TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Olahraga berkuda belakangan ini semakin ramai dikenal di Indonesia.

Hal ini disebabkan karena mulai maraknya tayangan berkuda yang disajikan melalui internet.

PORDASI juga mengatakan telah terjadi progresi positif dari dunia berkuda Indonesia sebab maraknya kejuaraan daerah yang diselenggarakan.

Banyak orang pasti akan lebih familiar dengan kompetisi berkuda pada disiplin pacu.

Padahal masih banyak disiplin berkuda lain yang populer di Indonesia maupun mancanegara. 

Berikut beberapa disiplin berkuda yang sedang populer di dunia olahraga:

Dressage

dressage berkuda
Postur tegak kuda yang sedang berkompetisi di disiplin Dressage.

Dressage adalah salah satu disiplin paling tua yang menguji seni gerak kuda. 

Ini adalah perpaduan sempurna antara seni dan olahraga. 

Gerakan yang mulus, anggun, semua ini dilakukan dengan presisi tinggi.

Dalam dressage, penunggang harus mengarahkan kuda menggunakan isyarat halus. Isyarat ini disebut aids dan hampir tidak terlihat, kuda harus merespons dengan sempurna.

Tujuannya adalah menciptakan harmoni yang memukau antara penunggang dan kuda.

Mereka harus bergerak sebagai satu kesatuan, tidak boleh ada paksaan.

Gerakan-gerakan dalam dressage sangat kompleks, ada gerakan seperti piaffe, passage, dan canter. 

Gerakan ini membutuhkan kekuatan dan keseimbangan.

Pada kompetisi juri akan menilai berdasarkan keanggunan dan harmoni dari gerakan antara penunggang dan kuda.

Baca juga: Profil 4 Atlet Muda Indonesia yang Berprestasi di Dunia Berkuda

Show Jumping (Lompat Rintangan)

Show jumping berkuda
Penunggang dan kudanya melakukan Show Jumping melompati rintangan.

Show jumping adalah salah satu disiplin dalam olahraga berkuda yang paling menarik dan populer di dunia berkuda. 

Disiplin ini yang saat ini sedang populer di Indonesia saat ini hampir menyamai pacuan.

Banyak turnamen daerah yang sering mengadakan pertandingan di stable masing-masing dengan hadiah yang beragam.

Dalam acara ini, kuda dan penunggangnya melompati sejumlah rintangan dengan tujuan menyelesaikan lintasan dengan waktu tercepat dan sedikit kesalahan.

Kuda bisa merasakan emosi dari si penunggang di atasnya, sehingga kedua manusia dan kuda saling terkoneksi secara tidak langsung.

Kendali dari penunggang harus bisa secara tegas dan tanpa ragu ketika akan melompati rintangan.

Penunggang yang ragu dengan kendalinya dapat memengaruhi keberhasilan kuda untuk melompati rintangan didepannya.

Ketinggian rintangan yang dilombakan juga beragam mulai dari 30 cm hingga ada yang pernah mencatatkan rekor di 2,4 meter.

Cross-Country (lintas alam)

Cross country berkuda
Penunggang dan kudanya yang sedang melompati rintangan dengan genangan air di depannya.

Cross-country adalah bagian dari olahraga berkuda , di mana para penunggang kuda diharuskan melompati 30 hingga 40 rintangan dalam waktu yang telah ditentukan. 

Hampir mirip dengan Show Jumping perbedaannya adalah rintangan yang digunakan bentuknya bermacam-macam dan lebih banyak.

Rintangan bisa dibuat dari gelondongan kayu, pot, turunan dan tanjakan curam, dan kubangan air yang sangat menguji mentalitas kuda.

Karena kuda adalah hewan yang sangat sensitif dan mudah kaget yang menyebabkan reflek yang bisa membahayakan sekitarnya.

Para penunggang kuda akan dikenakan penalti jika melebihi waktu yang dialokasikan, atau jika kuda menolak untuk melewati rintangan.

Pacuan Kuda

Pacuan kuda adalah salah satu kegiatan rekreasi tertua di dunia. 

Aktivitas berkuda yang populer ini menampilkan kecepatan dan daya tahan atlet kuda saat mereka berkompetisi dalam jarak tertentu, dengan dipandu secara terampil oleh joki.

Jenis kuda yang dipakai pun seringnya adalah ras Thoroughbred. 

Ras ini dibiakkan khusus untuk jenis balap kuda yang paling umum di Amerika Utara saat ini, yang ditampilkan dalam acara-acara populer seperti Kentucky Derby.

Kentucky Derby adalah kompetisi balap kuda kasta tertinggi di Benua Amerika.

Di Indonesia sendiri kompetisi kasta tertingginya adalah Indonesia's Horse Racing (IHR) Triple Crown Series. 

Dibagi menjadi tiga seri Derby (Seri I, II, III) dan hanya kuda yang masih berumur 3 Tahunan yang boleh diikutsertakan pada kompetisi ini.

Kuda yang berhasil memenangkan seluruh Derby secara berturut-turut akan diberi gelar Triple Crown.

Endurance Riding (Balap Daya Tahan)

Jika di manusia kita melakukan lari marathon, begitupun di dunia kuda juga ada yang namanya marathon kuda atau yang biasa disebut dengan disiplin Endurance Riding.

