TRIBUNMANADO.CO.ID,MINAHASA – Kebakaran kejutkan warga Kelurahan Papakelan Lingkungan I, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Sabtu (17/1/2026) malam.
Jarak antara Tondano ibukota Kabupaten Minahasa dan Papakelan 4,7 kilometer atau hanya 10 menit saja.
Dua rumah terbakar dalam kejadian tersebut.
Baca juga: Kronologi Kebakaran di Papakelan Tondano Minahasa, 2 Rumah Warga Terdampak
Satu rumah milik keluarga Sumanti Warouw dan satunya lagi adalah rumah keluarga Sumanti Rumbay.
Rumah milik keluarga Sumanti Warouw ludes terbakar.
Sedangkan rumah keluarga Sumanti Rumbay mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dalam bangunan.
Pantauan di lokasi pada Minggu (18/1/2026) sore, rumah keluarga Sumanti Warouw sudah rata dengan tanah.
Bangunan tersebut hanya menyisakan puing-puing dan sisa material yang hangus terbakar.
Sedangkan rumah keluarga Sumanti Rumbay yang merupakan bangunan permanen beton masih berdiri.
Namun bagian plafon serta sejumlah perabotan dan barang mudah terbakar di dalam rumah dilaporkan ludes dilahap api.
Kasi Humas Polres Minahasa, Iptu Noldy Mawuntu, mengatakan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada sepeda motor Honda Vario yang terparkir di dalam rumah keluarga Sumanti Warouw.
“Api dengan cepat membesar dan membakar seluruh rumah. Rumah di sebelahnya ikut terdampak, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Iptu Noldy, Minggu (18/1/2026).
Kronologi
Menurut keterangan warga, api pertama kali terlihat muncul dari lantai bawah rumah korban sekitar pukul 19.40 WITA.
Salah satu saksi, Elen Mailangkay (64), yang melihat api sudah membesar langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Warga kemudian berdatangan dan berusaha menyelamatkan barang-barang serta mengevakuasi dua orang lanjut usia yang berada di dalam rumah melalui pintu belakang.
Saksi lain, Julio Mamahit (16), mengaku awalnya mengira api berasal dari aktivitas membakar ikan.
Namun setelah melihat api membesar dari arah sepeda motor di dalam rumah, ia langsung meminta bantuan warga.
Tak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api agar tidak merambat ke rumah-rumah lain di kawasan tersebut.
Pemilik rumah, Robby Sumanti, mengatakan saat kebakaran terjadi dirinya bersama istri dan anak sedang berada di Kota Tomohon.
Ia mendapat kabar dari keluarga dan warga bahwa rumahnya terbakar dan langsung kembali ke Tondano.
“Waktu saya sampai, rumah sudah habis terbakar. Orang tua saya berhasil diselamatkan warga, tapi masih trauma,” ujarnya. (PET)