TRIBUNJAKARTA.COM - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, resmi menetap di Jakarta bersama keluarganya setelah diperkenalkan PSSI sebagai juru taktik baru skuad Garuda, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Keputusan Herdman membawa istri dan dua anaknya ke Indonesia membuat publik menyoroti tempat tinggal, fasilitas, hingga gaji yang diterimanya.
Terlebih perbandingan jelas terlihat bila dibandingkan dengan pelatih Timnas sebelumnya, Shin Tae-yong (STY) dan Patrick Kluivert.
Dalam acara perkenalan Herdman hadir bersama sang istri, Clare, serta dua anaknya, Jay dan Lily-May.
Kehadiran keluarga itu menandai komitmen Herdman untuk tinggal penuh di Indonesia, bukan sekadar menjalani kunjungan kerja.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, membenarkan bahwa PSSI telah menyiapkan tempat tinggal bagi pelatih asal Inggris tersebut.
“Ya, dia sudah langsung tinggal di Jakarta. Terkait fasilitas, kami menyediakan apartemen dan kendaraan,” ujar Sumardji dikutip dari Tribunnews, Jumat (16/1/2026).
Menurutnya, Herdman tidak mengajukan permintaan khusus terkait fasilitas yang diterima.
“Orangnya sederhana dan bersahaja. Jadi permintaannya juga wajar,” kata Sumardji.
Berbeda dengan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert yang lebih sering bolak-balik ke negara asal, John Herdman memilih menetap bersama keluarga.
Karena itu, PSSI menyediakan apartemen tipe keluarga dengan jumlah kamar lebih banyak, menyesuaikan kebutuhan domestik Herdman.
Pada era STY dan Kluivert, PSSI diketahui menyediakan apartemen bintang lima dengan unit satu kamar, menyesuaikan pola kerja kedua pelatih yang tidak menetap penuh di Indonesia.
PSSI menegaskan perbedaan fasilitas tersebut bukan bentuk perlakuan istimewa, melainkan penyesuaian kebutuhan personal masing-masing pelatih.
John Herdman sendiri mengungkapkan alasan membawa keluarga ke Indonesia bukan semata soal kenyamanan, melainkan untuk memahami budaya dan kehidupan sosial Tanah Air.
“Saya harus mendalami budaya yang ada di negara ini. Untuk itu saya mengajak istri dan anak-anak saya. Saya ingin mereka memahami apa arti perjalanan ini sebenarnya,” ujar Herdman.
Selain fasilitas, sorotan juga mengarah pada nilai kontrak dan gaji Herdman. Ia dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya.
Media Kanada sempat melaporkan gaji Herdman berada di kisaran Rp600 juta per bulan, lebih rendah dibandingkan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert yang sebelumnya disebut menerima gaji di atas Rp1 miliar per bulan.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa nilai kontrak pelatih tidak bisa dilihat dari angka gaji semata.
Menurutnya, struktur kontrak juga dipengaruhi jumlah staf, sistem pendukung, serta kebutuhan teknis yang dibawa masing-masing pelatih.
Dengan menetap di Jakarta dan membawa keluarga, John Herdman diharapkan dapat menjalani keseharian lebih dekat dengan atmosfer sepak bola Indonesia, sekaligus menjawab ekspektasi publik terhadap performa Timnas di bawah kepemimpinannya.
Shin Tae-yong: Desember 2019 – Januari 2025
Patrick Kluivert: Januari 2025 – Oktober 2025
John Herdman: Januari 2026 – 2027 (opsi perpanjangan dua tahun)