TRIBUNNEWS.COM - Kasus pendaki meninggal dunia di gunung kembali terjadi dan menambah daftar panjang tragedi di kawasan pegunungan Indonesia.

Indonesia dikenal sebagai negara dengan ratusan gunung aktif dan tidak aktif yang menjadi daya tarik wisata alam. 

Setiap tahun, minat masyarakat untuk mendaki gunung terus meningkat, terutama di kalangan generasi muda. 

Namun, peningkatan jumlah pendaki tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kesadaran keselamatan, kesiapan fisik, dan pemahaman risiko medan alam.

Tragedi pendaki meninggal tidak hanya terjadi di satu gunung atau satu provinsi. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus serupa tercatat di berbagai wilayah, mulai dari gunung-gunung di Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi, hingga Papua. 

Penyebabnya pun beragam, mulai dari hipotermia, kelelahan ekstrem, jatuh ke jurang, cuaca buruk, hingga masalah medis mendadak.

Baru-baru ini, tragedi pendaki meninggal terjadi di Gunung Slamet, Jawa Tengah. Gunung ini secara administratif masuk ke 5 wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Purbalingga.

Gunung dengan ketinggian 3.432 mdpl ini merupakan gunung api tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru di Jawa Timur.

Seorang pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali Razani (18), asal Magelang dilaporkan hilang di Gunung Slamet pada akhir Desember 2025.

Ia ditemukan 17 hari kemudian atau tepatnya pada Rabu (14/1/2026) pagi, dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Berikut perjalanan Syafiq Ali di Gunung Slamet, yang mengantarkannya menuju keabadian:

Baca juga: Sebelum Temukan Jenazah Syafiq Ali di Gunung Slamet, Tim Relawan Sholawatan di Bascamp Dipajaya

Bawa Pesan untuk Mantan

Syafiq Ali melakukan pendakian ke Gunung Slamet bersama temannya, Himawan Haidar Bahran, Sabtu (27/12/2026) melalui basecamp Dipajaya, Pemalang.

Saat pendakian, Syafiq diketahui membawa papan tulisan berisi pesan untuk mantan kekasihnya.

Papan itu juga dipakai Syafiq saat berfoto di Puncak Gunung Slamet.

Adapun tulisan pada papan itu, 'HI MANTAN, DAPAT SALAM DARI GUNUNG SLAMET 3428 MDPL'.

Papan itu kemudian ditemukan dalam jaket temannya yang sempat ikut hilang dalam pendakian.

“Kami temukan papan tulisan itu saat menemukan survivor pertama. Dalam jaket,” kata Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno, Jumat (2/1/2026), dilansir TribunJateng.com.

“Kondisi tubuhnya (Himawan) lemas dan langsung kami evakuasi ke Basecamp Dipajaya,” sambungnya.

Hilang saat Cari Bantuan

Sebelum insiden tragis menimpa Syafiq, ia sempat mencari bantuan untuk temannya Himawan yang mengalami kram di Pos 5.

Ia pun memutuskan turun lebih dulu guna mencari bantuan.

Syafiq pun meminta Himawan agar menunggu di Pos 5.

Namun hingga malam hari, Syafiq tak kunjung kembali. Himawan pun memutuskan naik ke Pos 9.

Pos 9 memiliki ketinggian sekira 3.183 mdpl. Dari Pos 9 ini, pendaki hanya berjarak sekira 300-600 meter menuju puncak.

Baca juga: Cerita Relawan Cari Sosok Syafiq Sampai Terjun ke Jurang, Demi Pendaki Hilang di Gunung Slamet

Himawan pun bertahan di Pos 9 hingga akhirnya ia ditemukan oleh relawan di basecamp Dipajaya, Senin (29/12/2025).

Sejak saat itu, Syafid dinyatakan hilang.

Hilang 17 Hari

Operasi pencarian Syafiq dilakukan setelah Himawan ditemukan lebih dulu di Pos 9 Gunung Slamet.

