Tribunlampung.co.id, Semarang - Kecelakaan melibatkan dump truk dengan truk beras Buah Pepaya di Jalan Pantura Semarang-Demak KM 6, Genuksari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/1/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, sopir truk beras bernama Muhammad Fauzi, warga Demak, dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak di kabin truk.
Melansir Tribun Jateng, Ali Kusrin, warga sekitar, mengatakan kejadian bermula saat truk bermuatan tanah urug hendak masuk ke area masjid untuk membongkar muatan.
Dari arah Demak, truk orange bernomor polisi H 9326 FE melaju dengan kecepatan tinggi dan sempat menabrak bagian belakang truk tanah urug sebelum akhirnya terjun ke sungai.
“Suaranya keras, dier sampai urugannya tumpah kejalan terus nyemplung,” kata Ali sambil menunjuk lokasi kejadian.
Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, menambahkan bahwa pada saat itu sebuah dump truk bermuatan tanah urug sedang manuver mundur untuk masuk ke gang di tepi jalan.
Truk beras yang melaju dari arah sama berusaha menghindar, tetapi gagal menguasai medan, sehingga akhirnya masuk ke sungai.
Evakuasi truk berlangsung dramatis.
Tim SAR dan warga harus bekerja keras, mengangkat truk dan muatan beras yang berat, prosesnya memakan waktu sekitar 1,5 jam.
Air sungai beriak, bercampur tumpukan karung yang hanyut, sementara beberapa warga mencoba menyelamatkan barang-barang yang tercecer.
Jenazah Muhammad Fauzi telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sultan Agung Semarang, dan selanjutnya akan dibawa ke Rumah Sakit Karyadi Semarang.
Pihak kepolisian bersama tim SAR terus menelusuri lokasi dan mengevakuasi sisa muatan beras, memastikan tidak ada korban lain dalam truk tersebut.
Warga setempat tampak masih tertegun melihat sisa karung beras berserakan dan aliran sungai yang menjadi saksi bisu kecelakaan tragis ini.
Baca juga: Hilang 18 Hari, Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia