkin di ajang pencarian bakat tersebut.

Hasrul menegaskan bahwa dukungan tidak hanya datang dalam bentuk apresiasi lisan, tetapi juga aksi nyata melalui penggalangan suara (voting) secara daring.

"Alumni sudah bergerak semua, termasuk siswa-siswi SMA 2 Sangatta Utara untuk mem-vote kakaknya. Kami juga sudah posting di media sosial kami masing-masing," terangnya.

Pihak sekolah berharap prestasi Rafael dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi yang saat ini masih menempuh pendidikan di SMA N 2 Sangatta Utara untuk berani bermimpi dan mengembangkan potensi diri di bidang apa pun. (*)

Baca Lebih Lanjut
Rafael Mario, Alumni SMAN 2 Sangatta Utara Berhasil Dapat Golden Ticket Indonesian Idol
Link Live Streaming RCTI Indonesian Idol 2026 Audisi 4 Tayang di RCTI Malam Ini Pukul 21.15 WIB
Daftar 29 Peserta yang Sudah Kantongi Golden Tiket Indonesian Idol 2026
Kejutan di Panggung Indonesian Idol 2026, Fajar Sadboy Amankan Golden Ticket, Judika: Nyawanya Ada
Bikin Bangga Kepri, Meidra Aljuwi Asal Karimun Raih Golden Ticket Indonesian Idol 2025
Postingan Lyodra Usai Tampil di Batfest 2025, Jebolan Indonesian Idol Beri Pesan buat Warga Kalsel
Tetiba Fajar Sadboy Ikut Audisi Indonesian Idol 14 dan Lolos, Maia Estianty Syok, Judika: Nyawanya
Pasca Libur Natal 2025 Lonjakan Penumpang di Terminal KM 3 Sangatta Kutim Capai 30 Persen
Rencana Delon Thamrin di 2026, Ingin Adopsi Anak hingga Gelar Konser Tunggal
Perjuangan Ibu Penjual Kue Broncong di Kutim, dari Kepala Klinik Hingga Bertahan di Tengah Pandemi