TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian keluarga kristen Minggu 18 Januari 2026.
Pembacaan alkitab terdapat pada Kejadian 2:8.
Tema perenungan adalah Taman untuk Manusia Tempati.
Khotbah:
Selanjutnya Tuhan Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.
Taman untuk manusia tempati.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Ketika manusia diciptakan Tuhan Allah maka Ia menyediakan tempat yang sangat khusus, suatu tempat yang terbaik.
Terbaik karena tempat itu memiliki segala sesuatu yang manusia butuhkan. Nama tempat itu adalah ê-ḏen yang berarti kenikmatan, kesenangan hati, kegembiraan.
Dan menurut bahasa Sumeria yang digunakan di Mesopotamia, eden berarti “dataran atau padang rumput.” Eden juga merujuk pada tempat tinggal Adam dan Hawa.
Di situlah Tuhan Allah membuat taman ibarat tukang taman yang menanam dan menata sedemikian rupa dengan segala tumbuh-tumbuhan yang segar dan indah. Kemudian di tempatkanlah manusia yang diciptakan-Nya itu.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus
Firman Tuhan Allah hendak mengingatkan kita bahwa ternyata Dia selalu menempatkan kita di tempat yang terbaik dalam rancangan-rancangan-Nya buat hidup kita.
Sebagaimana manusia pertama di tempatkan di tempat yang indah, nikmat dan penuh kesenangan.
Tuhan Allah sesungguhnya tidak pernah membawa dan menempatkan kita pada tempat yang salah.
Dia selalu merancang dan mempersiapkan tempat yang baik, cocok dan pasti tepat untuk kita.
Hanya saja terkadang kita sulit menerima apa yang disiapkan dan disediakan Tuhan Allah bagi kita. Kita kadang mengeluh dan protes terhadap apa yang diberikan dan disiapkan Tuhan Allah.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Belajar dari Firman Tuhan Allah hari ini kita dikuatkan untuk senantiasa melihat dan menyadari betapa Tuhan Allah senantiasa mengerti dan tahu apa yang tepat dan terbaik buat kita.
Sekarang adalah bagaimana kita memaknai setiap rancangaan dan pemberian-Nya bagi hidup kita.
Tentu tidak lain adalah kita mengucap syukur dengan apa yang Dia siapkan bagi kita dan dengan rasa syukur kita menjalani hidup di tempat di mana Ia tempatkan.
Ingatlah, Tuhan Allah tidak pernah keliru membawa dan menempatkan kita di manapun kita berada. Ketaatan dan kesetiaan menjalani hidup akan membawa kita merasakan sukacita dalam hidup ini. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah, ajarlah kepada kami untuk terus melihat dan memahami akan hidup ini sebagai pemberian-Mu. Kami hidup berpaut kepada-Mu dan bersyukur untuk segala sesuatu yang Engkau berikan. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.
Sumber: dodokugmim.com