TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Penemuan jenazah yang diduga melakukan ulah pati atau akhiri hidup bersama di Kabupaten Buleleng menghebohkan warga Bali.

Kedua korban yang diduga menjalani hubungan terlarang ini melakukan aksi tersebut di sebuah kamar kos.

TKP ulah pati berada di Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada.

Aksi ulah pati yang diawali hubungan terlarang tersebut terungkap pada Selasa (20/1/2026) pagi

Baca juga: Togar Situmorang Diduga Catut Nama Pejabat Untuk Kelabui Korban, Uang Rp 500 Juta Pun Ditransfer

Dari informasi yang dihimpun, identitas korban ulah pati pria berinisial Putu AS (28) dan wanita berinisial Kadek SBC (24).

Diketahui korban pria asal Desa Gobleg, Kecamatan Banjar telah memiliki istri namun, nekat menjalani hubungan terlarang dengan Kadek SBC.

Kedua korban memang terbilang nekat menjalani hubungan terlarang.

Baca juga: Sambil Menangis, Korban Ungkap Dugaan Rangkaian Kebohongan Togar Situmorang Rp 1,8 M

Terkait aksi nekat sepasang korban hubungan terlarang itu dibenarkan Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz.

Dijelaskannya, Polres Buleleng mendapatkan informasi adanya kasus ulah pati tersebut sekira pukul 11.00 WITA.

Setelah mendapatkan informasi ulah pati itu, Anggota Polsek Sukasada langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

"Anggota Polsek Sukasada segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi serta pemeriksaan terhadap tubuh jenazah," ucapnya. 

Kasi Humas menginformasi identitas kedua jenazah korban yaitu, Putu AS (28) dan perempuan berinisial Kadek SBC (24) 

Diuraikan, kasus ulah pati itu terungkap berawal saat rekan Puti AS, Kadek Wida mendatangi kamar kos korban sekira pukul 10.30 WITA.

Ketika itu saksi melihat motor milik korban Kadek SBC terparkir di sekitar kamar kos.

Kemudian saksi mengetuk kamar kos korban Putu AS, namun sekira 10 menit berselang tak ada tanggapan dari dalam kamar.

Kecurigaan saksi ada yang tak beres di dalam kamar kos korban pun muncul, Wida kemudian menghubungi pemilik kos bernama Made Heriawan.

Dia meminta kunci cadangan pada pemilik kos untuk membuka kamar kos korban, ternyata pintu terkunci dari dalam.

"Saat itu saksi Wida memanjat dan coba mengintip kamar kos dari ventilasi. Ia melihat korban Putu AS dan Kadek SBC telah tergantung berdua di antara kamar mandi dan dapur," ungkapnya. 

Sementara dari hasil pemeriksaan tubuh jenazah, petugas medis puskesmas Sukasada 2 tidak menemukan tanda kekerasan.

Melainkan tanda-tanda meninggal dunia pada kedua jenazah diduga karena ulah pati.

"Dari keterangan petugas medis, kedua korban diperkirakan telah meninggal dua hingga enam jam sebelum ditemukan," ujarnya. 

Sementara disinggung motif keduanya nekat melakukan ulah pati bersama, IPTU Yohana menyebut karena hubungan terlarang. 

Sebab Putu AS yang telah memiliki istri, menjalin hubungan asmara dengan Kadek SBC yang masih gadis. 

"Peristiwa ini murni ulah pati berdasarkan dari hasil pemeriksaan petugas medis dan sudah mendapatkan penanganan dari unit Reskrim Polsek Sukasada," tandasnya. (mer)

Baca Lebih Lanjut
CINTA Terlarang Jadi Dugaan Motif Pasangan Nekat Ulah Pati di Buleleng, Polisi Utarakan Hal Ini
NEKAT Akhiri Hidup Sepasang Kekasih di Kamar Kos, Diduga Karena Hubungan Cinta Terlarang?
CEKCOK Berujung Maut, Suami di Bekasi Sakit Hati Istri Jadi Terapis Spa dan Sering Chat Tamu
9 Fakta Tragis Pacaran Sesama Jenis di Batam Berujung Maut, Apa Motifnya?
Ulah Mobil Masuk Busway Berujung Jalan Mundur karena Lawan Arah
Detik
Pengendara Wajib Ekstra Hati-hati, Pantura Pati-Juwana Penuh Lubang, Tersamarkan Genangan Air
Remaja 17 Tahun di Batam Jadi Tersangka Penganiayaan Pacar Sejenis Berujung Maut
Tribun
15 Kisah Pertemuan Cinta yang Berujung Jadi Legenda Keluarga
TAYANG 5 Februari! Ini Sinopsis Film Ahlan Singapore, Kisah Cinta Segitiga
BOCORAN Adegan & Sinopsis Film Penerbangan Terakhir: Kisah Nyata Perselingkuhan Pilot dan Pramugari