TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Selain kaya kuliner khas seperti kapurung, pacco ikan, serta lawa’, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan juga menyimpan potensi wisata yang tak kalah menarik.
Potensi wisata alam di Bumi Sawerigading ini bahkan mampu bersaing dengan daerah lain.
Salah satunya adalah objek wisata Pantai Nusa Indah Buntu Matabing yang berada di selatan Kota Belopa.
Jarak tempuh dari Kantor Bupati Luwu di Jalan Pahlawan, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, menuju lokasi wisata ini sekitar 24 kilometer.
Waktu perjalanan yang dibutuhkan sekitar 30 menit berkendara.
Pantai Nusa Indah Belopa berlokasi di Desa Buntu Matabing, Kecamatan Larompong.
Objek wisata ini menawarkan wisata bahari dengan lanskap pegunungan yang memanjakan mata.
Pengunjung dapat menikmati hamparan laut biru dengan ombak yang tenang, berhadapan langsung dengan Teluk Bone.
Fasilitas di Pantai Nusa Indah Buntu Matabing terbilang cukup lengkap.
Tersedia kamar bagi pengunjung yang ingin menginap dan menikmati suasana pantai lebih lama.
Salah satu pengunjung, Habibi, datang ke objek wisata ini bersama tiga orang rekannya.
Ia mengaku baru pertama kali berkunjung sekaligus menikmati panorama matahari terbenam pada sore hari.
“Datang ke sini sama tiga orang teman, untuk lihat objek wisata sekaligus jalan-jalan sore karena tempatnya enak,” beber Habibi kepada Tribun-Timur.com saat ditemui di Pantai Nusa Indah Buntu Matabing, Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 17.11 Wita.
Habibi mengatakan jarak dari rumahnya menuju lokasi wisata sekitar 20 menit.
Ia tinggal di Desa Komba, Kecamatan Larompong.
Menurutnya, Pantai Nusa Indah Buntu Matabing sangat cocok dikunjungi bersama keluarga untuk berlibur.
“Karena di sini ada fasilitas gazebo, kamar, dan tempat bermain juga, jadi bisa bawa keluarga,” ungkapnya sambil menunjuk gazebo di dekatnya.
Habibi juga menilai daya tarik objek wisata ini bertambah karena lingkungan sekitarnya yang masih asri.
“Pemandangan di sini masih bagus. Selain lautnya indah dan bisa melihat matahari terbenam, di sini juga masih ada hutan, jadi udaranya masih segar,” tandasnya.
Sementara itu, pengelola objek wisata Pantai Nusa Indah Buntu Matabing, Andi Rayhan, menjelaskan wisatawan dikenakan tarif masuk sebesar Rp10 ribu.
Di dalam kawasan wisata tersedia berbagai fasilitas, di antaranya 23 kamar penginapan dengan tarif mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1,2 juta per malam.
Selain itu, terdapat wahana air seperti banana boat dan perahu bebek.
“Banana boat Rp100 ribu dan perahu bebek Rp20 ribu, dengan durasi 30 menit,” ungkap Rayhan.
Ia menambahkan, pengelola juga menyediakan playground serta lapangan bola mini yang dapat digunakan pengunjung.
Playground dibanderol Rp10 ribu per jam, sementara lapangan bola mini dikenakan tarif Rp100 ribu per jam. (*)
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana