TRIBUNKALTARA.COM - Berikut ini empat objek wisata di Malinau, yang bisa jadi pilihan Anda berlibur di akhir pekan. 

Sebagai informasi, Malinau adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ).

Jarak dari Malinau ke Tanjung Selor yang merupakan ibu kota Kaltara, sekira 205 km.

Untuk sampai ke Malinau, dari Tanjung Selor, butuh waktu tempuh darat sekitar 6–7 jam, bisa menggunakan kendaraan pribadi atau bus DAMRI reguler.

Nah di momen libur akhir pekan ini, setidaknya ada empat objek wisata di Malinau yang bisa Anda datangi bareng keluarga.

Empat objek wisata ini lokasinya tak jauh dari pusat kota.

Tiket masuk pun terbilang ramah di kantong Tribuners.

 

 

Baca juga: Tempat Wisata dan Pusat Keramaian jadi Prioritas Pengamanan pada Perayaan Tahun Baru 2026

Cek empat objek wisata di Malinau, yang cocok jadi pilihan Anda berlibur di akhir pekan berikut ini. 

 

1. Sungai Belayan 

 

SUNGAI BELAYAN MALINAU - Suasana di Pemandian Sungai Belayan Desa Belayan Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Minggu (26/1/2025).
SUNGAI BELAYAN MALINAU - Suasana di Pemandian Sungai Belayan Desa Belayan Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Minggu (26/1/2025). (ARSIP - TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI)

 

Lokasi pertama yang paling mudah dijangkau adalah Sungai Belayan di Kecamatan Malinau Utara.

Sungai Belayan berjarak sekitar 30 menit dari pusat kota.

Akses jalan ke Sungai Belayan sudah memadai untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sungai Belayan menawarkan aliran air jernih dan landai, aman bagi anak-anak bermain air.

Dikelola oleh BUMDes setempat, fasilitas Sungai Belayan seperti gazebo, toilet, dan ruang ganti sudah tersedia dengan retribusi masuk terjangkau: Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.

"Karena objek wisata ini masih relatif baru kami akan terus menyempurnakan fasilitas, untuk kenyamanan pengunjung," ujar Kepala Desa Belayan, Midun Haris.

 

2. Tane’ Olen Setulang

 

DAYA TARIK - Ribuan ikan mendekati pengunjung saat diberi makan di Tane Olen, Setulang, Kabupaten Malinau. Kebijakan ekowisata ini menjadi pendongkrak jumlah wisatawan tiap tahun.
DAYA TARIK - Ribuan ikan mendekati pengunjung saat diberi makan di Tane Olen, Setulang, Kabupaten Malinau. Kebijakan ekowisata ini menjadi pendongkrak jumlah wisatawan tiap tahun. (ARSIP - TribunKaltara.com/Mohamad Supri)

 

Bagi pecinta suasana hutan primer, Tane’ Olen Setulang di Kecamatan Malinau Selatan Hilir adalah pilihan tepat.

Berjarak sekitar 35 kilometer atau satu jam perjalanan dari kota, kawasan ini merupakan hutan cadangan tradisional masyarakat Dayak Kenyah Oma Lung.

Daya tarik utama di lokasi ini adalah memberi makan ribuan ikan sungai serta trekking di bawah naungan pohon-pohon raksasa.

Pengunjung juga bisa melihat langsung praktik konservasi hutan yang dijaga turun-temurun oleh masyarakat adat.

"Ikan ini salah satu daya tarik di sini.

Pas natal kemarin saja, jumlah pengunjung hampai mencapai 5 ribu orang," kata pramuwisata Tane Olen, Yan.

 

3. Air Terjun Warod 

 

Destinasi berikutnya adalah Air Terjun Warod di Desa Sembuak Warod.

Tempat ini dikenal sebagai pemandian sungai alami dengan suasana tenang di bawah rimbunan pepohonan hutan.

Karakter sungai berbatu dengan air jernih menjadikan lokasi ini cocok untuk piknik bersama keluarga.

Karena fasilitas kuliner masih terbatas, pengunjung Air Terjun Warod disarankan membawa bekal sendiri dari kota.

 

4. Air Terjun Seklibon

 

Bagi wisatawan berjiwa petualang, Air Terjun Seklibon di Kecamatan Mentarang layak dicoba.

Meski perlu trekking hutan, rasa lelah terbayar dengan pemandangan kolam alami berwarna kehijauan yang dikelilingi tebing batu megah.

Lokasi Air Terjun Seklibon kerap disebut surga tersembunyi karena keasriannya masih sangat terjaga. Pengunjung disarankan menggunakan jasa pemandu lokal dari Desa Wisata Pulau Sapi agar perjalanan lebih aman.

Catatan Penting

Pengelola wisata di Malinau mengimbau masyarakat memperhatikan faktor cuaca sebelum berkunjung.

Karena destinasi berbasis air, kewaspadaan terhadap debit sungai saat hujan deras di hulu menjadi kunci keselamatan.

Selain empat rekomendasi ini, masih banyak destinasi menarik lain di Malinau.

Namun jaraknya relatif lebih jauh dari pusat kota, sehingga pengunjung perlu menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi cuaca dan waktu liburan.

(*)

Penulis: Mohammad Supri

Baca Lebih Lanjut
Rekomendasi Destinasi Wisata Alam Dekat Pusat Kabupaten Malinau Kaltara saat Libur Tahun Baru
7 Tempat Wisata Kids Friendly di Bogor untuk Liburan Keluarga Akhir Tahun
Liburan di Bandung tapi Tak Mau Kehujanan, Hompim Play Bisa Jadi Destinasi Pilihan
Jelang Pergantian Tahun, Harga Barang di Pasar Malinau Kaltara Bertahan Tinggi
Sensasi main "salju" di mal jadi pilihan warga liburan akhir tahun
Antaranews
Hujan Tak Surutkan Minat Liburan, Wisata Permandian di Gowa Diserbu Pengunjung
Rekomendasi Wisata Alternatif Akhir Tahun Disbudpar Sulsel
LIBUR NATAL, Wisata Puncak Tangke Tabu Berastagi Ramai Dikunjungi Wisatawan❗
UMK Malinau Tertinggi Kedua Se Kaltara, Transisi Energi Pertimbangan Sektor Tambang
Besok Libur Tahun Baru Hingga Akhir Pekan Puncak Liburan Ke Destinasi Wisata Jatim