SURYAMALANG.COM, SEMARANG - Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro ungkap kunci kemenangan 0-3 timnya dari tuan rumah PSIS Semarang dalam laga lanjutan kompetisi Championship 2025/2026 , Sabtu (17/1/2026) malam.
Deltras FC menang telak dengan skor 0-3 di kandang PSIS Semarang, di Stadion Jatidiri, Semarang.
Menurut Widodo, faktor utama Deltras FC bisa meraih poin penuh pada laga pekan ke-16 Championship 2025/2026 ini karena pemain menerapkan skema yang ia inginkan.
"Yaitu ball possession, pemain saya minta untuk keep the ball jangan mudah hilang bola. Alirkan bola, sirkulasi bola, itu saya kira kunci kemenangan ini," kata Widodo.
Baca juga: Tinggalkan Arema FC, M Rafli Dikabarkan Bakal Dipinjam Deltras Sidoarjo di Kompetisi Liga 2
Pakem permainan ini dipegang teguh pemain Deltras FC meski PSIS Semarang dalam kepercayaan diri tinggi berkat kedatangan sederet pemain bintang menatap putaran kedua.
"Kami tidak terpaku dengan adanya pemain baru yang bergabung dengan PSIS, itu tidak menjadikan kami terus mengendorkan permainan ciri khas kami," tegas pelatih berusia 55 tahun itu.
Pemain Deltras FC menjalankan instruksi Widodo dengan baik, bermain efektif.
Meski penguasaan bola hanya 46 persen, tapi Deltras FC unggul segalanya dari PSIS Semarang.
Termasuk unggul kreasi peluang yang mencapai 8 kesempatan, berbanding 4 kesempatan yang diciptakan PSIS Semarang.
Deltras FC juga unggul dalam melepaskan tendangan mencapai 14 kesempatan, 7 diantaranya mengarah ke gawang PSIS Semarang.
Tiga diantaranya berbuah gol yang dicetak oleh Neville Tengeg menit 10, 83, dan gol Kaka Reda menit 90+7.
Sementara PSIS Semarang hanya mampu melepaskan 7 tendangan, dan hanya 3 diantaranya yang mengarah ke gawang Deltras FC.
"Terimakasih untuk pemain yang sudah bekerja keras, juga suporter yang setia memberikan dukungan. Serta semua pihak yang terus mendukung kami," kata Widodo.
Kemenangan ini menegaskan dominasi Deltras FC atas PSIS Semarang musim ini yang di pertemuan putaran pertama saat bermain di Sidoarjo, Deltras FC juga menang 2-0.
"Tapi saya harap pemain tetap rendah hati, tetep fokus untuk pertandingan selanjutnya," pungkasnya.
Tambahan tiga poin membuat Deltras FC sementara naik ke peringkat empat klasemen sementara dengan poin 27.
Menggeser Kendal Tornado FC dan Persela yang secara urut mengoleksi 26 dan 25 poin.
Dengan catatan, dua tim tersebut belum menjalani laga pekan ini.
Baca juga: Deltras FC Dikalahkan Persela Lamongan 1-2, Widodo C Putro Kecewa dengan Kepemimpinan Wasit Buruk
Di sisi lain, Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya karena PSIS Semarang dipecundangi Deltras FC 0-3 di kandangnya sendiri, Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (17/1/2026) malam.
"Kami kalah bukan hanya dari hasil akhir. Kami bekerja keras, tapi tidak disiplin," kata Jafri Sastra.
Meski kecewa pada performa tim, ia tidak mau menunjuk pemain tertentu menjadi penyebab kekalahan.
"Ini tentu menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih kepala,” tambahnya.
Setelah tertinggal, PSIS Semarang sebenarnya berbalik mendominasi permainan.
Salah satu buktinya penguasaan bola mencapai 54 persen.
Rotasi permainan dilakukan Jafri Sastra untuk menambah daya gedor lini depan.
Namun justru permainan PSIS Semarang tidak efektif.
Meski unggul penguasaan bola, PSIS Semarang kalah segalanya dari Deltras FC.
"Babak kedua kami coba mencari solusi dengan pemain yang lebih segar. Berharap ada pembeda, tapi justru terbalik,” kata Jafri Sastra.
Baca juga: Pelatih Deltras FC Sebut Finishing Jadi Masalah saat Menang 2-0 dari PSIS Semarang
Kekalahan dari Deltras FC membuat PSIS Semarang kembali berpeluang turun ke dasar klasemen Grup B.
PSIS Semarang saat ini ada di urutan kedua dari bawah, peringkat 9 dengan poin 8, disusul Persipal yang ada di dasar klasemen dengan poin 6, tapi Persipal belum menjalani laga pekan ini.
Laga selanjutnya PSIS Semarang akan kembali bermain di kandang, menjamu Persela Lamongan pada 24 Januari 2026 mendatang (amn).