Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puntang Coffee kini hadir dengan suasana baru yang lebih estetik dan nyaman. Coffee shop yang dikenal sebagai produsen kopi Puntang ini menempati lokasi baru menghadirkan nuansa dominan putih yang bersih, tenang, dan modern, namun tetap hangat.
Dari luar, bangunan Puntang Coffee tampak sederhana, bahkan, tak sedikit pengunjung yang mengira tempat ini belum beroperasi karena belum terpasangnya papan nama.
Namun begitu masuk ke dalam, pengunjung akan langsung disambut interior minimalis dengan pencahayaan alami dari jendela-jendela besar, serta sentuhan tanaman hijau di beberapa sudut ruangan.
Setiap sudutnya dirancang estetik dan terasa luas membuat pengunjung akan betah berlama-lama.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Picu Kenaikan Harga Biji Kopi di 2026, Kopi Puntang Jadi Tumpuan Penuhi Stok Pasar
“Coffee shop-nya baru pindah sekitar lima bulanan. Memang belum sepenuhnya beres, bahkan plang pun belum terpasang. Banyak tamu yang mengira tutup,” ujar pegawai Puntang Coffee, saat ditemui di Jalan Raya Gunung Puntang, Senin (5/1/2026).
Puntang Coffee menyediakan area indoor yang nyaman serta area outdoor yang cocok untuk bersantai.
Meski tampil seperti coffee shop kekinian, konsep yang diusung tempat ini bukan sekadar tempat nongkrong.
Puntang Coffee mengusung konsep slow bar, di mana pengunjung diajak menikmati kopi dengan lebih sadar dan memahami proses di balik secangkir kopi.
“Di sini pengunjung datang bukan cuma buat minum kopi, tapi juga buat belajar. Kita ingin mengenalkan kopi dari hulu ke hilir, dari kebun sampai ke seduhan,” kata Febri.
Menurutnya, awal mula hadirnya coffee shop ini bukanlah sebagai tempat ngopi.
Pemilik Puntang Coffee awalnya hanya berniat menjual produk kopi dalam kemasan.
Namun, karena banyak tamu yang ingin langsung mencicipi kopi Puntang di tempat, akhirnya dibuatlah ruang yang nyaman untuk menikmati kopi sekaligus belajar.
“Pengunjung disini juga banyak turis yang bela-belain datang kesini, supaya turis-turis juga nyaman dan nggak cuma beli kemasan pulang,” katanya.
Febri mengatakan konsep edukasi menjadi nilai lebih Puntang Coffee. Pengunjung tak hanya mencicipi kopi, tetapi juga bisa mengetahui proses pengolahan kopi Puntang secara menyeluruh.
Saat musim panen tiba, Puntang Coffee bahkan membuka akses edukasi hingga ke gudang dan proses pengolahan kopi.
“Biasanya pas musim panen, tamu bisa lihat langsung prosesnya. Dari kebun, proses pasca panen, sampai seduhan. Bahkan kadang dijelasin langsung sama prosesornya,” ujar Febri.
Di Puntang Coffee, pengunjung bisa menikmati berbagai varian kopi , mulai dari es kopi susu hingga manual brew dengan pilihan biji kopi sunda typica, natural honey, washed, dan wine.
Baca juga: Mengenal Biji Rakyat, Kedai Kopi di Bandung yang Sajikan Rasa, Cerita, dan Kesadaran
Es kopi susu yang ada di Puntang Coffee memliki rasa yang creamy dan lembut. Perpaduan antara kopi dan susunya begitu seimbang sehingga tidak memberikan kesan ‘eneg’ setelahnya.
Rasa manisnya pun tidak dominan, sehingga kopi ini cocok dinikmati bagi pecinta es kopi yang tidak terlalu manis.
Namun Febri mengatakan salah satu menu yang menjadi ciri khas dan jarang ditemukan di coffee shop lain adalah Cascara.
Minuman berbahan kulit kopi ini dikemas dengan cara yang segar dan modern, menyerupai mocktail.
“Cascara ini unik karena berasal dari kulit kopi, tapi bisa jadi minuman yang segar. Biasanya saya rekomendasikan ke tamu-tamu dari luar Bandung atau Jakarta, supaya mereka tahu kalau kulit kopi juga bisa dimanfaatkan,” tuturnya.
Bagi Anda yang ingin mengunjungi Puntang Coffee buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.