Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Awal tahun 2026, komoditas pangan di Pasar Binaiya Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku nampak masih mahal.
Salah satunya, komoditas kacang tanah yang dibanderol dengan harga Rp. 60 ribu per kilo, Jumat (2/1/2025).
Kenaikan kacang tanah terjadi secara berkala dari sebelumnya dijual pedagang dengan harga Rp. 45 ribu sampai dengan Rp. 50 ribu per kilo.
Baca juga: Kabag Ops Polresta Ambon Resmi Dipimpin Kompol Morlan, Kompol Titus Bergeser Jabat Wakapolres SBT
Baca juga: Berteman Sejak Bujang, CZ Kaget Istrinya Punya Hubungan Gelap dengan Brigpol HS
Artinya melonjaknya harga kacang tanah hampir di angka 20 persen hingga 25 persen.
Kenaikan harga pangan protein nabati ini terjadi saat memasuki Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Demikian dikatakan Mama Ona, salah seorang penjual di Pasar Binaiya Masohi.
"Sekarang ini kacang yang paling mahal," ujar ibu rumah tangga itu.
Kepada TribunAmbon, Mama Ona menyebut, stok kacang juga terbatas dari toko pemasok barang di kawasan Pasar Binaiya.
"Di toko besar (pemasok) kayanya barang baru belum masuk," imbuhnya.
Saat ini ia menjual kacang tanah yang ia stok jelang Natal Desember 2025 lalu.
Sementara itu, di lapak lain pedagang menjual kacang tanah yang telah dikupas dengan standar harga Rp. 70 ribu per kilo. (*)