TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Langkah Persibat Batang meraih tiket ke 16 besar Liga 4 Jawa Tengah tersendat setelah dipermalukan ISP Purworejo di kandang, Rabu (14/1/2026).
Laskar Alas Roban kalah tipis dari tim tamu, ISP Purworejo dengan skor 0-1.
Laga Persibat vs ISP Purworejo digelar di Stadion Moh Sarengat.
Terkait hasil ini, Manajer Persibat Batang Achmad Dahlan menyampaikan, anak asuhnya sejatinya tampil dominan sejak menit awal.
Peluang demi peluang tercipta, tekanan terus dilancarkan, tetapi penyelesaian akhir menjadi titik lemah yang berujung petaka di menit-menit akhir laga.
"Secara permainan kami menguasai pertandingan."
"Tapi, sepak bola bukan soal dominasi saja, melainkan efektivitas," kata Dahlan, Kamis (15/1/2026).
Baca juga: Klasemen Liga 4 Jateng Putaran Pertama: Persibas Banyumas dan Persibat Batang Raih Poin Sempurna
Diketahui, gol tunggal ISP Purworejo tercipta dari situasi bola mati yang berujung kemelut di depan gawang Persibat.
Momen itu, kata Dahlan, menjadi gambaran kecil dari kelengahan besar yang berakar dari mental pemain.
Ia mengakui, dua kemenangan sebelumnya justru menjadi bumerang.
Euforia berlebihan membuat konsentrasi tim menurun.
"Anak-anak terlalu percaya diri."
"Menang dua kali, termasuk di kandang ISP, membuat mereka overconfident."
"Ini pertandingan kandang tapi justru kami lengah," ungkapnya.
Dahlan jiuga menyoroti sikap bermain yang terlalu menyerang tanpa keseimbangan.
Banyak pemain terlambat turun saat lawan melancarkan serangan balik.
Kesalahan passing, tembakan melenceng, hingga bola-bola terbuang menjadi catatan serius tim pelatih.
"Ini bukan soal kemampuan tapi disiplin dan fokus."
"Dan itu yang langsung kami evaluasi malam kemarin," tegasnya.
Meski kecewa, Dahlan menolak larut dalam hasil negatif.
Ia menegaskan bahwa secara klasemen, Persibat masih berada di puncak grup dengan enam poin.
Baca juga: Berikut Hasil Pertandingan Pekan Keempat Liga 4 Jawa Tengah: Persak Kebumen Hajar Persikama
Persibat berada di peringkat pertama Grup G Liga 4 Jateng, diikuti Wijaya Kusuma FC dan ISP Purworejo yang sam
Dengan satu laga tersisa, Persibat Batang masih berpeluang lolos ke babak k16 besar.
"Kami masih punya asa."
"Jika laga Wijaya Kusuma kontra ISP berakhir imbang, Persibat dipastikan lolos."
"Dan pertandingan terakhir di Cilacap nanti akan menentukan posisi juara grup," jelasnya.
Bagi Dahlan, kekalahan ini bukan akhir melainkan peringatan dini.
"Lebih baik kami ditegur sekarang, saat masih ada kesempatan memperbaiki."
"Ini tamparan agar anak-anak kembali membumi," katanya. (*)