BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Objek wisata Paralayang di Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) hadir sebagai tempat rekreasi menarik yang dapat dinikmati masyarakat.
Memang kawasan Tahura Sultan Adam menyuguhkan beragam keunikan dan keindahan alam. Banyak aktivitas outdoor yang dapat dilakukan, seperti camping, tracking, downhill, dan forest healing.
Sementara titik spot paralayang ini terletak di puncak Tahura tepatnya berada satu lokasi dengan Forester Kafe dan Villa Paralayang.
Masyarakat akan disuguhi keindahan perbukitan asri dan hijau yang dimiliki Kalimantan Selatan dari puncak tersebut.
Apalagi jika beruntung bisa menyaksikan indahnya lautan awan yang menutupi perbukitan tersebut. Pengunjung pun terasa dibuat berada di atas awan.
Tempat wisata ini memang viral di media sosial bahkan banyak orang dari luar daerah yang tertarik untuk datang.
Tak heran wisatawan yang datang ke Paralayang di Tahura Kalsel ini bukan hanya warga lokal saja melainkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satunya ialah Supian, pengunjung asal Sumedang, Jawa Barat yang datang bersama rombongan pada (24/12/2025) sore.
Baca juga: Wisata Kalsel: Tersedia Jasa Foto di Paralayang Tahura Sultan Adam Kalsel, Tebus Hanya Rp5 Ribu
Lelaki tersebut dengan lugas mengatakan puas mengunjungi Paralayang di Tahura Kalsel karena pemandangannya sangat indah.
“Saya dari Sumedang baru pertama ke sini bagus sekali mantap, “ katanya kepada Banjarmasimpost.co.id pada Kamis (24/12/2025).
Ini menjadi pengalaman pertama Supian berkunjung ke Paralayang Tahura Kalsel, ia mengaku puas karena bagus sekali.
Belum lagi saat itu Supian dan rombongan juga bisa menjajal kostum Suku Dayak yang ada di tempat wisata menakjubkan tersebut.
Pengalaman tersebut menambah kesan indah liburan pertamanya ke Paralayang Tahura Kalsel.
Sanggar Meratus Lestari lah yang menyewakan kostum Adat Dayak di tempat wisata Paralayang Tahura Sultan Adam, Kalimantan Selatan.
Sanggar tersebut selalu menawarkan jasa sewa baju adat setiap hari bahkan khusus di akhir pekan lengkap dengan memberikan hiburan tarian tradisional.
Kostum adat yang disewakan terdiri dari tiga macam yaitu pakaian adat Suku Banjar, Suku Dayak dan Suku Jawa.
Kostum tersebut disewakan lengkap dengan aksesorisnya seperti manik-manik, ikat kepala, senjata dan banyak lagi.
Harganya relatif terjangkau mulai dari Rp25 ribu untuk satu kostum baju adat yang bisa dipakai selama 10-20 menit untuk berfoto-foto oleh pengguna jasa.
“Kami menyewakan 25 ribu sampai 50 ribu per kostum selama 10 menit paling lama 20 menit dan nanti ada biaya 25 ribu yang tanpa aksesoris jadi rok atasan sama ikat kepala saja, “ kata Dina Mulyana.
Jasa sewa pakaian adat ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan sebab ternyata cukup banyak yang berminat memakai baju adat di atas pegunungan tersebut.
Hal tersebut diungkap oleh Dina Muliana yang mengungkap aktivitas sewa pakaian adat selama beberapa waktu terakhir yang paling sering menggunakan jasa tersebut adalah wisatawan luar daerah.
“Lumayan kalau di sini yang paling sering dari wisatawan luar daerah menyewa pakaian adat Dayak, “ ungkapnya.
Terpantau saat itu sekelompok wisatawan asal Sumedang, Jawa Barat asik menyewa ikat kepala dari pakaian adat Dayak sambil memegang mandau di tangan.
“Ini lagi pakai adat Dayak, “ cetus Supian.
Kemudian mereka berfoto bersama para penari yang tampil cantik menggunakan kostum adat Dayak lengkap dengan aksesoris.
Selain itu juga tersedia jasa fotografer di tempat wisata Paralayang tersebut.
Anda yang tidak punya teman karena datang sendiri tentu tidak perlu khawatir karena ada layanan jasa foto profesional di sana.
Tersedia beberapa fotografer yang bersiap di lokasi untuk membantu mengabadikan momen indahmu ataupun keluargamu.
Mereka adalah fotografer yang tergabung dalam Komunitas Fotografer Tahura Official yang memang disiapkan untuk melayani keperluan wisatawan yang ingin mengabadikan momen liburan di sana.
Harganya terbilang murah hanya Rp5 ribu per foto dengan sistem foto sepuasnya kemudian pilih hasilnya.
“5 ribu per foto jadi foto-foto dulu sepuasnya nanti dipilih hasilnya, “ kata salah satu pengelola Fotorgrafer Tahura Kalsel.
Para fotografer tersedia setiap hari mulai pukul 05.30 - 18.30 WITA untuk melayani para wisatawan baik yang datang mulai waktu subuh untuk mengejar lautan awan hingga sore hari menyaksikan matahari terbenam.
Selama tiga tahun menjalani profesi tersebut, dia mengaku banyak wisatawan yang telah menggunakan jasa foto ini apalagi ketika hari libur tiba.
“Sudah tiga tahun ya lumayan apalagi kalau hari libur, “ ujarnya.
Pengunjung rela berangkat dari rumah saat langit masih gelap atau dini hari demi mendapatkan pemandangan indah lautan awan.
Biasanya lautan awan tersebut muncul mulai dari terbit matahari sampai pukul 09.00 WITA.
Ada tips khusus agar Anda beruntung melihat lautan awan di puncak Paralayang Tahura Kalsel.
Beberapa pengunjung menyarankan agar wisatawan sebaiknya mencari waktu yang tepat yaitu hari di mana terjadi hujan tepat pada malam sebelum hari itu tiba.
Sebab, lautan awan tersebut biasanya akan muncul ketika terjadi hujan pada saat malam hari dan cuaca cerah pada saat pagi harinya tiba.
Banjarmasinpost.co.id pada Kamis (24/12/2025) cukup beruntung mendapatkan pemandangan awan yang dicari meskipun tidak secantik yang orang lain temui.
Kala itu berangkat dini hari dari Kota Banjarmasin dan tiba di puncak pukul 08.00 WITA.
Hujan deras sejak pagi membuat rombongan harus berteduh sampai hujan mereda.
Apalagi kabut menutup seluruh pemandangan indah yang ada. Yang terlihat hanyalah wisatawan yang berteduh di bawah atap pendopo.
Tidak lama awan mulai bermunculan setelah hujan mereda dan kabut menghilang.
Walaupun pemandangan awan tak secantik yang ditemui wisatawan lain namun cukup mengobati rasa penasaran yang ada.
Perlu diperhatikan rute menuju destinasi wisata Paralayang Tahura Kalsel agar Anda tidak salah memilih jalan.
Berdasarkan pantauan Banjarmasinpost.co.id pada hari itu, titik puncak Paralayang berada di sekitar villa Paralayang.
Tempatnya berdampingan dengan Villa Paralayang dan tidak jauh dari tempat tersebut juga ada sebuah coffee shop bernama Forester Cafe.
Setelah membeli tiket di pintu gerbang masuk Tahura kemudian Anda berjalan lurus sampai di pertigaan tanjakan.
Kemudian Anda dipersilahkan mengambil jalan sebelah kanan (jika ke kiri menuju tempat rekreasi penangkaran rusa).
Setelah belok ke kanan kemudian berjalan lurus mengikuti jalan sampai Villa Belanda.
Setibanya di villa Belanda kemudian Anda dipersilakan belok ke kiri mengambil jalan turunan.
Tiba lah Anda di Paralayang yang satu lokasi dengan Forester Cafe dan Villa Paralayang.
Tersedia parkiran luas di area tersebut kemudian anda bisa menikmati pemandangan dengan berfoto-foto.
Ada coffee shop hits yang berada satu lokasi dengan tempat wisata Paralayang Tahura Sultan Adam Kalsel.
Coffee shop tersebut hanya satu-satunya di sana dan selalu ramai dikunjungi wisatawan yang singgah untuk menyeruput kopi favorit.
Apalagi ketika musim liburan tiba, yang tadinya hanya padat pembeli saat akhir pekan saja namun jadi ramai setiap hari selama musim liburan.
Menariknya kafe tersebut beroperasional sejak matahari terbit hingga matahari terbenam, untuk melayani para wisatawan.
“Kami biasanya buka dari jam 5 subuh sampai jam 6 sore, “ ungkap Diya, kasir di Forester Cafe.
Menurut Diya, menu paling favorit di kafe tersebut adalah minuman varian kopi susu karena yang paling banyak diminati wisatawan.
Selain kopi juga tersedia minuman lain seperti mocktail bagi Anda yang bukan pecinta minuman kopi.
Kemudian ada pula aneka camilan dan makanan berat yang bisa menjadi teman minum Anda.
Berikut disajikan daftar menu makanan beserta harga yang tersedia di Forester Cafe Tahura Sultan Adam Kalsel per Desember 2025:
Coffe clasik
Espresso Rp. 18.000
Americano Rp. 23.000
Light Tubruk Rp. 15.000
V60 Rp. 30.000
Caffe latte Rp. 30.000
Mocktail
Stro Coffe Rp. 33.000
Stro Spark Rp. 30.000
Sunset Rp. 35.000
Sunrise Rp. 37.000
Senja Rp. 33.000
Coffe Milk
Kopi susu Rp. 23.000
Palm sugar latte Rp. 25.000
Salted caramel Rp. 27.000
Butterscoth Rp. 27.000
Chese cake Rp. 27.000
Popcorn Rp. 29.000
Regal Rp. 23.000
Strawbery Rp. 27.000
Non Coffe
Air Cleo 550 ml Rp. 7.000
Tea Rp.10.000
Coklat Rp. 15.000
Matcha Rp. 23.000
Red velvet Rp. 15.000
Susu original Rp.10.000
Snack
Kentang goreng Rp. 23.000
Singkong goreng Rp. 18.000
Croffle Rp. 20.000
Dimsum Rp. 35.000
Mix Plater Rp. 50.000
Takoyaki Wae Rp. 23.000
Pangsit aci Rp. 18.000
Heavy Meals
Indomie telur Rp. 15.000
Indomie goreng sosis Rp. 15.000
Indomie Goreng Nugget Rp. 15.000
Lada hitam chiken rice Rp. 25.000
Salted egg chiken rice Rp. 35.000
Itulah daftar menu makanan dan minuman beserta harga di Forester Cafe Tahura Sultan Adam, Kalimantan Selatan.
(Banjarmaasinpost,co.id/Kristin Juli Saputri)