TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus bayi berusia 6 bulan yang ditemukan sendirian di kamar kos di Makassar menghebohkan warga dan viral di media sosial.
Bayi tersebut kerap ditinggal ayahnya bekerja shift malam, sementara sang ibu diketahui pulang ke Toraja untuk urusan keluarga.
Kondisi ini memicu perhatian aparat dan Dinas Perlindungan Anak yang turun tangan menelusuri nasib serta keamanan sang bayi.
Baca juga: Nasib Dede 10 Tahun Bersihkan Sampah Gorong-gorong Tanpa Digaji di Bogor: Lindungi Warga dari Banjir
Alasan ayah meninggalkan anak bayinya sendirian di kamar kos diungkap oleh tetangga.
Sebelumnya, kondisi bayi itu viral karena ditinggal sendirian di sebuah kamar kos di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Hingga akhirnya fakta sebenarnya diungkap.
Berdasarkan narasi dalam video yang merekam kondisi bayi tersebut bayi usia tiga bulan sedang ditelantarkan orang tuanya.
Hal ini membuat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar menyampaikan klarifikasi terkait video bayi viral di Makassar.
Bayi tersebut tinggal di Jalan Abdul Kadir, Makassar, Sulsel.
Setelah mengecek langsung di lapangan, pihak dinas memastikan bahwa sang ayah dan ibu tidak menelantarkan anaknya.
Kepala Dinas PPA Makassar, Ita Isdiana Anwar, langsung menerjunkan tim UPTD PPA dan petugas Home Care Dinas Kesehatan ke lokasi Senin (29/12/2025) guna mengecek kondisi bayi tersebut.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bayi berusia 6 bulan itu dalam keadaan sehat dan terawat.
"Kami sudah memantau langsung. Kondisi fisiknya bagus dan sehat," kata Ita, Selasa (30/12/2025).
"Meskipun sempat sedikit demam karena faktor cuaca, tim medis sudah memberikan obat," jelasnya.
Ita juga meluruskan narasi yang beredar di media sosial.
Bayi tersebut bukan berusia 3 bulan, melainkan 6 bulan.
Ia menjelaskan, ayah bayi itu bernama Gabriel (24).
Sang ayah terpaksa meninggalkan bayinya sendirian karena harus bekerja di sebuah hotel dari pukul 22.00 hingga 05.00 Wita.
Sementara itu, sang ibu sedang berada di Toraja untuk urusan keluarga.
Berdasarkan keterangan tetangga dan pemilik kos, Gabriel dikenal sebagai sosok ayah yang sangat perhatian.
Ia rutin pulang setiap dua jam sekali di sela-sela jam kerjanya hanya untuk memastikan sang buah hati aman.
"Bapaknya selalu mengecek kondisi anak secara berkala. Saat ditinggal, bayi tersebut juga dibalut selimut dan dikelilingi bantal agar tidak terjatuh dari tempat tidur," kata Ita lebih lanjut.
Gabriel menitipkan bayinya kepada pemilik kos yang juga merupakan kerabat dekatnya.
Namun, pada malam saat video itu direkam, ia tidak sempat menitipkan sang anak karena hari sudah terlalu larut.
Dalam video itu, tampak seorang pria merangsek masuk ke sebuah kamar kos karena mendengar tangisan bayi.
Video berdurasi kurang dari semenit tersebut menarasikan adanya dugaan penelantaran bayi perempuan berusia 3 bulan yang kerap ditinggal sendirian oleh orang tuanya saat bekerja malam hari.
"Vir4l diMakassar... B4yi umur 3 bul4nan ditinggal sendiri4n di K0s saat mal4m, karn4 Orangtuanya pergi KERJ4.
"H4ti ini terasa ses4k membayangk4n b4yi mung!l yang ditingg4l sendiri4n di kos, sementara orangtuanya harus pergi bekerj4 untuk mencukupi kebutuhanny4.
Di balik senyum manisny4, ada kesepi4n yang tak terkatak4n. Di balik tangisanny4, ada doa agar orangtuanya segera pul4ng.
Smoga Allah selalu melindungi dan menjag4 b4yi mung!l ini, dan semoga orangtuanya diberi kekuat4n dan kesabar4n dalam menjalani hidup. ".....
#fbpro #jangkauanluas #fyp #viral #beranda #sorotan #semuaorang."
Demikian ditulis pemilik akun @ijhahijrah4 .(*)
Dilansir dari Portal Resmi Provinsi Banten, ciri-ciri anak yang ditelantarkan mencakup:
Terlantar/tanpa asuhan yang layak
Berasal dari keluarga sangat miskin/miskin
Kehilangan hak asuh dari orang tua/keluarga
Anak balita yang mengalami perlakuan salah dan diterlantarkan oleh orang tua/keluarga
Anak balita yang dieksploitasi secara ekonomi seperti anak balita yang disalahgunakan orang tua
menjadi pengemis di jalanan
Anak balita yang menderita gizi buruk atau kurang.
(TribunNewsmskaer.com/TribunJatim.com)