Namun, operasi SAR resmi ditutup pada Rabu (7/1/2026) setelah sepekan pencarian tanpa hasil, melansir Kompas.com.

Kendati demikian, relawan dari bascecamp Bambangan Purbalingga dan Baturraden Banyumas tetap melakukan pencarian mandiri.

Koordinator Basecamp Bambangan, Syaiful Amri mengatakan, pencarian mandiri dilakukan atas dasar kemanusiaan dan tanggung jawab moral sebagai pengelola jalur pendakian.

PENEMUAN SYAFIQ ALI - Momen detik-detik penemuan pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan (18), siswa kelas 12 SMAN 5 Kota Magelang, yang hilang selama 17 hari di Gunung Slamet. Ia ditemukan relawan di jurang berbatu kawasan Pos 9 Watu Langgar, jalur Gunung Malang, Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (14/1/2026).
PENEMUAN SYAFIQ ALI - Momen detik-detik penemuan pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan (18), siswa kelas 12 SMAN 5 Kota Magelang, yang hilang selama 17 hari di Gunung Slamet. Ia ditemukan relawan di jurang berbatu kawasan Pos 9 Watu Langgar, jalur Gunung Malang, Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (14/1/2026). (kolase/instagram)

Pencarian mandiri dilakukan melalui Jalur Bambangan sejak 9 Januari 2026.

Menurut Syaiful, pencarian ini mengerahkan tiga Search and Rescue Unit (RSU) sesuai pemetaan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Upaya pencarian kemudian diperluas ke jalur Baturraden setelah koordinasi antar-basecamp.

"Tiga hari kemarin, kami kembali menelusuri area sesuai pemetaan dari Basarnas, bahkan kami maksimalkan lagi. Tapi, sampai hari Minggu (11/1/2026) kemarin, belum ada tanda-tanda," ujar Syaiful.

Ditemukan Meninggal Dunia

Setelah 17 hari hilang, Syafiq akhirnya ditemukan di lereng puncak selatan pada Rabu, di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden.

Supervisor Site Gunung Slamet Perhutani Alam Wisata Wilayah Barat, Sugeng Utomo mengatakan, jasad Syafiq ditemukan relawan sekira pukul 10.00 WIB.

"Iya sudah ditemukan kurang lebih antara pukul 10.00 WIB tadi. Lokasi di bebatuan jurang Kali (Sungai) Lembarang. Pencarian di antara lingkaran kuning," kata Sugeng ketika dihubungi Kompas.com, Rabu.

(Tribunnews.com/Lusi, TribunJateng.com, Kompas.com/Iqbal Fahmi)

Baca Lebih Lanjut
RIP Syafiq Ali, Meninggal di Gunung Slamet Saat Cari Bantuan untuk Himawan, Ada Pesan untuk Mantan
Jejak Pendaki SMA Syafiq Ali Meninggal di Gunung Slamet: HI MANTAN, DAPAT SALAM DARI GUNUNG SLAMET
Duka Ayah Syafiq, Anak Ditemukan Tewas usai 17 Hari Hilang di Gunung Slamet: Selamat Jalan Anakku
Sebelum Temukan Jenazah Syafiq Ali di Gunung Slamet, Tim Relawan Sholawatan di Bascamp Dipajaya
Kondisi Pilu Syafiq Ali saat Ditemukan di Gunung Slamet: Nyaris Hipotermia Badannya Sujud
Sosok Dhani Rusman Ayah Syafiq Pendaki Gunung Slamet yang Ditemukan Tewas, ASN Disperpusip Magelang
Tangis Pecah Relawan yang Pertama Kali Temukan Syafiq Setelah 17 Hari Hilang: Alhamdulillah 
Video Posisi Pendaki Syafiq Ditemukan Meninggal di Gunung Slamet, Tak Jauh dari Lokasi Rekannya
Cerita Relawan Temukan Jasad Syafiq 17 Hari Hilang dari Petunjuk Barang, Posisi Telungkup
Detik-detik Pendaki Syafiq Ali Ditemukan Tak Bernyawa di Jurang Berbatu Gunung Slamet