Kuda dasarnya adalah hewan yang sangatlah kuat terutama pada bagian kakinya. 

Endurance Riding ini seringkali dijadikan ajang atau momentum bagi para pecinta kuda untuk kumpul dan melakukan touring dengan menggunakan kuda.

Marathon yang dilakukan jelas lebih jauh jaraknya untuk kuda, rekor pernah ada yang menyelesaikan hingga 160 km.

Lomba jarak sangat jauh sambil menjaga kondisi kuda dan melewati pemeriksaan kesehatan rutin.

Polo

polo berkuda
Polo olahraga berkuda yang seperti sepak bola.

Mungkin beberapa pernah mendengar kata ini dari olahraga renang ada polo air, ada juga sebagai brand fesyen Polo (Ralph Lauren) dengan logo orang menaiki kuda.

Dari logo tersebut sudah tergambar bagaimana kurang lebih olahraga tersebut, karena pada dasarnya terinspirasi dari olahraga polo berkuda.

Aturan olahraga polo (berkuda) kurang lebih mirip dengan sepak bola dimana melibatkan dua tim beranggotakan empat pemain yang menunggang kuda.

Ada satu tambahan alat yaitu tongkat (mallet) untuk memukul bola kayu ke gawang lawan dalam beberapa babak (chukka) selama 7 menit.

Pelanggaran seperti mengait tongkat lawan atau menabrak fisik diizinkan tetapi ada batasannya.

Pemenang ditentukan oleh tim dengan gol terbanyak, mirip dengan sepak bola bedanya sambil berkuda dan kaki pemain digantikan dengan mallet.

Rodeo Events

Barrel berkuda
Salah satu disiplin Rodeo Events, Barrel Racing.

Rodeo Events berkuda (rodeo) adalah olahraga kompetitif klasik Amerika yang meniru keterampilan koboi dalam penggembalaan ternak. 

Melibatkan acara seperti menunggang kuda liar (bronc) tanpa pelana atau dengan pelana, menunggang banteng, mengikat anak sapi (roping), dan balap barel. 

Ditujukan untuk menguji keberanian, keterampilan teknis, kecepatan, dan ketangkasan penunggang serta keterampilan bekerja dengan ternak.

Namun, disiplin ini hanya populer di daerah Amerika Serikat bagian utara dan Kanada.

Dikarenakan olahraga ini lebih dijadikan sebagai sebuah tradisi untuk mengenal kehidupan koboi pada abad ke-19 lalu.

Vaulting

vaulting paling sering digambarkan sebagai senam dan menari di atas kuda, yang dapat dilakukan baik secara kompetitif maupun non-kompetitif. 

Tunggang tangkas memiliki sejarah sebagai aksi berkuda di sirkus, tetapi asal-usulnya sudah ada sejak setidaknya dua ribu tahun yang lalu. 

Ini terbuka untuk pria dan wanita dan merupakan salah satu dari sepuluh disiplin ilmu berkuda yang diakui oleh Federasi Internasional untuk Olahraga Berkuda (Fédération Équestre Internationale atau FEI).

Tunggang tangkas terapeutik atau interaktif juga digunakan sebagai kegiatan untuk anak-anak dan orang dewasa yang mungkin memiliki keseimbangan, perhatian, keterampilan motorik kasar, atau defisit sosial.

Olahraga ini masih sangat jarang dilakukan di Indonesia dan lebih populer di Eropa Barat terutama, Jerman dan Swiss.

Ramainya olahraga berkuda ini juga ikut memperbanyak pilihan minat atau hobi yang bisa dipilih orang-orang.

Olahraga yang biasanya kita berkoordinasi dengan diri sendiri, kali ini dalam berkuda perlu berkoordinasi dengan makhluk hidup lain seperti kuda.

Tak hanya sekadar hobi, olahraga ini juga bisa dijadikan sebagai wadah pencari prestasi nasional dan internasional dengan banyaknya disiplin yang dipertandingkan. (MG Romadhon)

Baca Lebih Lanjut
KONI Lampung Dukung Upaya Pordasi Jadikan Kota Baru Training Center Atlet Berkuda
Ingin Pacu Adrenalin dengan Hobi Berkuda? Cek Starter Pack Wajib Ini!
Kompetisi Pahatan Salju Internasional Harbin ke-28 dibuka di Harbin
Antaranews
Mewah dan Berkelas, Persebaya Store Gandeng Brand Internasional Decathlon di Pakuwon Mall Surabaya
5 Olahraga Favorit Dunia yang Masih Kurang Dikenal di Indonesia, Ada Apa Saja?
5 Wisata Tersembunyi di Sukoharjo Jateng yang Wajib Dikunjungi, Termasuk Ronce Stable & Curug Krajan
Sanksi Komdis PSSI Terbaru, Lihat Nama Klub yang Kena Pengurangan Poin
Persebata Lembata Kembali Dapat Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI
Mister Teen, Miss Teenager, dan Kids of The Year Sumsel 2026 Dibuka, Siap Cetak Talenta Nasional
Sejarah Mie Nyemek, Kuliner Malam yang Populer di Solo