SRIPOKU.COM - Awal semester 2 tahun ajaran 2025/2026 guru harus membuat Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM).
Berdasarkan integrasi PMM dan e-Kinerja BKN, perencanaan untuk semester 2 maka guru diwajibkan mengumpulkan 32 poin dalam satu semester.
Untuk itu, berikut Sripoku.com sajikan contoh memilih RHK yang siap digunakan.
Baca juga: Soal Asesmen Diagnostik Kognitif Awal Semester 2 Kelas 3 SD, Menguji Materi Prasyarat
Contoh Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) atau Rencana Hasil Kerja Semester 2 2026
1. RHK Utama (Praktik Kinerja)
Target: Meningkatnya praktik kinerja melalui observasi kinerja guru.
Fokus: (Pilih salah satu indikator, misal: Keteraturan Suasana Kelas atau Instruksi yang Adaptif).
Bukti Dukung: Dokumen Persiapan (Rubrik Observasi) dan Dokumen Tindak Lanjut.
2. RHK Pengembangan Kompetensi (Minimal 32 Poin)
Berikut adalah kombinasi yang paling umum dan mudah dilakukan:
| No. | Rencana Hasil Kerja (Kegiatan) | Poin | Bukti Dukung |
| 1. | Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai Peserta Pelatihan Mandiri di PMM (sampai aksi nyata). | 8 | Sertifikat Topik PMM |
| 2. | Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai Peserta Berbagi Praktik Baik (Webinar/Workshop) berdurasi 2-3 jam. | 4 | Sertifikat |
| 3. | Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai Peserta Berbagi Praktik Baik (Webinar ke-2). | 4 | Sertifikat |
| 4. | Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai Partisipan Observasi Praktik Pembelajaran bersama rekan sejawat (Saling observasi kelas). | 8 | Laporan |
| 5. | Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai Peserta Coaching/Mentoring pengembangan kompetensi oleh Guru Penggerak/Kepala Sekolah. | 4 | Sertifikat/Laporan |
| 6. | Meningkatnya kompetensi melalui peran sebagai Penelaah Perangkat Ajar (Jika terpilih) atau mengikuti Diklat Teknis lainnya. | 4 | Sertifikat |
| Total | 32 |
3. RHK Tambahan (Tugas Tambahan)
Contoh: Menjadi Wali Kelas, Pembina Ekstrakurikuler, atau Guru Piket.
Bukti Dukung: Surat Keputusan (SK) dan Laporan Tugas Tambahan.
4. RHK Tugas Administrasi (Wajib)
Kegiatan: Tersusunnya kurikulum satuan pendidikan, perangkat ajar, dan laporan penilaian hasil belajar (Rapor).
Bukti Dukung: Dokumen KOSP, Modul Ajar, dan Buku Nilai/E-Rapor.
Baca juga: 5 Rekomendasi Kegiatan Kokurikuler Inspiratif untuk Siswa SMA, Membangun Karakter di Luar Kelas
Karena poin Observasi Rekan Sejawat (Peer Observation) adalah salah satu yang paling populer (karena bernilai 8 poin dan bisa dilakukan di sekolah sendiri), berikut adalah draf laporan yang bisa Bapak/Ibu gunakan sebagai template.
Laporan ini nantinya diunggah sebagai Bukti Dukung di PMM/e-Kinerja.
LAPORAN PELAKSANAAN OBSERVASI REKAN SEJAWAT SEMESTER GENAP – TAHUN AJARAN 2025/2026
I. IDENTITAS
Nama Observer (Guru yang Mengamati): [Nama Anda]
Nama Guru yang Diobservasi: [Nama Rekan Sejawat]
Mata Pelajaran / Kelas: [Misal: Matematika / Kelas 3 SD]
Hari/Tanggal: [Misal: Selasa, 10 Februari 2026]
Topik/Materi: [Misal: Mengenal Pecahan Sederhana]
II. TUJUAN OBSERVASI
Tujuan dari observasi ini adalah untuk saling berbagi praktik baik, memberikan umpan balik konstruktif, dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas sesuai dengan indikator yang dipilih dalam SKP.
III. CATATAN PENGAMATAN (Draf Singkat)
| Aspek yang Diamati | Catatan Pengamat |
| Pembukaan | Guru memulai kelas dengan apersepsi yang menarik dan menyampaikan tujuan pembelajaran dengan jelas. |
| Penyampaian Materi | Guru menggunakan media konkret (misal: kertas lipat) untuk menjelaskan pecahan, sehingga siswa antusias. |
| Pengelolaan Kelas | Guru mampu menenangkan siswa yang gaduh dengan teknik ice breaking yang cepat. |
| Penutup | Guru melakukan refleksi bersama siswa dan memberikan penguatan sebelum kelas berakhir. |
IV. UMPAN BALIK DAN TINDAK LANJUT
Kelebihan: Penggunaan media pembelajaran sangat efektif meningkatkan fokus siswa.
Saran Pengembangan: Guru dapat lebih melibatkan siswa yang pasif di barisan belakang agar diskusi lebih merata.
Rencana Tindak Lanjut: Melakukan diskusi lanjutan mengenai variasi metode berkelompok (group work).
V. DOKUMENTASI
(Di sini Bapak/Ibu bisa menempelkan 2-3 foto kegiatan: saat observasi di kelas dan saat diskusi umpan balik setelah kelas selesai).