TRIBUNTRENDS.COM - Pencarian panjang yang dipenuhi harapan terhadap pendaki muda Syafiq Ridhan Ali Razan (18) akhirnya berujung pada kabar duka.
Setelah dinyatakan hilang selama 17 hari saat mendaki Gunung Slamet, Syafiq ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026).
Di balik tragedi tersebut, Basarnas menyampaikan dugaan awal mengenai penyebab kematian korban.
Pendaki asal Desa Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah itu diduga mengalami hipotermia, yakni kondisi kedinginan ekstrem yang kerap mengancam keselamatan pendaki di kawasan pegunungan.
Baca juga: Misteri Hari ke-17: Syafiq Ditemukan di Jalur yang Pernah Dilewati Tim SAR, Isu Tertutup Alam Gaib
Komandan tim Basarnas Jawa Tengah, Andika, menjelaskan bahwa dugaan hipotermia didasarkan pada kondisi jasad Syafiq saat ditemukan.
Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keadaan pakaian korban.
“Kondisi celana korban sudah terlepas dari badan pendaki saat ditemukan,” katanya di Basecamp Dipajaya.
Menurut Andika, kondisi tersebut kerap dikaitkan dengan hipotermia berat yang dapat menyebabkan korban mengalami disorientasi dan kehilangan kesadaran terhadap situasi sekitar.
Sebelum peristiwa tragis itu terjadi, Syafiq diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kabupaten Pemalang, pada 28 Desember 2025. Keduanya sempat beristirahat di Pos 5.
Namun, di titik tersebut kondisi mulai berubah. Himawan mengalami kram pada kakinya sehingga kesulitan melanjutkan pendakian.
Melihat kondisi rekannya, Syafiq dikatakan memutuskan untuk turun lebih dulu guna mencari bantuan, sementara Himawan diminta tetap menunggu di Pos 5. Sayangnya, setelah berpisah, Syafiq tak kunjung kembali.
Hingga malam hari, Himawan mengaku masih bertahan di pos tersebut, namun upaya menghubungi Syafiq tidak membuahkan hasil karena kontak terputus.
Karena Syafiq tidak kembali, Himawan akhirnya memutuskan bergerak naik menuju Pos 9 Gunung Slamet yang berada di ketinggian sekitar 3.183 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Dari lokasi itu, jarak menuju puncak Gunung Slamet diperkirakan tinggal 300 hingga 600 meter.
Himawan bertahan di Pos 9 hingga Selasa (30/12/2025) pagi, sebelum akhirnya ditemukan oleh tim relawan dan dievakuasi melalui Basecamp Dipajaya dalam kondisi selamat.
Baca juga: Kisah Rival Anak Indigo Bantu Mencari Syafiq, Ucapannya Terbukti? Di Balik Batu, Tapi Tak Terlihat
Sementara Himawan berhasil diselamatkan, pencarian terhadap Syafiq terus dilakukan hingga akhirnya berakhir dengan kabar memilukan.
Jasad Syafiq ditemukan di kawasan yang tidak jauh dari lokasi Himawan bertahan, menutup operasi pencarian yang menyita perhatian luas publik.
Namun demikian, di media sosial muncul berbagai spekulasi.
Sejumlah warganet menaruh kecurigaan terhadap Himawan, menyusul anggapan bahwa keterangan yang disampaikannya kerap berubah.
Sebuah unggahan di media sosial akun Instagram @demendolan membagikan sebuah video yang memperlihatkan momen Himawan, rekan pendaki almarhum Syafiq Ridhan Ali Razan, saat akan dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Dalam unggahan tersebut, terlihat sejumlah orang berkumpul di sebuah lokasi yang diduga berada di sekitar permukiman.
Himawan tampak mengenakan jaket dan topi, berada di tengah-tengah beberapa orang lain, dengan sepeda motor terparkir di area tersebut. Suasana terlihat serius, meski tanpa keributan.
Pada bagian keterangan video, akun @demendolan menuliskan pernyataan yang kemudian ramai dikutip warganet:
“Moment Himawan pendaki gunung Slamet mau dibawa ke polres untuk dimintai keterangan lebih lanjut.”
Baca juga: Basarnas Ungkap Kondisi Memilukan Jasad Syafiq Ali, Celana Terlepas, Himawan Dicurigai
Teks serupa juga muncul dalam potongan video yang diunggah, menegaskan bahwa kehadiran aparat dan pihak terkait bertujuan untuk menggali informasi lanjutan dari Himawan.
Unggahan ini sontak menuai beragam reaksi.
Sejumlah warganet mempertanyakan alasan pemeriksaan lanjutan tersebut, sementara lainnya menilai langkah aparat diperlukan untuk mengungkap secara terang kronologi peristiwa pendakian yang berujung duka.
Kasus pendakian Gunung Slamet sendiri masih menjadi perhatian publik setelah jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan ditemukan pada hari ke-17 pencarian, meski area tersebut diklaim telah berulang kali disisir oleh tim SAR dan relawan.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi detail dari pihak kepolisian terkait hasil pemeriksaan terhadap Himawan.
Namun, momen yang terekam dan beredar luas ini menegaskan bahwa proses penelusuran fakta masih terus berjalan.
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)